Anjuran Puasa 10 Hari Pertama Dzulhijjah

48

Amalan lain yang disunnahkan bagi umat Islam pada bulan Dzul Hijjah adalah puasa. Pada bulan ini, setidaknya ada dua hari yang sangat dianjurkan berpuasa, yaitu hari kedelapan Dzul Hijjah, yang disebut dengan hari Tarwiyah, dan hari kesembilan Dzul Hijjah, yang dikenal dengan hari Arafah.

Penamaan tersebut berimplikasi pada nama puasa yang mesti diucapkan ketika hendak berniat puasa pada kedua hari tersebut. Kedua puasa ini lah yang lumrah dilakukan umat Islam secara umum.

Namun, ternyata pada bulan Dzul Hijjah ini anjuran puasa tidak terbatas pada dua hari itu saja. Justru disunnahkan berpuasa sejak tanggal 1 sampai 9 Dzul Hijjah. Hal ini berdasarkan Hadis yang berbunyi:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ قَالَ: مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيهَا مِنْ عَشْرِ ذِى الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ (رواه الترمذي

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Nabi Saw bersabda: tidak ada hari-hari yang lebih dicintai bagi Allah Swt agar (memperbanyak) beribadah terhadap-Nya pada hari-hari tersebut ketimbang 10 hari Dzul Hijjah, yang (pahala) puasa satu hari dari 10 hari tersebut setara dengan puasa setahun, dan bangun (untuk beribadah) setiap malamnya setara dengan bangun malam pada saat lailatul qadar.” (HR. Tirmidzi).

Maka dari itu, jika bulan Dzul Hijjah tiba alangkah sebaiknya untuk melaksanakan ibadah puasa sunnah tersebut. Mengingat ganjaran yang dijamin Allah begitu besar sebagaimana sabda Nabi di atas.

Sedangkan tanggal 10 Dzul Hijjah bukan dianjurkan berpuasa, bahkan diharamkan. Karena pada hari tersebut merupakan hari mulia, yakni hari raya kurban. Jadi, kesunnahan puasa pada bulan Dzul Hijjah jatuh pada sembilan hari pertama saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here