Beranda Keislaman Hikmah 3 Buah Selain Kurma yang Pernah Dikonsumsi Nabi Muhammad Saw

3 Buah Selain Kurma yang Pernah Dikonsumsi Nabi Muhammad Saw

Harakah.id – Bukan kurma saja yang pernah dikonsumsi Nabi Muhammad Saw. Terdapat buah-buahan lain yang bisa jadi alternatif ketika kurma sulit didapatkan.

Kurma di bulan suci Ramadhan sangat banyak diminati oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan anjuran sebagaimana dalam hadis Nabi Muhammad Saw ketika berbuka puasa. Tapi sebenarnya bukan kurma saja yang pernah dikonsumsi oleh Nabi Muhammad Saw. Terdapat buah-buahan lain yang bisa menjadi alternatif ketika kurma sulit untuk didapatkan.

Dikutip dari al-Syamail al-Muhammadiyyah, Imam al-Tirmidzi mengumpulkan beberapa keterangan tentang buah apa saja yang dikonsumsi oleh Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya.

Mentimun

Dalam sebuah hadis dari ‘Abdullah bin Ja’far, ia mengatakan, “Rasulullah Saw terbiasa makan qitstsa’ dengan ruthab (kurma basah).” Qitsa’ adalah buah sejenis mentimun dengan ukuran yang lebih besar. Hikmah dari dua buah-buahan ini dimakan secara bersamaan adalah karena buah kurma cenderung panas dan buah mentimun cenderung dingin jika dimakan, maka akan terasa seimbang bagi tubuh untuk mencerna keduanya.

Semangka

Dalam sebuah hadis, Aisyah pernah bercerita bahwa Rasulullah Saw. terbiasa memakan semangka dengan ruthab (kurma basah).

Melon

Diriwayatkan dari Anas bin Malik, ia mengatakan, “Rasulullah SAW pernah memakan dua buah sekaligus, yakni ruthab (kurma basah) dan khirbiz (melon) sekaligus.”

Baca Juga: Jenis Kurma yang Sunnah Dimakan Saat Buka Puasa

Nabi Muhammad Saw dalam hidupnya sangat menghargai makanan. Hal ini tercermin ketika sahabat mengetahui bahwa musim buah-buahan telah tiba, mereka mendatangi Nabi dan beliau pun mendoakan,

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى ثِمَارِنَا وَبَارِكْ لَنَا فِى مَدِينَتِنَا وَبَارِكْ لَنَا فِى صَاعِنَا وَمُدِّنَا اللَّهُمَّ إِنَّ إِبْرَاهِيمَ عَبْدُكَ وَخَلِيلُكَ وَنَبِيُّكَ وَإِنِّى عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ وَإِنَّهُ دَعَاكَ لِمَكَّةَ وَأَنَا أَدْعُوكَ لِلْمَدِينَةِ بِمِثْلِ مَا دَعَاكَ بِهِ لِمَكَّةَ وَمِثْلِهِ مَعَهُ

“Ya Allah berkahilah buah-buahan kami, kota kami, sha’ dan mud (ukuran timbangan) kami. Ya Allah sesungguhnya Ibrahim adalah hamba-Mu, kekasih-Mu, demikian pula aku adalah hamba-Mu, Nabi-Mu. Ibrahim sungguh telah berdoa kepada-Mu untuk Mekah, dan kali ini aku berdoa kepada-Mu untuk Madinah sebagaimana Ibrahim berdoa untuk keberkahan Mekah.”

Baca Juga: Abu Hurairah, Sosok Sahabat Senior yang Sangat Misterius

Diakhir doanya Rasulullah Saw memanggil salah seorang anak kecil dan menyerahkan buah-buahan yang dibawakan oleh beberapa sahabat tadi untuk dihadiahkan kepada anak kecil tersebut.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

5 Ayat Al-Quran yang Menjadi Dalil Muslimah Punya Hak Untuk Bekerja

Harakah.id - Tulisan ini akan membahas lima ayat Al-Quran yang memberikan nilai-nilai filosofis, tentang kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan dalam hal...

Kepemimpinan Militer Laksamana Keumalahayati, “Inong Balee” di Benteng Teluk Pasai

Harakah.id - Keumalahayati menempuh pendidikan non-formalnya seperti mengaji di bale (surau) di kampungnya dengan mempelajari hukum-hukum Islam, sebagai agama yang diyakininya. Beliau...

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...