Beranda Keislaman Akidah 3 Cara Mengubah Takdir Buruk Menjadi Baik Sesuai Ajaran Nabi

3 Cara Mengubah Takdir Buruk Menjadi Baik Sesuai Ajaran Nabi

Harakah.id – Lakukan 3 amal ini sebagai cara untuk mengubah takdir  buruk menjadi takdir baik. 3 cara atau amal ini sesuai dengan yang diajarkan Nabi Muhammad Saw.

Takdir adalah ketentuan Allah Swt berdasarkan pertimbangan terbaik dari Allah Swt dan hal terbaik bagi hamba-Nya. Percaya akan adanya takdir adalah salah satu rukun iman dalam Islam. Banyak orang percaya, semua yang sudah ditakdirkan oleh Allah Swt tak dapat diubah. Apa yang sudah menjadi ketentuan Allah tidak bisa diubah sama sekali.

Anggapan itu tidak selalu benar. Karena ada takdir yang bisa berubah ketika Allah berkehendak. Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Dia juga Maha Kuasa atas segala sesuatu. Rasulullah Saw. bahkan mengajarkan sejumlah amalan untuk mengubah takdir.

Baca Juga: Jika Semua Sudah Ditakdirkan, Kenapa Mesti Berdoa? Ini Jawaban Imam Al-Ghazali

Berikut ini adalah tiga amal perbuatan yang bisa mengubah takdir buruk menjadi takdir baik, mengubah nasib buruk yang semula ditetapkan Allah menjadi nasib baik.

1. Amal Kebaikan

Rasulullah Saw. menegaskan, amal kebaikan bisa mengubah hal buruk menjadi hal baik yang akan menimpa kita. Bahkan, usia bisa bertambah dengan amal kebaikan. Rasulullah Saw. bersabda, “Beramallah kamu sekalian, karena beramal akan mengubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukan-Nya padamu.” [HR. Bukhari dan Muslim].

“Tiada yang dapat menambah umur seseorang, selain amal kebaikan.” [HR. Ahmad dan Thabrani].

2. Sedekah

Sangat banyak hadis dan keterangan tentang manfaat, hikmah, atau keutamaan sedekah. Selain menjadikan harta justru bertambah, sedekah juga membuat harta jadi berkah. Sedekah pun bisa mengubah takdir atau nasib seorang manusia. Rasulullah Saw. bersabda, “Sesungguhnya sedekah itu dapat memadamkan kemarahan Allah dan menolak ketentuan yang buruk.” [HR. Tirmidzi].

“Segeralah bersedekah, karena bala tidak pernah mendahului sedekah.” [HR. Thabrani].

“Sesungguhnya sedekah dan silaturahim itu dapat menambah umur dan menolak ketentuan buruk yang tidak disukai dan ingin dijauhi.” [HR. Abu Ya’la].

3. Doa

Doa adalah senjata kaum mukmin. Doa harus mengiringi atau diiringi usaha dan tawakal. Kekuatan doa sangat besar karena ia adalah permohonan kepada Yang Maha Besar, yakni Allah SWT. Rasulullah saw. bersabda,

“Tiada yang bisa menolak takdir Allah, kecuali doa.” (HR. Tirmidzi, Hakim, Ahmad, dan Ibnu Majah).

Baca Juga: Keutamaan Sedekah di Hari Jumat Sama Seperti Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan

Demikian adalah tiga perkara sekaligus menjadi tiga cara yang dapat mengubah takdir buruk menjadi takdir baik, nasib buruk menjadi nasib baik. Semoga kita dapat beramal saleh, sedekah dan senantiasa berdoa kepada Allah Swt. sehingga mendapatkan nasib baik dan keselamatan di akhirat.

Baca Juga: 2 Macam Takdir dalam Islam, Takdir Mubram dan Takdir Mu’allaq
Baca Juga: Meski Tidak Dianjurkan Karena Berpotensi Mengubah, Begini Cara Para Ulama Meringkas Periwayatan Sebuah Hadis

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...