fbpx
Beranda Keislaman Ibadah 4 Anjuran Sebelum Menghadiri Shalat Idul Adha, Yang Terakhir Kok Misterius Ya?

4 Anjuran Sebelum Menghadiri Shalat Idul Adha, Yang Terakhir Kok Misterius Ya?

Harakah.id Sebelum menghadiri shalat Idul Adha, banyak hal yang dianjurkan kepada umat Islam untuk mengerjakannya. Inilah empat perkara yang dianjurkan dilakukan sebelum berangkat shalat Idul Adha.

Shalat Idul Adha adalah momen istimewa. Terdapat keutamaan dan hikmah yang luar biasa di dalamnya.

Sebelum menghadiri shalat Idul Adha, banyak hal yang dianjurkan kepada umat Islam untuk mengerjakannya. Inilah empat perkara yang dianjurkan dilakukan sebelum berangkat shalat Idul Adha. Empat anjuran sebelum menghadiri shalat Idul Adha yaitu:

a. Mandi terlebih dahulu sebelum berangkat shalat Idul Adha. Tujuannya agar berpenampilan bersih, rapi, dan wangi. Mengingat pada hari itu merupakan momen berkumpul dengan umat Islam yang lain. Selain itu, Nabi sendiri pernah mencontohkannya sebagaimana di dalam Hadis:

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ الْأَضْحَى (رواه ابن ماجه)

Diriwayatkan dari Ibn Abbas, dia berkata bahwa Rasulullah biasa mandi ketika (mau menghadiri shalat) pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.” (HR. Ibn Majah).

nucare-qurban

b. Menggunakan minyak wangi dan bersiwak atau bersikat gigi, baik bagi laki-laki maupun perempuan. Ini sebagai bentuk etika sesama manusia agar tidak ada yang risih atau terganggu akibat bau badan atau pakaian. Selain itu juga, kanjeng Nabi menyuruh untuk melakukan hal tersebut:

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ هَذَا يَوْمُ عِيدٍ، جَعَلَهُ اللَّهُ لِلْمُسْلِمِينَ، فَمَنْ جَاءَ إِلَى الْجُمُعَةِ فَلْيَغْتَسِلْ، وَإِنْ كَانَ طِيبٌ فَلْيَمَسَّ مِنْهُ، وَعَلَيْكُمْ بِالسِّوَاكِ (رواه ابن ماجه)

Diriwayatkan dari Ibn Abbas, bahwa Rasulullah bersabda: sesunggunya hari ini merupakan hari raya, yang telah Allah jadikan (khusus) untuk umat Islam. Siapa saja yang (hendak) berangkat ke (shalat) Jumat hendaklah mandi (terlebih dahulu). Dan jika mempunyai wangi maka oleskanlah (ke pakaian/ badan), serta hendaknya kalian bersiwak.” (HR. Ibn Majah).

c. Mengenakan pakain yang bagus dan bersih. Dan ini, lagi-lagi merupakan etika sosial dalam berinteraksi dengan masyarakat.

d. Tidak makan sebelum pelaksanaan shalat Idul Adha usai. Hal ini sebagaimana telah dicontohkan Nabi:

عَنْ بُرَيْدَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ، وَكَانَ لَا يَأْكُلُ يَوْمَ النَّحْرِ حَتَّى يَرْجِعَ (رواه ابن ماجه)

Diriwayatkan dari Buraidah bahwa Rasulullah tidak keluar untuk (shalat) Idul Fitri sampai selesai makan (terlebih dahulu), dan beliau tidak makan ketika hari raya kurban sampai (selesai shalat) sehingga baru pulang (untuk makan).” (HR. Ibn Majah).

Amalan-amalan sunnah di atas berlaku untuk umat Islam seluruhnya, baik laki-laki maupun perempuan, yang hendak menghadiri shalat Idul Adha. Demikian anjuran sebelum menghadiri shalat Idul Adha.

REKOMENDASI

Saking Beratnya Dosa Korupsi, Sampai-Sampai Rasulullah Enggan Menyalati Jenazah Koruptor

Harakah.id - Rasulullah enggan menyalati jenazah koruptor. Ini Fakta. Bukan berarti jenazah koruptor tidak boleh disalati, tapi hal itu menunjukkan kalau...

Menilik Kembali Misi “Revolusi Ahlak” yang Diusung Habib Rizieq Shihab

Harakah.id - Revolusi ahlak adalah satu adagium yang baru-baru ini diperkenalkan dan sepertinya akan menjadi arah baru perjuangan HRS, FPI dan...

Harlah, Natal dan Maulid

Harakah.id – “Harlah, Natal dan Maulid” adalah artikel yang ditulis Gus Dur pada tahun 2003. Meski sudah berusia 17 tahun, namun...

Tidak Seperti Manusia Pada Umumnya, Benarkah Rasulullah Tidak Dilahirkan Dari Lubang Kemaluan? Begini Penjelasannya

Harakah.id – Rasulullah tidak dilahirkan dari lubang kemaluan. Ada keyakinan di kalangan para ulama, bahwa baik Nabi Muhammad maupun Nabi-Nabi yang...

TERPOPULER

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Alasan Sebagian Ulama Mengapa Tak Mau Baca Surat Al-Masad dalam Shalat

Harakah.id - Ada sebagian ulama yang tak mau baca surat Al-Masad dalam shalat. Alasan mereka tak mau baca surat Al-Masad adalah...