4 Arti Kata Rahmah dalam Al-Qur’an, Bukan Cuma Kasih Sayang

0
5590
Arti Kata Rahmah dalam Al-Qur’an, Bukan Cuma Kasih Sayang

Harakah.idIstilah kasih sayang paling populer dalam Al-Qur’an adalah rahmah. Kata ini sendiri memiliki beberapa makna.

Kasih sayang dalam kehidupan ini amatlah diperlukan. Terutama kasih sayang Allah, tentu harus kita dapatkan. Al-Qur’an mengajarkan prinsip prinsip kasih sayang. Al-Qur’an sendiri menggunakan sejumlah istilah untuk menunjukkan arti kasih sayang.

Istilah kasih sayang paling populer dalam Al-Qur’an adalah rahmah. Kata rahmah dalam Al-Qur’an ini sendiri memiliki beberapa makna. Berikut ringkasannya.

1. Rahmah Berarti Agama Islam

Allah Swt. berfirman,

ولوشآء الله لجعلهم امة وحدة ولكن يدخل من يشآء في رحمته

“Dan kalau Allah menghendaki niscaya Allah menjadikan mereka satu umat (saja), namun Dia memasukkan orang-orang yang dikehendaki-Nya dalam rahmat-Nya dan orang-orang yang dzalim tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun dan tidak pula seorang penolong.” [QS. Asy-Syura’: 8]

Pada ayat di atas, Rahmah bermakna Islam. Allah memasukkan orang-orang yang dikehendaki kedalam rahmah-Nya, berupa hidayah untuk berpegang kepada ajaran Islam. (Kitab Istigfar, Kaserun As Rahman, hal. 178)

2. Rahmah Berarti Al-Qur’an

Allah Swt. berfirman,

قل بفضل الله و برحمته فبذالك فليفرحوا

“Katakanlah: ‘dengan karunia Allah dan Rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira.’” [QS. Yunus : 58]

3. Rahmah Berarti Cinta dan Simpati

Allah Swt. berfirman,

محمد رسول الله والذين معه اشدآء عل الكفار رحمآء بينهم

“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, namun berkasih sayang sesama mereka” [QS. Al-Fath: 29].

Maksudnya adalah mereka yang saling menyayangi dan saling mencintai satu sama lain, seperti anak dengan orang tuanya. (Kitab Istigfar, Kaserun As Rahman, hal. 178)

4. Rahmah Berarti Pengabulan Doa

Allah Swt. berfirman,

ذكر رحمة ربك عبده زكريا

“(Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria.” [Qs. Maryam: 2]

Baca Juga: Jika Pertolongan Allah Belum Datang, Bagaimana Menyikapinya?

Allah Swt. menganugerahkan rahmat kepada seorang hamba dalam berbagai masa, sejak ia berupa nuthfah di dalam perut ibunya hingga akhir hayatnya.

Allah Swt. pula merupakan Dzat yang Maha pemurah yang lebih menyayangi para hamba-Nya dibanding seorang Ibu menyayangi anak kecilnya. Allah adalah Dzat maha pengasih yang mememberi petunjuk hamba-Nya kepada jalan yang lurus.

Baca Juga: 5 Perbuatan yang Mendatangkan Ampunan Bagi Dosa Masa Lalu