fbpx
Beranda Khazanah 4 Jenis Unsur Api dalam Diri Manusia Menurut Imam At-Tustari

4 Jenis Unsur Api dalam Diri Manusia Menurut Imam At-Tustari

Harakah.id – Imam At-Tustari, salah seorang tokoh sufi menyebutkan ada 4 jenis unsur api yang terdapat dalam diri manusia. Api yang mana menyala di dirimu?

- Advertisement -

Dalam banyak keyakinan, manusia menyimpan elemen-elemen alam semesta dalam dirinya. Elemen-elemen seperti api, air, tanah, dan udara mewujud karakter dan sifat kemanusiaan.

Ada manusia yang memiliki karakter temperamental, ada juga yang penyabar seperti air, tidak pernah memikirkan sesuatu terlalu rumit seperti udara dan memiliki tekad kuat seperti tanah.

Baca Juga: Kisah Umat Nabi Muhammad yang Tak Mempan Dibakar Api

Imam al-Tustari, salah seorang tokoh sufi menyebutkan lebih rinci bahwa ada 4 jenis unsur api yang tertimbun dalam diri manusia;

  • Nar al-Syahwah

Artinya adalah api syahwat. Menurut Imam al-Tustari, jenis api ini membakar seluruh keinginan, kecenderungan dan kehendakan untuk menuju ketaatan kepada Allah SWT. Api ini membakar dan menghanguskan keinginan kita untuk shalat, membaca al-Qur’an dan ibadah-ibadah lainnya yang berfungsi untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

  • Nar al-Syaqawah

Artinya api kesengsaraan. Tidak hanya membakar dan menghanguskan keinginan untuk mendekat kepada Allah SWT, api jenis ini, menurut Imam al-Tustari adalah api yang mampu membakar habis keimanan seseorang dan tauhidnya kepada Allah SWT. Api inilah yang menyebabkan seseorang menyekutukan Allah SWT.

  • Nar al-Qathi’ah

Artinya api pemutus. Menurut Imam al-Tustari, api jenis ini adalah api yang membakar hati manusia sehingga hatinya tak lagi mampu ditetesi kalam-kalam hikmah dan nasihat orang lain. Hati yang telah terbakar api ini akan keras, tak mampu lagi merasakan dan membedakan baik-benar.

  • Nar al-Mahabbah

Namun dari sekian banyak api yang ada dalam diri manusia, api cinta adalah api yang mampu membakar dan menghanguskan seluruh api yang ada. Cinta seseorang pada sesuatu akan melunturkan seluruh hal sehingga yang tampak hanyalah dirinya dan sesuatu yang dicintainya itu. Inilah cinta para sufi kepada Allah SWT.

Baca Juga: Kisah Nabi Muhammad Menundukkan Musuhnya dengan Ilmu “Weruh Sakdurunge Winarah”

Itulah empat jenis api yang ada dalam diri manusia, yang sewaktu-waktu bisa tersulut dan membara. Maka sudah sepatutnya kita harus mengenal diri kita sendiri dan melatihnya agar tidak terbakar oleh api-api yang akan membawa kita jauh dari Allah SWT dan syariatnya. Kira-kira, api apa yang sekarang tengah menyala dalam dirimu?\

REKOMENDASI

Muktamar NU 17 di Madiun, Upaya NU Membendung Pergerakan PKI Dan Agenda Pendirian Negara...

Harakah.id – Upaya NU membendung pergerakan PKI sudah jauh dilakukan sebelum pecahnya tragedi pemberontakan Madiun tahun 1948. Dengan melaksanakan Muktamar NU...

Respons Para Kiai Dalam Tragedi Gestapu, Santuni Janda Dan Pesantrenkan Anak Yatim Tokoh-Tokoh PKI

Harakah.id - Respons para kiai dalam tragedi Gestapu sangat jelas. Para Kiai menyatakan bahwa PKI tetap harus dibatasi pergerakannya. Hanya saja,...

Ini Jawaban Apakah Jodoh Itu Takdir Atau Pilihan?

Harakah.id – Jodoh itu takdir atau pilihan? Setiap orang tentu bisa berikhtiar memilih dan menentukan untuk menikah dengan siapa. Tapi dia...

Maqashid Syariah Sebagai Ruh Kerja Ijtihad, Konsep Dasar Maqashid Syariah dan Sejarah Perkembangannya

Harakah.id – Maqashid Syariah sebagai ruh kerja ijtihad memang tidak bisa disangkal. Maqashid Syariah adalah maksud dan tujuan pensyariatan itu sendiri....

TERPOPULER

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Alasan Sebagian Ulama Mengapa Tak Mau Baca Surat Al-Masad dalam Shalat

Harakah.id - Ada sebagian ulama yang tak mau baca surat Al-Masad dalam shalat. Alasan mereka tak mau baca surat Al-Masad adalah...

Ada Orang yang Berkurban Tapi Belum Akikah, Bolehkah dalam Islam?

Harakah.id – Berkurban sangat dianjurkan ditunaikan oleh setiap Muslim. Tak berbeda, akikah juga diwajibkan kepada setiap anak yang lahir. Lalu bagaimana...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Hari ini kita banyak mendengar kata ijtihad. Bahkan dalam banyak kasus, ijtihad dengan mudah dilakukan oleh banyak orang, yang...