Beranda Keislaman Ibadah 4 Tujuan Puasa Yang Wajib Diketahui, Agar Ibadah Puasa Semakin Bermakna

4 Tujuan Puasa Yang Wajib Diketahui, Agar Ibadah Puasa Semakin Bermakna

Harakah.id Puasa dalam Islam memiliki tujuannya sendiri. Berdasarkan petunjuk al-Quran, hadis, dan telaah para ulama, kita temukan sedikitnya empat tujuan diwajibkannya puasa.

Puasa telah menjadi cara mendekatkan diri kepada Tuhan. Berbagai agama di dunia telah mengenal tradisi ini sejak ribuan tahun lalu. Islam juga mengajarkan puasa sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan.

Berbeda dengan agama lain, puasa dalam Islam memiliki tujuannya sendiri. Berdasarkan petunjuk al-Quran, hadis, dan telaah para ulama, kita temukan sedikitnya empat tujuan diwajibkannya puasa, yaitu:

  • Meningkatkan Ketakwaan

Allah Swt berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepada kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.” (QS al-Baqarah: 183).

Dalam puasa terdapat usaha keluar dari keinginan nafsu menuju perintah Allah Swt, membebaskan dorongan nafsu menuju ketentuan syariat, mendahulukan cinta Allah daripada selain-Nya. Semua itu, mendorong jiwa untuk melaksanakan taat dan menjauhi penyimpangan, menerpa hati untuk selalu ikhlas karena Allah Swt.

Ketika nafsu merasa kenyang, maka akan mendorong berbuat maksiat dan penyimpangan. Sebaliknya, jika lapar, dia terdorong berbuat taat dan mengingat tuhannya.

  • Mengendalikan Nafsu

Rasa lapar dan dahaga dapat melemahkan keinginan nafsu untuk berbuat maksiat. Karena maksiat yang paling merusak dan membahayakan bagi individu maupun masyarakat adalah yang berhubungan dengan syahwat perut dan kelamin, maka Allah menundukkannya dengan cara puasa.

Rasulullah Saw bersabda,

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ

“Wahai para pemuda, barang siapa dari kalian yang mampu biaya nikah, maka hendaklah ia menikah, karena itu lebih bisa memejamkan mata dan menjaga farji” (HR. Bukhari dan Muslim)

  • Melipatkan Pahala Ibadah

Ibadah puasa Ramadan menjadikan ibadah lainnya dilipatkan pahalanya. Di antara ibadah lain itu adalah:

  1. Sedekah
  2. Shalat malam
  3. Menghidupkan Lailatulkadar dengan ibadah
  4. Membaca al-Quran
  • Mensyukuri Kemudahan Syariat Allah

Orang yang mempelajari fikih puasa akan menemukan berbagai kemudahan dalam ketentuan-ketentuan puasa. Misalnya, puasa hanya wajib bagi orang-orang yang memenuhi syarat. Orang yang tidak mampu karena usia, dapat mengganti puasanya dengan sedekah makanan kepada orang miskin. Orang yang sakit, musafir, ibu hamil dan ibu menyusui juga boleh tidak berpuasa dengan ketentuan tertentu. Allah SWT berfirman,

يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ

“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 185)

Maka kita bersyukur atas segala hikmah yang terkandung dalam perintah puasa Ramadan. Juga bersyukur atas keringanan dan kemudahan yang Allah berikan dalam menjalankannya.

REKOMENDASI

Demi 1 Hadis, Sahabat Nabi Ini Tempuh Jarak 4000 Km untuk Pastikan Hafalannya

Harakah.id – Kisah seorang sahabat yang rela menempuh jarak Madinah-Mesir hanya untuk mencocokkan satu hadis yang dihafalnya. Tidak...

Cara dan Waktu Puasa Syawal 6 Hari Harus Urut atau Boleh Terpisah-pisah?

Harakah.id – Cara dan waktu puasa Syawal 6 hari boleh dilakukan secara berturut-turut di waktu awal bulan, maupun secara terpisah-pisah di...

Dahulukan yang Mana? Ganti Utang Puasa Wajib Atau Berpuasa Syawal?

Harakah.id - Ganti utang puasa wajib atau berpuasa syawal? Mana yang harus dikerjakan dulu? Mungkin kalian bertanya-tanya. Dan simak artikel berikut...

4 Tujuan Puasa Yang Wajib Diketahui, Agar Ibadah Puasa Semakin Bermakna

Harakah.id - Puasa dalam Islam memiliki tujuannya sendiri. Berdasarkan petunjuk al-Quran, hadis, dan telaah para ulama, kita temukan sedikitnya empat tujuan...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...