fbpx
Beranda Keislaman Akhlak 5 Peran Seorang Isteri Sebagai Pendamping Hidup Suami

5 Peran Seorang Isteri Sebagai Pendamping Hidup Suami

Harakah.id – Dalam sebuah rumah tangga, setiap suami dan istri memiliki perannya masing-masing yang akan dikerjakannya dan dipraktekkanya agar keluarga selalu harmonis tidak adanya pertengkaran satu sama lainnya.

Dalam sebuah rumah tangga, setiap suami dan istri memiliki perannya masing-masing yang akan dikerjakannya dan dipraktekkanya agar keluarga selalu harmonis tidak adanya pertengkaran satu sama lainnya. Peran yang dikerjakan suami dan istri sangat dibutuhkan dalam tumbuh kembangnya kepribadian dari dalam diri mereka masing-masing. 

Seorang istri memang adatnya berperan sebagai ibu rumah tangga. Jika seorang perempuan belum siap untuk menjadi ibu rumah tangga, alangkah lebih baiknya ia mempersiapkan dirinya menuju pernikahan agar nantinya dirinya telah siap dengan kehidupan pernikahan dan berumah tangga.

Ada beberapa peran bagi seorang isteri sebagai pendamping suami dalam menjalankan rumah tangga yang harmonis. Inilah 5 peran seorang isteri sebagai pendamping suami:

  1. Isteri sebagai patner hidup atau teman

Layaknya seorang teman berdiskusi, isteri dan suami saling berusaha dan belajar menjadi teman berdiskusi yang baik. Seorang isteri dapat menjadi teman berdiskusi suaminya dalam hal apapun. Berdiskusi dalam hal kecil sekalipun seperti tinggal di rumah sendiri atau dirumah mertua nantinya, berdiskusi mengenai pekerjaan yang akan dijalani bersama nantinya, atau memberi pendidikan anak nantinya dimana dan bagaimana. Banyak sekali hal yang perlu didiskusikan. Intinya selalu berkomunikasi dalam hal sekecil apapun, suami dan isteri jangan suka memendam perasaan kecewanya karena dapat meretakkan hubungan satu sama lainnya.

  1. Isteri sebagai pendengar yang baik
nucare-qurban

Walaupun seorang wanita memang kodratnya lebih banyak berbicara dibandingkan laki-laki, isteri haruslah menjadi pendengar keluh-kesah suaminya. Rumah sebagai tempat menentramkan hati suami dari penatnya pekerjaan. Tidak ada tempat lain untuk dirinya mencurahkan isi hatinya selain kepada isteri yang dicintainya. Jika suami bercerita, isteri jangan langsung memotongnya atau memberikanya kritik. 

  1. Isteri sebagai pendukung suami

Suami membutuhkan kemajuan dalam setiap langkah dan pekerjaannya. Peran seorang isteri dapat memberikan dukungannya terhadap suaminya dan memotivasinya. Dukungan yang kita berikan dapat membantunya dalam menyelesaikan target-targetnya mencapai kesuksesan. Isteri dan suami tidak boleh saling dengki terhadap karirnya. Suami iri dengan pekerjaan isteri yang lebih baik darinya begitupun sebaliknya ini tidak dibenarkan. Maka, penulis sangat takjub ketika melihat seorang suami isteri dapat mencapai targetnya bersama menuju kesuksesan.

  1. Isteri sebagai penasehat yang bijaksana

Suami kita merupakan seorang manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Jika suami tidak sengaja melakukan kesalahan, seorang isteri dapat memberikan nasihat yang baik kepada suaminya begitupula sebaliknya. Berikanlah nasihat dengan tata cara yang baik bukan mengguruinya. Seorang suami juga menasehati isteri jangan dengan nada yang kasar apalagi sampai melakukan tindak kekerasan fisik.

  1. Isteri Layaknya Ibu yang mengayomi seorang bayi 

Seorang suami dikatakan sebagai bayi besar, karena sikap mereka terhadap isteri-isterinya bagaikan bayi yang manja, dan perlu diberikan perhatian lebih. Kasih sayang yang tulus dari seorang isteri sangat diperlukan suami. Walaupun mereka lelaki kuat, tapi dapat juga menitikkan air mata dan memiliki rasa kecemburuan yang tinggi. Maka, sikap sebagai isteri haruslah selalu melayaninya dengan sepenuh hati.

Demikian ulasan singkat mengenai 5 peran seorang isteri, sebagai istri yang mendampingi suami.

REKOMENDASI

Saking Beratnya Dosa Korupsi, Sampai-Sampai Rasulullah Enggan Menyalati Jenazah Koruptor

Harakah.id - Rasulullah enggan menyalati jenazah koruptor. Ini Fakta. Bukan berarti jenazah koruptor tidak boleh disalati, tapi hal itu menunjukkan kalau...

Menilik Kembali Misi “Revolusi Ahlak” yang Diusung Habib Rizieq Shihab

Harakah.id - Revolusi ahlak adalah satu adagium yang baru-baru ini diperkenalkan dan sepertinya akan menjadi arah baru perjuangan HRS, FPI dan...

Harlah, Natal dan Maulid

Harakah.id – “Harlah, Natal dan Maulid” adalah artikel yang ditulis Gus Dur pada tahun 2003. Meski sudah berusia 17 tahun, namun...

Tidak Seperti Manusia Pada Umumnya, Benarkah Rasulullah Tidak Dilahirkan Dari Lubang Kemaluan? Begini Penjelasannya

Harakah.id – Rasulullah tidak dilahirkan dari lubang kemaluan. Ada keyakinan di kalangan para ulama, bahwa baik Nabi Muhammad maupun Nabi-Nabi yang...

TERPOPULER

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Alasan Sebagian Ulama Mengapa Tak Mau Baca Surat Al-Masad dalam Shalat

Harakah.id - Ada sebagian ulama yang tak mau baca surat Al-Masad dalam shalat. Alasan mereka tak mau baca surat Al-Masad adalah...