Beranda Keislaman Muamalah Ada Musik Di Acara Resepsi, Apakah Masih Wajib Menghadiri Undangan?

Ada Musik Di Acara Resepsi, Apakah Masih Wajib Menghadiri Undangan?

Harakah.id Sebenarnya, bagaimana sih hukum menghadiri undangan resepsian? Lalu bagaimana jika dalam acara resepsi pernikahan tersebut terdapat perkara yang tidak baik dalam pandangan agama? Bagaimana jika dalam acara resepsi pernikahan terdapat pertunjukan musik?

Pernikahan merupakan momen bahagia bagi semua orang. Baik mempelai, keluarga besar, maupun sahabat dekat. Karenanya, untuk memeriahkan acara pernikahan biasanya masyarakat mengadakan pesta pernikahan atau resepsi.

Keluarga dan sahabat diundang untuk turut memberikan doa restu kepada mempelai berdua. Bagi keluarga atau sahabat dekat yang diundang, mereka akan menyiapkan segala persiapan untuk menghadiri undangan ini.

Sebenarnya, bagaimana sih hukum menghadiri undangan resepsian? Lalu bagaimana jika dalam acara resepsi pernikahan tersebut terdapat perkara yang tidak baik dalam pandangan agama? Bagaimana jika dalam acara resepsi pernikahan terdapat pertunjukan musik?

Menghadiri undangan resepsi pernikahan merupakan kewajiban dalama agama. Kewajiban ini karena terdapat perintah Rasulullah SAW kepada setiap Muslim yang mendapat undangan dari saudara Muslim lainnya.

Imam Al-Bukhari meriwayatkan dari Abdullah bin Umar,

إذَا دُعِيَ أحَدُكُمْ إلى الوَلِيمَةِ فَلْيَأتِهَا

Ketika salah seorang dari kalian diundang ke walimah, hendaknya dia datang (HR Al-Bukhari)

Imam Muslim meriwayatkan,

وَمنْ لمْ يجبِ الدعْوَةَ فَقَدْ عَصى اللهَ ورَسُولَهُ

Barang siapa tidak memenuhi undangan, maka dia telah bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya. (HR Muslim)

Berdasarkan kedua hadis ini, para ulama mazhab Syafi’i menyimpulkan bahwa hukum menghadiri undangan adalah wajib. Dalam kitab Ghayatul Ikhtishar, Imam Abu Syuja’ Al-Ashbahani mengatakan,

والوليمة على العرس مستحبة والإجابة إليها واجبة إلا من عذر

Mengadakan walimah (resepsi) untuk pengantin adalah mustahab. Memenuhi undangan walimah adalah wajib kecuali karena ada uzur.

Uzur dalam hal ini seperti ketika dalam majelis walimah resepsi terdapat kemungkaran. Di antara bentuk kemunkaran adalah adanya pertunjukan musik. Syekh Musthafa Khin mengatakan,

كأن يوجد منكر لا يستطيع تغييره، ومن ذلك ما يحدث الآن في حفلات العقود والزفاف، من التقاط الصور وضرب المعازف، وغير ذلك

Seperti ketika ditemukan kemungkaran yang seseorang tidak mampu menghentikannya. Di antaranya adalah apa yang umum terjadi dalam acara-acara resepsi akad nikah, yaitu pengambilan gambar, permainan alat musik, dan lainnya. (Al-Tadzhib Fi Adillati Matni Al-Ghayah Wa Al-Taqrib, hlm. 70).

Berdasarkan keterangan ini, menghadiri walimah atau resepsi pernikahan yang di dalamnya digelar pertunjukan musik adalah tidak wajib. Hal ini jika seseorang merasa kehadirannya tidak akan membuat pertunjukan tersebut dihentikan. Jika kehadirannya dapat menghentikan perhelatan musik tersebut, maka menghadiri undangan hukumnya tetap wajib. Seperti ketika seseorang tersebut adalah orang yang sangat dihormati sehingga perkataannya akan didengarkan.


REKOMENDASI

Fatima Mernissi dan Sekelumit Problem Keperempuanan dalam Islam

Harakah.id - Fatima Mernissi adalah salah satu perempuan yang seringkali diacu dan dirujuk kala berbicara tentang peran perempuan dalam Islam. Dia...

Di Balik Keharamannya, Ini Sepuluh Efek Buruk Minum Khamr yang Mungkin Tidak Kamu Ketahui!

Harakah.id - Minum khamr melahirkan efek mabuk dan ngefly. Bagi sebagian orang, efek ini menjadi kenyamanan tersendiri karena dengan itu mereka...

Download Khutbah Jumat, Hakikat Kewajiban Shalat Jum’at

Harakah.id - Download Khutbah Jumat Juni, Hakikat Kewajiban Shalat Jum’at. Kutbah Pertama إِنّ...

Tafsir Surah An-Nahl Ayat 97: Kehidupan yang Baik dan Imbalan Untuk Orang yang Beriman

Harakah.id - Tafsir Surah an-Nahl ayat 97 menjelaskan perkara soal kehidupan yang baik berikut imbalan untuk orang yang beriman. Berikut penjelasannya...

TERPOPULER

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...