Beranda Fikih Amalan-Amalan Sunnah di Bulan Dzulhijjah

Amalan-Amalan Sunnah di Bulan Dzulhijjah

Seperti kalender Masehi, kalender Hijriyah memiliki dua belas bulan. Dan bulan yang terakhir disebut dengan Dzul Hijjah. Kalender yang bertolak pada hijarahnya Rasul ini menjadi pegangan umat Islam dalam melakukan kegiatan keagamaannya.

Nama Dzul Hijjah sendiri merupakan gabungan kata antara ‘dzu’ yang bermakna ‘memiliki’, dan kata ‘hijjah’ yang berarti ‘ibadah haji’. Dengan begitu, arti Dzul Hijjah adalah bulan yang dimiliki khusus bagi orang yang sedang melakukan ibadah haji. Dengan kata lain, pada bulan ini lah umat Islam melaksanakan ibadah haji guna menyempurnakan statusnya sebagai penganut agama Islam.

Akan tetapi, pada bulan ini ternyata banyak amalan lain yang disunnahkan untuk dikerjakan sebagaimana yang telah dianjurkan oleh syari’at, yaitu:

  1. Berpuasa

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ قَالَ: مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيهَا مِنْ عَشْرِ ذِى الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ (رواه الترمذي

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Nabi Saw bersabda: tidak ada hari-hari yang lebih dicintai bagi Allah Swt agar (memperbanyak) beribadah terhadap-Nya pada hari-hari tersebut ketimbang 10 hari Dzul Hijjah, yang (pahala) puasa satu hari dari 10 hari tersebut setara dengan puasa setahun, dan bangun (untuk beribadah) setiap malamnya setara dengan bangun malam pada saat lailatul qadar.” (HR. Tirmidzi).

  1. Memperbanyak ibadah termasuk dzikir dan takbir. Hal ini berdasarkan dua ayat yang berbunyi:

وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ… (البقرة: 203

Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang..” (QS. al-Baqarah: 203)

..وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ.. (الحج: 28

“… dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan …” (QS. al-Hajj: 28).

Menurut Ibn Abbas di dalam kitab tafsirnya bahwa maksud hari pada kedua ayat tersebut adalah hari Tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzul Hijjah. Kendati demikian, secara umum, memperbanyak dzikir dan ibadah lainnya pada bulan ini sangat dianjurkan dengan berlandaskan pada Hadis pertama di atas.

  1. Meramaikan hari raya kurban (‘Idul Adlha) pada tanggal 10 Dzul Hijjah. Layaknya Idul Fitri, pada hari itu umat Islam dianjurkan melakukan shalat ‘id dan mendengarkan khutbah, serta memakan makanan enak.
  2. Melaksanakan kurban bagi yang berkecukupan. Ibadah ini dilakukan pada tanggal 10 Dzul Hijjah, sehingga melahirkan hari raya kurban (‘idul Adlha).

Amalan-amalan di atas merupakan tuntunan syariat yang telah diajarkan Rasulullah agar umat Islam menghidupkan hari-hari bulan Dzul Hijjah dengan memperbanyak ibadah. Selain jaminan ganjaran yang dilipatgandakan, juga momentum pada bulan tersebut tidak bisa didapati di bulan lainnya. Oleh karena itu, memanfaatkan bulan tersebut dengan memperbanyak ibadah merupakan cara paling tepat.

REKOMENDASI

Muslim Tapi Musyrik, Kerancuan Stigma dan Pemikiran Kaum Salafi Terkait Konsep Kafir dan Syirik

Harakah.id - Muslim tapi Musyrik adalah stigma dan status yang tampaknya baru lahir belakangan ini. Penyebabnya adalah, ada sebagian kelompok yang...

Kalau Hidup Anda Terasa Sempit Dan Sesak, Coba Amalkan dan Baca Shalawat Fatih Pelapang...

Harakah.id – Shalawat Fatih ini cocok dibaca ketika anda merasa hidup sesak dan sempit. Di satu situasi, kita seringkali merasa hidup...

Kita Sering Diceritakan, Bahwa Di Awal Penciptaan, Seluruh Malaikat Bersujud Kepada Nabi Adam. Benarkah...

Harakah.id - Malaikat bersujud kepada Nabi Adam adalah hal atau peristiwa yang seringkali dikisahkan dalam kisah-kisah permulaan Adam diciptakan oleh Allah....

Syukur Bisa Diungkapkan Dengan Banyak Cara, Salah Satunya Dengan Sujud. Ini Doa Ketika Sujud...

Harakah.id - Sujud Syukur adalah salah satu bentuk ungkapan yang terima kasih dan bersyukur. Syekh Nawawi dalam Nihayah al-Zain, mengutarakan ada...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...