fbpx
Beranda Keislaman Tafsir Anak dan Istri Menjadi Musuh, Inilah Pesan Al-Quran

Anak dan Istri Menjadi Musuh, Inilah Pesan Al-Quran

- Advertisement -

Harakah.idDi antara halangan ketaatan kepada Allah adalah anak dan istri yang kurang memahami agama dengan baik. Di sini, anak dan istri bisa menjadi musuh.

Keluarga yang sakinah mawaddah dan warrahmah selalu menajdi impian dari setiap rumah tangga. Mempunyai isteri yang shalehah, dan anak-anak yang shaleh juga merupakan keinginan terbesar dalam keluarga yang dapat mendekatkan jalan menuju Syurga-Nya. Namun, tidak semua isteri dan anak-anak selalu mendekatkan seorang suami pada-Nya, melainkan mendorongmu dalam keburukan dan menjadi musuhmu.

 Anak dan Istri sangat berpotensi menjadi musuh. Sebagaimana firman Allah swt dalam Qs. at-Taghabun ayat 14:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلَادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ ۚ وَإِنْ تَعْفُوا وَتَصْفَحُوا وَتَغْفِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Ayat ini turun berkenaan dengan sekelompok masyarakat Mekkah yang masuk Islam, sedangkan istri dan anak-anak mereka tidak mau diajak berhijrah. Kemudian mereka menuju kota Madinah. Setelah sampai disana, mereka menjumpai Rasulullah SAW dan melihat bahwa orang-orang sudah memahami agama. Mereka lalu berniat untuk menghukum anak dan istrinya yang tidak ingin diajak berhijrah. Maka Allah menurunkan ayat “Dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi”.

Allah SWT mengabarkan perihal anak dan isteri, bahwasanya diantara mereka ada yang menjadi musuh suami atau bapak, yaitu menyibukkan dari beramal shaleh. Berhati-hatilah kamu terhadap mereka. Mujahid berkata, yaitu menjerumuskan mereka untuk memutuskan tali silaturrahmi atau bermaksiat kepada Rabb-nya. Ia tidak mampu berbuat apa-apa dikarenakan cintanya kepada mereka, sehingga mengikuti kemauan mereka walau sesat. Banyak diluar sana, seorang suami rela korupsi dan berbuat hal-hal diluar agama demi sang isteri dan anak-anaknya. Karena kecintaannya, ia rela melakukan hal-hal yang dilarang agama.

Dalam tafsir Al-Qur’an Majid an-Nur, disebutkan bahwa sebagian dari anak-anakmu dan isteri-isterimu merupakan musuhmu. Mereka melakukan tindakan-tindakan yang biasanya dilakukan oleh musuhmu kepadamu. Seperti melarangmu dalam melakukan kebajikan dan menghalangimu dalam perbuatan shaleh yang dapat mendekatkanmu pada Allah SWT. Bahkan mendorongmu untuk mengerjakan dosa demi keuntungan mereka. Oleh karena itu, berhati-hatilah kepada mereka tidak semua permintaanya dikabulkan kecuali permintaan yang mendekatkanmu pada penciptamu..

REKOMENDASI

Mbah Maimoen Zubair, Ulama Pakubumi yang Lahir Bersamaan Dengan Pekikan Sumpah Pemuda 1928

Harakah.id - Mbah Maimoen Zubair al-maghfurlah adalah salah seorang ulama pakubumi yang lahir bertepatan dengan Sumpah Pemuda. Selama hidupnya, Mbah Maimoen...

Bukan Untuk Diperdebatkan Haram-Halalnya, Maulid Nabi Adalah Momentum Meniru Keteladanan Muhammad

Harakah.id - Maulid Nabi sebenarnya adalah momentum berharga untuk meniru dan belajar dari keteladanan Nabi Muhammad. Maulid Nabi bukan justru waktu...

Kiai Abbas Di Pertempuran Surabaya 1945, Dari Membentuk Telik Sandi Sampai Menghancurkan Pesawat Dengan...

Harakah.id - Kiai Abbas di pertempuran Surabaya 1945 tidak hanya berperan sebagai pasukan, tapi juga komandan dan perumus strategi perlawanan. Selain...

Felix Siauw, Buku Muhammad Al-Fatih 1453 dan Kedaulatan Negara dalam Bayang-Bayang Bahaya Eks HTI

Harakah.id - Felix Siauw kembali membuat negeri ini heboh. Heboh sebab pembatalan surat edaran Dinas Pendidikan Bangka Belitung (Disdik Babel) yang...

TERPOPULER

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...

Alasan Sebagian Ulama Mengapa Tak Mau Baca Surat Al-Masad dalam Shalat

Harakah.id - Ada sebagian ulama yang tak mau baca surat Al-Masad dalam shalat. Alasan mereka tak mau baca surat Al-Masad adalah...