Anak Salih Dibentuk oleh Orang Tua Salih, Ini Tujuh Fungsi yang Mempengaruhi Pembentukan Karakter Anggota Keluarga

0
522
Anak Salih Dibentuk oleh Orang Tua Salih, Ini Tujuh Fungsi yang Mempengaruhi Pembentukan Karakter Anggota Keluarga

Harakah.idPembentukan karakter anggota keluarga, termasuk anak, dipengaruhi oleh banyak hal. Beberapa di antaranya adalah tujuh hal atau tujuh fungsi yang akan dijelaskan berikut ini.

Rumahku surgaku” begitu sering kita dengar, namun apakah kita tahu dibalik kalimat ini mempunyai makna yang begitu luas dan mendalam. Sebuah keluarga yang bernaung dibawah rumah, bukan hanya secara bentuk fisik, melainkan sebuah nilai fungsional yang akan membentuk kepribadian setiap anggota keluarga sehingga dapat nantinya mencapai  tingkat kedewsaan dan kesempurnaan hidup yaitu kehidupan rumah tangga yang dilandasi dengan pemenuhan fungsi bilogis, religius, protektif, sosialisasi, reaktif, dan ekonomis yang terjalin dengan hubungan harmonis.

  1. Fungsi Religius

Fungsi ini berkaitan dengan kewajiban orang tua mengajarkan aqidah, ibadah, dan akhlak kepada anggota keluarga. Fungsi ini haruslah dilakukan orang tua agar atmosfer keagamaan selalu hidup dalam keluarga. Jika kekurangan dan keagamaan mulai mengering dalam sebuah keluarga, maka cinta dan kasih sayang juga akan menurun. Maka, sikap membela anak dalam kejahatanpun tidak akan kita dengar dan lihat lagi dalam lingkungan.

  1. Fungsi Edukatif

Fungsi ini mengharuskan orang tua untuk melihat perkembangan pendidikan dalam lingkungan keluarga. Melihat dan memotivasi anak untuk selalu berkembang dalam bidang yang dia tekuni. Begitupun suami mengajarkan isteri, dan isteri juga mau mendegarkan dan saling bekerja sama sehingga proses belajar mengajar akan selalu hidup dalam anggota keluarga. Tujuan pembelajaran ini diberikan orang tua kepada anak-anak agar menjadi bekal yang positif untuk mereka kedepan dalam mneghadapi realitas kehidupan di luar dari kehidupan keluarga mereka.

  1. Fungsi Ekonomi

Fungsi ini menunjukkan bahwa keluarga merupakan satu kesatuan yang ekonomis. Aktivitas dalam fungsi ini dapat meningkatkan pengertian dan tanggung jawab bersama anggota keluarga dalam kegiatan ekonomi. Seperti perdagangan, pertanian, atau industri. Aktivitas dalam fungsi ekonomi berkaitan dengan pencarian nafkah, pembinaan usaha, perencanaan anggaran biaya, baik penerimaan maupun pengeluaran biaya keluarga.

  1. Fungsi Sosialisasi Anak

Fungsi ini mempersiapkan anak dapat berkomunikasi dengan baik dengan anggota masyarakat. Dalam pelaksanaan fungsi ini, keluarga berperan sebagai penghubung antara kehidupan anak dengan kehidupan sosial dan dapat dirangkum oleh anak. Seperti pemahaman dan penilaian perkembangan. Sehingga pada saat ia dewasa, ia mampu berpikir positif terhadap keluarganya dan lingkungannya.

  1. Fungsi Reaktif

Fungsi ini dapat menciptakan suasana kehidupan yang tenang dan harmonis dalam sebuah keluarga. Suasana reaktif ini terjalin apabila sesama keluarga mempunyai perasaan damai, jauh dari konflik batin sehingga mampu menciptakan suasana yang menyenangkan setiap harinya. Seperti mengajak anaggota keluarga berlibur bersama, rekreasi ke luar kota, menikmati indahnya gelombang laut yang berdesir kesana kemari, dan hijaunya alam yang dapat mendamaikan pikiran.

  1. Fungsi Protektif

Fungsi ini menciptakan perlindungan dalam keluarga dengan selalu menjaga dan memelihara anak, serta anggota keluarga lainnya dari segala yang merugikan. Membentuk sebuah kestabilan, keamanan, ketentraman, dan selalu anak merasa dalam penjagaan keluarganya.

  1. Fungsi Biologis

Fungsi ini menciptakan kemungkinan anggota keluarga yang ingin merajut pernikahan  dan mendapatkan calon pasangan yang dinginkan, sehingga nantinya kehidupan pernikahan dijalani dengan suka cita dan selalu dalam kondisi yang menyenangkan.

Itulah tujuh fungsi yang akan mempengaruhi proses pembentukan karakter anggota keluarga.