Beranda Khazanah Apa Itu Hari Tasyriq? Inilah Alasan Penamaan dan Sejarahnya

Apa Itu Hari Tasyriq? Inilah Alasan Penamaan dan Sejarahnya

Harakah.idBagi yang belum sempat melaksanakan kurban pada pada Idul Adha, masih bisa melaksanakannya hingga hari ketiga setelahnya. Tiga hari setelah Idul Adha itulah yang disebut Hari Tasyriq. Apa itu hari tasyrik?

Hari raya Idul Adha baru berlalu kemarin. Tetapi, dalam tiga setelahnya masih ada yang disebut Hari Tasyriq. Bagi yang belum sempat melaksanakan kurban pada pada Idul Adha, masih bisa melaksanakannya hingga hari ketiga setelahnya. Tiga hari setelah Idul Adha itulah yang disebut Hari Tasyriq. Lalu, apa itu Hari Tasyriq ini?

Di antara ulama mazhab Syafi’i yang tercatat pernah memberi sedikit ulasan tentang Hari Tasyriq adalah Imam Khatib Syirbini (w. 977 H.). Seorang ulama besar Syafi’i dari Kairo, Mesir. Dalam kitab Mughni Al-Muhtaj Ila Ma’rifati Ma’ani Alfazh Al-Minhaj, beliau menulis

 وَهِيَ ثَلَاثَةٌ بَعْدَ الْأَضْحَى

Ia (hari-hari Tasyriq) adalah tiga hari setelah Idul Adha (Mugni Al-Muhtaj, jilid 2, hlm. 163)

Sampai di sini jelas bahwa maksud Hari Tasyriq adalah tiga hari setelah Idul Adha. Jika pada 2020 ini Idul Adha jatuh pada hari Jumat, maka Hari Tasyriqnya adalah Sabtu, Minggu dan Senin.

Mengenai alasan penamaan tiga hari setelah Idul Adha dengan istilah tasyriq, Imam Syirbini menjelaskan,

 وَسُمِّيَتْ هَذِهِ الْأَيَّامُ بِذَلِكَ؛ لِأَنَّ النَّاسَ يُشَرِّقُونَ فِيهَا لُحُومَ الْأَضَاحِيّ وَالْهَدَايَا – أَيْ يَنْشُرُونَهَا – وَهِيَ الْأَيَّامُ الْمَعْدُودَةُ الَّتِي أَمَرَ اللَّهُ فِيهَا بِذِكْرِهِ.

Hari-hari itu disebut dengan nama Tasyriq karena masyarakat membagi daging-daging kurban dan hadiah –maksudnya menyebarkannya. Hari Tasyriq adalah hari-hari yang mana Allah menurunkan perintah agar dibuat berzikir di dalamnya (Mughni Al-Muhtaj, jilid 2, hlm. 163)

Pada Hari Tasyriq haram hukumnya melakukan ibadah puasa. Hal ini menjadi pendapat dalam mazhab Syafi’i. Dasarnya adalah sebuah hadis riwayat Imam Al-Bukhari, dimana Sayyidah Aisyah menceritakan,

لَمْ يُرَخَّصْ فِي أَيَّامِ التَّشْرِيقِ أَنْ يُصَمْنَ، إِلَّا لِمَنْ لَمْ يَجِدِ الهَدْيَ

Rasulullah SAW tidak membolehkan berpuasa pada hari-hari itu, kecuali bagi orang yang tidak menemukan daging hadyu. (HR Al-Bukhari).

Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadis, dimana Rasulullah SAW bersabda,

أَيَّامُ مِنًى أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَذِكْرِ اللَّهِ تَعَالَى

Hari-hari mabit di Mina adalah hari untuk makan dan minum, serta berzikir kepada Allah Ta’ala (HR Muslim).

Sekalipun redaksi hadis di atas hanya berupa kalimat bernada pemberitahuan, tetapi maksudnya adalah memberi larangan. Hal ini seperti dijelaskan Imam Ibnu Hibban dalam kitab Shahihnya dimana beliau mengatakan,

 لَفْظَةُ إِخْبَارٍ عَنِ اسْتِعْمَالِ هَذَا الْفِعْلِ مُرَادُهَا الزَّجْرُ عَنْ ضِدِّهِ، وَهُوَ صَوْمُ أَيَّامِ مِنًى،

Lafal pemberitahuan dengan hanya pada sebuah perbuatan semacam ini maksudnya adalah mencegah lawan dari perbuatan tersebut. Yaitu larangan berpuasa pada hari Mina. (Shahih Ibnu Hibban, jilid 8, hlm. 367)

Demikian penjelasan singkat mengenai Hari Tasyriq dalam Islam. Semoga bagi yang belum berkurban bisa mendapatkan rezeki sehingga bisa segera melaksanakan ibadah ini.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...