Beranda Khazanah Apa Itu Pendapat Jumhur? Begini Penjelasan Singkat dan Lengkap

Apa Itu Pendapat Jumhur? Begini Penjelasan Singkat dan Lengkap

Harakah.id Setiap membaca berbagai pembahasan fikih, terutama permasalahan yang menjadi perselisihan para ulama, kita mungkin sering mendengar istilah pendapat jumhur. Lalu apakah yang dimaksud dengan pendapat jumhur? Berikut ulasannya.

Setiap membaca berbagai pembahasan fikih, terutama permasalahan yang menjadi perselisihan para ulama, kita mungkin sering mendengar istilah pendapat jumhur. Lalu apakah yang dimaksud dengan pendapat jumhur? Berikut ulasannya.

Ibn Manzhur dalam Lisanul Arab (4/174) menjelaskan bahwa Secara bahasa kata al-Jumhur bermakna “satu bagian besar dari sesuatu”. dengan demikian, istilah pendapat jumhur dalam terminology hukum islam dipakai untuk menunjukkan satu pendapat yang disepakati oleh sejumlah besar ulama, sedangkan pendapat yang menyelisihinya hanya dipegang oleh satu atau segelintir ulama saja.

Dalam pembahasan isu-isu khilafiyah dalam fikih, penggunaan istilah jumhur seringkali digunakan dalam konteks peredaran pendapat dalam empat mazhab besar fikih yaitu mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali. Jika tiga mazhab sepakat dalam sebuah pendapat, sedangkan pendapat yang berbeda dari itu hanya dipegang oleh satu mazhab saja, maka pendapat yang pertama disebut dengan pendapat jumhur.

Contohnya seperti dalam satu masalah tertentu terdapat dua pendapat berbeda di lingkaran empat mazhab. Pendapat pertama dipegang oleh jumhur sedangkan pendapat kedua merupakan pendapat mazhab Syafi’i. maka ini menunjukkan bahwa pendapat pertama merupakan pendapat yang dipegang dalam tiga mazhab selain mazhab Syafi’i yaitu Hanafi, Maliki dan Hanbali.

Penggunaan istilah jumhur juga berlaku dalam kasus misalnya ada tiga pendapat berbeda dalam satu masalah. Dua pendapat masing-masing dipegang oleh mazhab Syafi’i dan Maliki, sedangkan pendapat satu lagi dipegang oleh dua mazhab sekaligus yaitu mazhab Hanafi dan Hanbali, maka pendapat yang terakhir ini juga disebut dengan pendapat jumhur karena dipegang oleh jumlah yang lebih besar daripada pendapat yang lain.

Jika pendapat jumhur dikontraposisikan dengan pendapat Ahnaf, maka yang dimaksud dengan jumhur disini adalah tiga mazhab selain mazhab Hanafi yaitu Syafi’i, Maliki dan Hanbali. Adapun pendapat Ahnaf adalah pendapat yang berlaku dalam mazhab Hanafi.

Jika istilah jumhur digunakan dalam pemetaan khilafiyah pada era sebelum empat mazhab misalnya pada masa sahabat dan tabi’in, maka istilah jumhur di sini dimaksud pendapat yang dioegang oleh semua ulama atau tokoh pada masa tersebut selain beberapa nama yang disebut memiliki pendapat yang berbeda.

Contohnya seperti dalam sebuah masalah terdapat dua pendapat, kemudian jumhur ulama berpegang pada pendapat pertama. Sedangkan Qatadah, Sya’bi dan Hasan Al-Bashri berpegang pada pendapat kedua. Di sini jumhur yang dimaksud adalah para tokoh di era sahabat dan tabi’in selain beberapa yang disebut secara spesifik setelahnya. (Rudy Fachruddin)

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...