Beranda Keislaman Akhlak Apa Saja yang Dapat Menyelamatkan Manusia dari Siksa Kubur? Inilah 4 Amalannya

Apa Saja yang Dapat Menyelamatkan Manusia dari Siksa Kubur? Inilah 4 Amalannya

Harakah.idSiksa kubur adalah benar adanya. Lalu, apa saja yang dapat menyelamatkan manusia dari siksa kubur?

Jika terdapat hal-hal yang menyebabkan manusia mendapatkan siksa kubur, maka berarti hal-hal yang dapat menyelamatkan manusia dari siksa kubur juga ada. Hal-hal apa saja yang dapat menyelamatkan manusia dari siksa kubur?

Imam Syamsuddin Abi Abdillah Ibnu Qayyim al-Jauziyah di dalam ar-Ruh menyebutkan bahwa cara yang paling efektif agar terhindar dari siksa kubur adalah menyempatkan waktu sejenak sebelum tidur untuk meng-hisab diri sendiri tentang kerugian dan keuntungan dalam 1×24 jam yang telah dilaluinya.

Jika ditemui beberapa kerugian (kesalahan kepada Allah dan sesama manusia), maka segera bertobat kepada Allah (sehingga tidur dalam keadaan tobat dan berjanji tidak mengulanginya lagi).

Hal ini perlu dilakukan di setiap malam. Jika pada malam itu Ia meninggal, maka Ia meninggal dalam keadaan bertobat. Jika masih diberikan kesempatan untuk menikmati dunia dan seisinya, maka Ia akan melakukan tindakan yang lebih baik lagi dari hari kemarin. 

Beberapa hadits Nabi Muhammad juga menyebutkan hal-hal yang dapat menyelamatkan ahli lubur dari siksa kubur. Di antaranya hadits riwayat Imam Muslim dalam Shohih-nya dari Salman al-Farisy yang pernah mendengar Nabi Muhammad berkata,

“Ribath (berjaga di perbatasan negara) selama sehari semalam lebih baik daripada puasa sebulan penuh beserta shalat malam. Jika Ia meninggal, maka dibalas dengan pahala berupa rizki dan selamat dari ujian (siksa kubur).” 

Hadits lainnya juga disebutkan di dalam Jami’ at-Tirmidzi oleh Fudholah bin Ubaid yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad pernah menyampaikan bahwa setiap orang yang meninggal diakhiri sesuai dengan amal perbuatannya, kecuali orang yang meninggal dalam keadaan bersiap-siap dengan tali kekang kuda untuk berjihad di jalan Allah. Sesungguhnya amal mereka terus tumbuh hingga hari kiamat dan mereka selamat dari fitnah kubur. Imam Tirmidzi berkata bahwa hadits ini hasan shohih. 

Selain berjihad di jalan Allah, amalan lain yang dapat menyelamatkan ahli kubur dari siksa kubur adalah surat al-Mulk. Hal ini ditunjukkan oleh hadits dari Ibnu Abbas yang bercerita kepada Nabi Muhammad bahwa salah satu Sahabat Nabi Muhammad pernah mendirikan kemah di atas kuburan dan ia tidak tahu bahwa ada kuburan di bawah kemahnya.

Ketika Ia telah menyadarinya, Ia segera menyambpaikan hal tersebut kepada Nabi Muhammad karena ahli kubur dalam kuburan tersebut adalah orang yang mengistikamahkan membaca surat al-Mulk hingga selesai.

Nabi Muhammad berkata, “Surat al-Mulk adalah hal yang dapat mencegah dan menyelamatkan dari siksa kubur.” Imam Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini adalah hadits hasan gharib. 

Hadits ini dikuatkan dengan ungkapan Abu Umar bin Abd al-Barr yang mengatakan bahwa membaca 30 ayat dari surat al-Mulk dapat memberi syafa’at kepada pembacanya. Abu Umar bin Abd al-Barr juga mengatakan bahwa ungkapan tersebut adalah ungkapan yang shohih dari Nabi Muhammad. 

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

Ini Risalah Lengkap Syaikhul Azhar Mengkritik Keras Keputusan Taliban Melarang Pendidikan Perempuan

Harakah.id - Salah satu yang mengeluarkan kritik adalah Syaikhul Azhar, Syaikh Ahmad Tayeb. Berikut adalah pernyataan lengkap beliau. Berbagai...

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...