Beranda Keislaman Ibadah Apa Yang Dimaksud Dengan Zakat Maal? Begini Penjelasan Mudahnya

Apa Yang Dimaksud Dengan Zakat Maal? Begini Penjelasan Mudahnya

Harakah.id Tidak semua harta yang kita miliki wajib dizakati. Tidak semua jenis harta wajib zakat, memenuhi syarat wajib zakat. Perlu diperhatikan jenis harta dan syarat kewajiban zakatnya.

Zakat merupakan sebuah kewajiban bagi seluruh umat muslim. Ibadah ini termasuk ibadah primer yang masuk dalam salah satu rukun islam. Seperti halnya puasa yang terbagi menjadi berbagai macam puasa baik dari segi hukumnya ataupun waktu pelaksanaanya, zakat merupakan ibadah yang terbagi menjadi dua macam. Yaitu zakat fitrah dan zakat maal. Zakat fitrah telah lumrah diketahui oleh masyarakat awam karena kewajibannya yang bersamaan dilaksanakan menjelang hari raya, tentu zakat fitrah lebih mudah dipahami oleh masyarakat pada umumnya. Lalu bagaimana dengan zakat maal?

Pengertian Al-Maal

Al-Maal dalam Al-Fiqhu Al-Islami wa Adillatuhu karya Wahbah Zuhaili didefinisikan sebagai segala sesuatu yang dapat mendatangkan ketenangan, dan bisa dikuasai oleh manusia dengan suatu usaha, baik sesuatu itu berupa dzat (materi) maupun berupa manfaat, seperti emas, perak, hewan, tumbuhan atau manfaaat suatu aset, seperti kendaraan, pakaian, dan tempat tinggal.

Dalam bahasa yang lebih mudah dipahami, maal adalah harta benda yang diperoleh seseorang. Sehingga zakat maal dapat didefinisikan sebagai jenis zakat yang dikeluarkan seseorang atas harta atau penghasilan yang diperolehnya dengan syarat dan ketentuan yang telah ditentukan.

Dalil diwajibkannya zakat mal terdapat dalam Al-Qur’an, “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka” (QS Al-Taubah: 103)

Syarat dan ketentuan dalam masing-masing jenis zakat maal berbeda mengingat betapa luasnya pengertian harta benda itu sendiri. Harta yang termasuk wajib untuk dizakati adalah sebagai berikut :

1. Binatang ternak (masiyah) meliputi unta, sapi, dan kambing
2. Harta perniagaan (‘ard al-tijarah) atau disebut hasil usaha dagang
3. Harta serikat/perseroan (syirkah), ulama mengkategorikan perusahaan dalam klasifikasi zakat ini
4. Hasil pertanian (zuru’)
5. Barang tambang dan hasil laut
6. Emas, perak, uang simpanan, dan harta investasi
7. Properti produktif, seperti kos-kosan, rental mobil, dan barang hasil sewaan lainnya
8. Uang dalam tabungan/simpanan
9. Madu dan produk hewani

Syarat Harta Wajib Dizakati

Tidak semua harta yang kita miliki wajib dikeluarkan zakatnya. Hanya harta yang telah memenuhi syarat saja yang wajib dizakati. Berikut adalah syara-syarat harta yang memenuhi kriteria wajib zakat.

1. Telah mencapai nishab, yaitu kadar harta yang telah ditentukan dalam syara’
2. Merupakan hak milik seseorang secara sempurna, dalam artian harta tersebut tidaklah menjadi jaminan atau tidak sepeuhnya milik muzakki.
3. Telah mencapai haul, maksud haul disini adalah terhitung dalam 1 tahun qamariyah.
Beberapa pengecualian syarat haul dalam harta adalah :
– Hasil perkebunan atau pertanian
– Rikaz (harta karun)
– Harta yang diperoleh dari profesi
– Harta produktif
4. Terdiri atas harta produktif. Dalam hal ini termasuk saham perusahaan, harta simpanan di deposito, reksadana, giro, dan sejenisnya.
5. Melebihi kebutuhan pokok, yaitu kebutuhan primer sehari-hari seperti makanan dan pakaian
6. Terbebas dari hutang, seorang muzakki haruslah seseorang yang terbebas dari hutang karena kewajiban untuk membayar hutang lebih utama sebelum memberikan kewajiban zakat kepada yang membutuhkan

Dengan demikian jelas ya apa yang disebut zakat maal itu. Intinya adalah zakat yang dikeluarkan karena kita memiliki jenis harta tertentu. Harta tertentu tersebut hanya yang memenuhi kriteria saja yang wajib dikeluarkan zakatnya. Jadi, tidak semua harta yang kita miliki wajib dizakati. Tidak semua jenis harta wajib zakat, memenuhi syarat wajib zakat. Perlu diperhatikan jenis harta dan syarat kewajiban zakatnya.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...