Beranda Keislaman Akhlak Apakah Kebaikan Orang Non Muslim Bernilai Pahala Ketika Sudah Masuk Islam?

Apakah Kebaikan Orang Non Muslim Bernilai Pahala Ketika Sudah Masuk Islam?

Harakah.id – Sebagian kalangan berpendapat, orang-orang non Muslim yang berbuat kebaikan itu tidaklah bernilai pahala.

Perbuatan baik adalah ajaran universal yang diajarkan oleh semua agama, perbuatan baik bisa dilakukan oleh siapapun, baik oleh orang Islam maupun non Islam.

Siapapun memiliki kesempatan untuk melakukan kebaikan semisal memberi bantuan kepada orang-orang miskin, anak yatim dan korban bencana. Pertanyaanya, ketika yang malakukannyaa itu orang non Islam, apakah semua kebaikan tersebut akan dihitung dan bernilai pahala?  

Terkait masalah di atas, Nabi SAW bersabda,

عَنْ حَكِيمِ بْنِ حِزَامٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَرَأَيْتَ أَشْيَاءَ كُنْتُ أَتَحَنَّثُ بِهَا فِي الجَاهِلِيَّةِ مِنْ صَدَقَةٍ أَوْ عَتَاقَةٍ، وَصِلَةِ رَحِمٍ، فَهَلْ فِيهَا مِنْ أَجْرٍ؟ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَسْلَمْتَ عَلَى مَا سَلَفَ مِنْ خَيْرٍ»

Dari Hakim bin Hizam bahwa ia bertanya kepada Nabi Saw. Wahai Rasulullah, bagaima menurutmu tentang amal yang pernah aku lakukan di masa jahiliah,

seperti sedekah, membebaskan budak, dan menyambung tali silaturahim, apakah semua itu bernilai pahala? Nabi Saw menjawab: Engkau masuk Islam dengan membawa kebaikanmu yang dulu. (HR. Al-Bukhari).       

Ibnu Bathal dalam kitabnya Syarah Shahih al-Bukhari menjelaskan maksud hadis di atas sebagai berikut.

فى هذا الحديث تفضل الله على من أسلم من أهل الكتاب وأنه بعطى ثواب ما عمله فى الجاهلية من أعمال البر، وهو مثل قوله عليه السلام: (إذا أسلم الكافر فحسن إسلامه كتب الله كل حسنة كان زلفها) فهذا – والله أعلم – بركة الإسلام وفضله

Dalam hadis ini, Allah memberikan keutamaan kepada orang yang masuk Islam dari golongan Ahli Kitab dengan memberinya pahala atas kebaikan-kebaikan yang pernah  dilakukannya di masa Jahiliah.

Hal ini juga sesuai dengan hadis Nabi yang lainnnya, yaitu: (Apabila seorang yang kafir masuk Islam dan berislam dengan baik, maka Allah akan mencatat semua amal kebaikan yang pernah ia lakukan (sebelum masuk Islam).

Pada kesempatan lainnya dalam kitab yang sama, Ibnu Bathal berkata:

قال بعض أهل العلم: معنى هذا الحديث: أن كل مشرك أسلم أنه يكتب له أجر كل خير عمله قبل إسلامه، ولا يكتب عليه بشىء من سيئاته، لأن الإسلام يهدم ما قبله من الشرك، وإنما كتب له الخير،

Sebagian ulama berkata: Maksud hadis di atas ialah bahwa setiap orang musyrik yang masuk Islam, akan dicatat semua pahala dari amal kebaikan yang pernah ia lakukan sebelum masuk Islam.

Dan tidak dicatat semua keburukannya. Karena Islam telah menghapus segala bentuk kesyirikan sebelumnya dan mencatat semua kebaikannya.  

Badruddin al-Aini dalam kitab Umdatul Qari Syarah Shahih al-Bukhari juga menjelaskan maksud hadis di atas dengan mengutip riwayat lain, yaitu:

وَرُوِيَ أَن حَسَنَات الْكَافِر إِذا ختم لَهُ بِالْإِسْلَامِ مَقْبُولَة أَو تحسب لَهُ، فَإِن مَاتَ على كفره بَطل عمله

Dan diriwayatkan bahwa kebaikan-kebaikan orang kafir yang akhirnya memeluk Islam akan diterima dan dihitung (menjadi pahala ibadah) baginya. Namun, apabila mati dalam kekufuran, maka hanguslah semua amalnya.

Berdasarkan uraian di atas, dapat dipahami bahwa orang non Muslim yang kemudian masuk Islam, akan kembali dicatat dan dihitung semua pahala kebaikan yang pernah dilakukannya sebelum masuk Islam.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

Ini Risalah Lengkap Syaikhul Azhar Mengkritik Keras Keputusan Taliban Melarang Pendidikan Perempuan

Harakah.id - Salah satu yang mengeluarkan kritik adalah Syaikhul Azhar, Syaikh Ahmad Tayeb. Berikut adalah pernyataan lengkap beliau. Berbagai...

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...