Beranda Ramadhan Apakah Penghasilan Dari Internet Wajib Zakat? Ini Penjelasan Ringkasnya

Apakah Penghasilan Dari Internet Wajib Zakat? Ini Penjelasan Ringkasnya

Harakah.id Lalu yang menjadi pertanyaan adalah, apakah seseorang yang mendapatkan penghasilan dari internet wajib untuk mengeluarkan zakat malnya?

Masyarakat saat ini tengah dihadapkan pada era digital. Dimana seluruh kegiatan yang dilakukan oleh manusia sangat sulit terlepas dari penggunaan teknologi digital.

Teknologi informasi yang berkembang pesat telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat dalam seluruh aspek kehidupannya. Terlebih saat ini banyak sekali pekerjaan yang dilakukan melalui media internet seperti youtuber atau blogger yang mendapat penghasilan dari dunia maya tersebut. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah, apakah seseorang yang mendapatkan penghasilan dari internet wajib untuk mengeluarkan zakat malnya?

Berbincang tentang penghasilan tentu berbincang terkait. Salah satu jenis zakat maal yaitu zakat penghasilan. Zakat penghasilan atau zakat profesi yang telah dikemukakan oleh beberapa ulama modern menyatakan bahwa hakikat lahirnya kewajiban zakat profesi ini adalah sebagai bentuk keadilan dalam syariat Islam. Sulit untuk mengatakan bahwa orang-orang dengan pemasukan uang sebesar itu bebas tidak bayar zakat. Sementara petani dan peternak di desa-desa miskin yang tertinggal justru wajib bayar zakat.

Zakat Penghasilan Dari Internet
Internet telah menjadi sumber penghasil baru generasi muda. Banyak generasi muda yang memanfaatkannya untuk mendapatkan uang. Profesi yang berkaitan dengan internet pun bermunculan. Programer, desainer web, bloger, dan youtuber adalah sedikit di antara profesi yang mulai banyak digeluti.

Beberapa jenis profesi ini mulai digandrungi oleh banyak kalangan mengingat jam kerja yang bebas dan tidak mengikat. Oleh karena itu banyak masyarakat yang memilih untuk menghasilkan rupiah dari internet. Penghasilan dari internet ini tentu sama halnya dengan profesi lainnya seperti dokter, lawyer, pengusaha, dan sebagainya. Oleh karena itu penghasilan seseorang dari internet tetap wajib untuk dikeluarkan zakatnya. Allah SWT berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, infakkan sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik.” (QS Al-Baqarah: 267)

Penghasilan seseorang dari internet, dalam bidang yang dihalalkan oleh syariat Islam, tetap harus dikeluarkan zakatnya. Hal ini sesuai dengan pemikiran Yusuf Qardhawi seorang ulama fiqih modern yang mendukung adanya zakat profesi. Inti pemikiran beliau, bahwa penghasilan atau profesi wajib dikeluarkan zakatnya pada saat diterima, jika sampai pada nishab setelah dikurangi hutang. Nishab zakat profesi disamakan dengan hasil panen yaitu sekitar 520 kg beras. Apabila nilai beras saat ini adalah Rp. 4.000/Kg maka nishab zakat profesi adalah Rp.2.080.000 dan harta yang dikeluarkan disamakan dengan zakat emas yaitu 2,5%.

Ilustrasinya sebagai berikut: ada seseorang bernama Ahmad menjadi youtuber terkenal. Penghasilannya perbulan sekitar Rp.10.000.000, maka zakat penghasilan yang harus dia keluarkan adalah Rp. 250.000.

Demikian penjelasan ringkas tentang zakat untuk generasi muda yang menjadikan internet sebagai sumber penghasilan. Salah satu profesi di era digital yang menjadi wajib zakat adalah youtuber. (Ratu Buana)

REKOMENDASI

Macam-Macam Zakat yang Harus Kita Bayar Ketika Memenuhi Syarat

Harakah.id - Macam-macam zakat ini wajib kita bayar jika telah memenuhi syarat. Secara garis besar, ada dua macam zakat, yaitu zakat...

Kiai Ridwan Menggambar Lambang NU, Muncul dalam Mimpi dan Disetujui Kiai Hasyim

Harakah.id - Kiai Ridwan menggambar lambang NU berdasarkan mimpi dari salat istikharah yang dilakukannya. Lambang yang kemudian disetujui Kiai Hasyim Asy'ari...

“Kunikahi Engkau dengan Mahar Hafalan Surat Ar-Rahman”; Romantis Sih, Tapi Apa Boleh?

Harakah.id - Mahar hafalan surat-surat dalam al-Quran kian trend. Pasangan laki-laki yang menikahi seorang perempuan, akan semakin tampak romantis dan islami...

Muhaddis Garis Lucu, Historisitas Argumen Keabsahan Hadis dan Hal-Hal yang Tak Selesai

Harakah.id - Muhaddis Garis Lucu menampilkan satu kondisi dan situasi periwayatan di masa lalu. Bahwa tradisi periwayatan yang kemudian menjadi bahan...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...