Beranda Keislaman Ibadah Bagaimana Hukum Membatalkan Puasa Qadha Ramadhan

Bagaimana Hukum Membatalkan Puasa Qadha Ramadhan

Harakah.id – Tidak boleh membatalkan puasa qadha Ramadhan kecuali karena ada uzur yang dibenarkan, seperti sakit atau sedang berada dalam perjalanan.

Dalam Islam, kita diperbolehkan untuk membatalkan perkara-perkara sunnah sebelum selesai dilaksanakan. Misalnya, kita melakukan puasa sunnah hari Senin, maka sebelum magrib tiba kita boleh membatalkannya meskipun tidak ada uzur apapun. Begitu juga dengan shalat sunnah dan perkara-perkara sunnah lainnya.

Sementara perkara-perkara wajib, ketika kita sudah memulai mengerjakannya, maka kita wajib menyempurnakannya hingga selesai. Kita dilarang untuk membatalkannya kecuali ada uzur yang dibenarkan secara syar’i. Termasuk perkara-perkara wajib yang tidak dibatalkan adalah puasa qadha Ramadhan.

Penjelasan Ulama

Menurut Imam Syafii dan kebanyakan ulama Syafiiyah, jika kita telah memulai puasa qadha  wajib seperti mengqadha puasa Ramadhan, maka kita tidak boleh membatalkannya kecuali ada uzur yang dibenarkan secara syar’i. Kita wajib menyempurnakan puasa qadha Ramadhan hingga waktu Maghrib tiba.

Jika kita membatalkan puasa qadha Ramadhan yang telah kita mulai, maka kita berdosa karena kita telah memutuskan perkara wajib. Ini sama seperti memutus dan membatalkan shalat fardhu dan puasa wajib di bulan Ramadhan tanpa ada uzur yang dibenarkan.

Hal ini sebagaimana telah disebutkan dalam kitab Kifayatul Akhyar berikut;

ومن  شرع في صوم القضاء فان كان على الفور لم يجز الخروج منه وان كان على التراخي  فالصيح ونص الشافعي في الام انه لا يجوز لانه تلبس بفرض ولا عذر فلزمه اتمامه كما لوشرع في الصلاة في اول الوقت لا يجوز قطعها

“Barangsiapa memulai puasa qadha, jika puasa qadha tersebut wajib disegerakan, maka tidak boleh keluar atau membatalkannya. Jika puasa qadha tersebut boleh ditunda, maka menurut pendapat yang shahih, dan ini telah ditegaskan oleh Imam Syafii dalam kitab al-Umm, maka tidak boleh membatalkannya karena dia telah memulai perkara wajib dan tidak ada uzur sehingga baginya wajib untuk menyempurnakannya. Hal ini seperti memulai shalat di awal waktu, maka tidak boleh memutuskannya.”

Berdasarkan penjelasan di atas, jika kita sudah memulai puasa qadha Ramadhan, maka kita tidak boleh membatalkanya kecuali karena ada uzur yang dibenarkan, seperti sakit atau sedang berada dalam perjalanan. (Ustadz Jurianto).

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...