Beranda Keislaman Ibadah Bercelak dan Pakai Obat Tetes Mata Saat Puasa, Batalkah Puasa Kita?

Bercelak dan Pakai Obat Tetes Mata Saat Puasa, Batalkah Puasa Kita?

Harakah.id – Menggunakan obat tetes mata tidaklah membatalkan puasa. Alasannya, karena mata bukanlah lubang yang langsung tembus ke mulut.

Salah satu pertanyaan yang seringkali muncul berkenaan dengan puasa ialah menyangkut boleh atau tidaknya bercelak atau menggunakan obat tetes mata pada saat menjalankan puasa. Apakah hal itu dapat membatalkan puasa?    

Memakai celak saat berpuasa, bukanlah hal yang dilarang. Nabi saw pun pernah melakukannya saat berpuasa, sebagaimana dikatakan Aisyah:

 اكْتَحَلَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى الله عَليْهِ وسَلَّمَ وَهُوَ صَائِمٌ

Nabi saw pernah bercelak sedangkan dia dalam keadaan berpuasa. (HR. Ibn Majah).

Begitu pula menggunakan obat tetes mata saat berpuasa. Menurut Sayid Sabiq dalam kitab Fiqh al-Sunnah, menggunakan obat tetes mata tidaklah membatalkan puasa. Alasannya, karena mata bukanlah lubang yang langsung tembus ke mulut. Pendapat yang sama juga dikatakan oleh beberapa ulama lainnya.

Demikianlah hukum bercelak dan menggunakan obat tetes mata saat berpuasa. Oleh karenanya, bagi orang yang terbiasa bercelak, maka hal itu tetap boleh dilakukan meski sedang berpuasa. Begitu pula orang yang terkena sakit mata, maka yang bersangkutan boleh menggunakan obat tetes mata di siang hari bulan Ramadan.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

5 Ayat Al-Quran yang Menjadi Dalil Muslimah Punya Hak Untuk Bekerja

Harakah.id - Tulisan ini akan membahas lima ayat Al-Quran yang memberikan nilai-nilai filosofis, tentang kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan dalam hal...

Kepemimpinan Militer Laksamana Keumalahayati, “Inong Balee” di Benteng Teluk Pasai

Harakah.id - Keumalahayati menempuh pendidikan non-formalnya seperti mengaji di bale (surau) di kampungnya dengan mempelajari hukum-hukum Islam, sebagai agama yang diyakininya. Beliau...

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...