Beranda Keislaman Akidah Bocoran Informasi Mengenai Kabar dan Kondisi Seorang Muslim Kelak di Dalam Kubur

Bocoran Informasi Mengenai Kabar dan Kondisi Seorang Muslim Kelak di Dalam Kubur

Harakah.idKondisi mayyit yang telah dikubur memang masih misteri. Tapi ada beberapa riwayat dan kaul ulama yang menjelaskan bagaimana kondisi orang Muslim di dalam kubur.

Rasulullah SAW bersabda yang hal ini disebutkan dalam Al-Ghazali dalam kitab Ihya` Ulumiddin, bahwa jika ada seseorang yang meninggal dunia, maka baginya akan didatangi oleh dua malaikat yang hitam berwarna biru, malaikat iu adalah munkar dan nakir namanya.

Kemudian keduanya itu akan bertanya kepada mayit yang dikubur itu, “apakah yang engkau katakan tentang nabi itu?” jika si mayit orang mukmin, niscaya ia menjawab: “Nabi itu adalah hamba Allah dan Rasul Allah.” Lalu kedua malaikat itu berkata, “sesungguhnya kami sudah mengetahui engkau akan mengucapkan yang demikian itu kemudian dilapangkan bagi mayit itu dalam kuburnya tujuh puluh hasta serta diberi sinar.

Setelah itu dikatakan pada si mayit: “tidurlah”, lalu si mayit menjawab, “biarkan aku pergi, untuk menjumpai keluargaku, untuk memberi kabar sesuatu kepadanya.” Maka dikatakan pada mereka: “tidurlah, maka ia tidur seperti tidurnya pengantin, yang tidak dibangunkan, selain oleh keluarga yang mencintainya. Sehingga ia dibangkitkan di hari kiamat. Dari tempat tidurnya itu.”

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda,”orang mukmin dalam kuburnya itu berada dalam taman yang hijau, dan dilapangkan baginya tujuh puluh hasta. Ia memperoleh sinar bulan purnama.

  • Orang Mukmin yang mati syahid

Allah SWT telah berfirman tentang orang-orang yang mati syahid. Yaitu: “Janganlah kamu mengira, mati orang-orang yang terbunuh dijalan Allah itu, tetapi mereka itu hidup, mereka memperoleh rizqi dari sisi Tuhan, mereka bergembira ria.

Baca Juga: Menyiram Kuburan Setelah Jenazah Tuntas Dimakamkan Adalah Sunnah Nabi
  • Kabar gembira bagi orang yang mati syahid

Diriwayatkan Ibnu Abiddunnya dari ‘Aisyah, dengan Isnad dhaif. Disebutkan pula oleh Al Ghazali bahwa ‘Aisyah RA berkata, “Rasulullah SAW berkata kepada Jabir RA: apakah tidak aku kabarkan kepada engkau tentang kabar gembira hai Jabir? (dan pada perang uhud ayah Jabir gugur sebagai syuhada) lalu Jabir berkata: kiranya Allah SWT telah memberitakan kepada tuan kabar gembira dengan kebajikan. Maka Nabi SAW bersabda: bahwasanya Allah telah menghidupkan ayah engkau dan mendudukan dihadapanNya.

Dan Allah SWT berfirman: mohonlah kepadaku hai hambaku apa yang engkau inginkan, niscaya aku akan mengabulkanNya. Lalu ayah Jabir menjawab: Hai Tuhanku! Aku belum pernah ibadah kepada engkau dengan yang sebenar-benarnya, aku memohon kepada engkau agar mengembalikan aku ke dunia. Lalu aku akan berjihad bersama NabiMU, kemudian aku terbunuh sekali lagi sebagai syuhada. Allah SWT berfirman: Sudah menjadi tradisi sunnahKu, bahwa engkau tidak lagi bisa kembali kedunia”.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...