Beranda Keislaman Akidah Bolehkah Mengucapkan, "Saya Mukmin, Insyaallah..."?

Bolehkah Mengucapkan, “Saya Mukmin, Insyaallah…”?

Mengenai apakah boleh bagi seseorang mengatakan “Saya Mukmin, Insyaallah…”, para ulama berselisih pendapat. Menurut Ulama Asya’irah (madzhab teologi Imam Asy’ari) hal itu boleh-boleh saja. Namun, menurut Ulama Maturidiyah, mengucapkan hal itu tidak diperbolehkan.

Dalam kitab Kifayatul Awam, pokok utama terjadinya perbedaan pendapat dan perselisihan terkait masalah tersebut terletak pada persoalan niat di balik pelafalannya;

  1. Kelompok pertama memahaminya sebagai ucapan yang berorientasi kepada akhirat.
  2. Sedangkan kelompok yang kedua memahaminya sebagai ucapan yang berorientasi kepada kehidupan sekarang, di dunia.

Kesimpulan umumnya, mengucapkan “Saya Mukmin, Insyaallah…” boleh dengan syarat seseorang mengatakannya karena ia memandang statusnya kelak di akhirat. Sebaliknya, seseorang tidak boleh mengucapkan hal itu jika ia mengatakannya dalam konteks kehidupan dan keadaannya yang sekarang. Sebagian ulama juga berpendapat bahwa ucapan “Saya Mukmin, Insyaallah…” dibolehkan dalam Madzhab Syafi’i dan dilarang dalam Madzhab Maliki dan Hanafi.

Jadi kesimpulannya, kebolehan pengucapan “Saya Mukmin, Insyaallah…” tergantung pada niat dan orientasi si pengucap. Jika orientasinya akhirat, maka diperbolehkan. Manusia memang tidak tahu nasib dan statusnya kelak di akhirat. Semuanya adalah urusan Allah SWT. Jadi memang sudah selayaknya mengucapkan “insyallah” bagi sesuatu yang hanya diketahui oleh Allah SWT.

Namun jika orientasinya dunia dan kehidupannya kini, seorang mukmin tidak boleh mengucapkan “Saya Mukmin, Insyaallah…”, karena hal itu menunjukkan keragu-raguannya atas keyakinan dan aqidah yang dimilikinya. Sudah sepatutnya seorang mukmin yakin betul dengan akidah yang dipegangnya kini.

REKOMENDASI

Muslim Tapi Musyrik, Kerancuan Stigma dan Pemikiran Kaum Salafi Terkait Konsep Kafir dan Syirik

Harakah.id - Muslim tapi Musyrik adalah stigma dan status yang tampaknya baru lahir belakangan ini. Penyebabnya adalah, ada sebagian kelompok yang...

Kalau Hidup Anda Terasa Sempit Dan Sesak, Coba Amalkan dan Baca Shalawat Fatih Pelapang...

Harakah.id – Shalawat Fatih ini cocok dibaca ketika anda merasa hidup sesak dan sempit. Di satu situasi, kita seringkali merasa hidup...

Kita Sering Diceritakan, Bahwa Di Awal Penciptaan, Seluruh Malaikat Bersujud Kepada Nabi Adam. Benarkah...

Harakah.id - Malaikat bersujud kepada Nabi Adam adalah hal atau peristiwa yang seringkali dikisahkan dalam kisah-kisah permulaan Adam diciptakan oleh Allah....

Syukur Bisa Diungkapkan Dengan Banyak Cara, Salah Satunya Dengan Sujud. Ini Doa Ketika Sujud...

Harakah.id - Sujud Syukur adalah salah satu bentuk ungkapan yang terima kasih dan bersyukur. Syekh Nawawi dalam Nihayah al-Zain, mengutarakan ada...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...