Bolehkah Wanita Haid Memotong Kuku dan Rambut?

0
1369
Wanita Haid memotong Kuku dan Rambut

Harakah.id – Tidak ada larangan secara syar’i bagi wanita haid memotong kuku dan rambut, terlebih jika ia tidak dapat menahan untuk melakukannya.

Orang dalam keadaan junub (berhadas besar) disunnahkan untuk tidak memotong rambut, mencabut bulu (kemaluan, ketiak, dan sebagainya), serta memotong kuku sampai ia selesai mandi junub dan bersuci. Hal tersebut dikarenakan sucinya kuku maupun rambut bersamaan dengan disucikan anggota badan yang lain termasuk tangannya.

Oleh karena itu disunnahkan untuk mengakhirkan atau menunda untuk memotong kuku dan rambut. Begitu pula bagi wanita haid dan nifas, sunnah untuk bersabar menahan diri untuk tidak memotong rambut dan kuku sampai selesai masa haid maupun nifasnya.

Baca Juga: Bolehkah Perempuan Haid Melakukan Sujud Syukur?

Meski demikian, tidak ada larangan secara syar’i bagi orang yang junub maupun wanita haid memotong kuku dan rambut serta lain sebagainya. Terlebih jika ia tidak dapat menahan untuk melakukanya sampai akhir masa junub atau haidnya. Misalnya karena rambut rontok atau karena sebab-sebab lainnya.

Baca Juga: Suami-Istri Berhubungan Intim di Malam Hari, Belum Sempat Mandi Junub, Bagaiman Hukum Puasanya?

Hal ini sebagaimana penjelasan Imam Asy-Syarwani dalam Hasyiyah kitabTuhfatul Muhtaj.

“Disunnahkan bagi orang yang berjunub untuk menunda mengambil anggota badannya (seperti memotong rambut dan kuku) sampai ia bersuci. Namun bagi wanita haid, apabila ia tidak sabar menunggu waktu selesainya masa haid karena tidak teraturnya masa bersuci maka diperbolehkan untuk memotongnya, sebaliknya jika ia masih bisa menahan maka tetap disunnahkan untuk tidak memotongnya.”

Dari keterangan di atas, jelas bahwa tidak masalah bagi seorang wanita haid untuk memotong kuku, rambut, maupun mencukur bulu lainnya, karena hal itu tidak dilarang.  

Baca Juga: Berani Mendebat Nabi, Khaulah binti Tsa’labah, Perempuan yang Aduannya Didengar Allah
Baca Juga: Perhitungan Masa Iddah Seorang Perempuan dalam Islam, Berapa Lama?
Baca Juga: Untuk Pasutri yang Terlanjur Berhubungan Saat Istri Sedang Haid, Begini Hukumnya