Beranda Keislaman Hadis Cara Anak Muda Sekarang Memahami Hadis Nabi Mengenai Penyakit Ain

Cara Anak Muda Sekarang Memahami Hadis Nabi Mengenai Penyakit Ain

Harakah.idIstilah penyakit ain ini semakin populer di kalangan remaja, terutama wanita. Mereka mengaitkan penyakit ain dengan masalah pada kulit wajah yang timbul setelah mereka memposting suatu foto atau video.

Istilah penyakit ‘ain ini sudah lah ada sejak zaman Rasulullah SAW. Pada zaman sekarang, sedang marak di kalangan remaja yakni pembahasan tentang penyakit ‘ain , apa penyebab nya dan bagaimana cara menyembuhkannya.

Pada zaman Rasulullah SAW, istilah penyakit ain ini ada ketika ada seorang yang memiliki wajah gelap kemudian Rasulullah menyuruhnya untuk diruqiyah karena dia telah terkena penyakit ain.

Dalam hadits Rasulullah SAW bersabda dalam kitab Bukhari,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعَيْنُ حَقٌّ وَنَهَى عَنْ الْوَشْمِ

dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu dari Nabi ﷺ beliau bersabda, “Penyakit ‘ain (yang disebabkan oleh sorotan mata yang dengki) adalah haq (benar). Dan beliau melarang tato.” (HR. al-Bukhari)

Penyakit ‘ain sendiri adalah penyakit yang ketika memiliki pandangan penuh terhadap seseorang tetapi disertai dengan iri dan dengki atas kebahagiaan serta kebencian terhadap orang lain.

Semakin berkembangnya zaman, istilah penyakit ain ini semakin populer di kalangan remaja terutama wanita. Mereka mengaitkan penyakit ain dengan masalah pada kulit wajah yang timbul setelah mereka memposting suatu foto atau video yang memang menurut mereka layak untuk diposting. Mereka berasumsi bahwa mereka terkena penyakit ‘ain akibat orang–orang di luar sana memuji kecantikan mereka. Dimana mereka merasa itu ada hubungannya dengan tidak mengawali posting dengan pujian kepada Allah SWT.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar terhindar dari penyakit ‘ain. Pertama, mengurangi memposting sesuatu yang memang berpotensi mengundang rasa iri atau dengki. Kedua, sertakan kalimat memuji seperti “masya allah”, “Subhanallah” pada suatu postingan yang ingin diposting. Ketiga, perbanyak dzikir dan berlindung kepada Allah SWT. Keempat, Jangan iri ataupun dengki terhadap orang lain, karena sesungguhnya suatu hal yang kita lakukan pada hakikatnya akan kembali kepada kita juga.

Adapun cara menyembuhkan penyakit ‘ain  yaitu dengan berwudhu yang kemudian dengan dilanjutkan sholat wajib dan sunnah, berdoa kepada Allah dan memohon kepadanya agar diangkat segera penyakitnya, karena sesungguhnya Allah lah yang menghendaki atas terjadinya segala sesuatu. Tidak ada obat yang mujarab sekalipun kecuali atas izin allah SWT.

Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa, sejatinya kehidupan yang baik adalah hidup yang tidak memiliki rasa iri ataupun dengki terhadap kehidupan orang lain dan juga atas pencapaian orang lain. Namun kita sebagai manusia juga harus pintar dalam  memilih apabila ingin memposting atau menshare kegiatan kita atau apapun kepada khalayak publik. Jangan sampai apa yang kita posting itu berlebihan dan mengundang rasa iri dan dengki orang lain terhadap diri kita.

Kuncinya apabila kita ingin hidup damai dengan orang lain, maka kita harus saling menghargai satu sama lain dalam hal apapun. Dan tetaplah menjalankan hidup yang sesederhana mungkin tidak berlebihan (sombong). Tidak hanya itu, yang paling terpenting adalah tetap mengingat allah SWT di mana pun kalian berada dan kapan pun, karena sesungguhnya allah adalah sebaik baik penolong dan pelindung. Demikian “Cara Anak Muda Sekarang Memahami Hadis Nabi Mengenai Penyakit ‘Ain”.

Artikel “Cara Anak Muda Sekarang Memahami Hadis Nabi Mengenai Penyakit ‘Ainini adalah kiriman dari Nur Syabani Maulidah, Mahasiswi IAT, Ushuluddin, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...