fbpx
Beranda Keislaman Ibadah Cara dan Waktu Puasa Syawal 6 Hari Harus Urut atau Boleh Terpisah-pisah?

Cara dan Waktu Puasa Syawal 6 Hari Harus Urut atau Boleh Terpisah-pisah?

Harakah.id – Cara dan waktu puasa Syawal 6 hari boleh dilakukan secara berturut-turut di waktu awal bulan, maupun secara terpisah-pisah di pertengahan atau di akhir Syawal. Pahalanya sama.

Puasa merupakan salah satu ibadah yang paling utama. Selain puasa wajib seperti puasa Ramadan, disunnahkan pula melaksanakan puasa Syawal selama 6 hari. Keutamaan puasa Syawal seperti melaksanakan puasa selama satu tahun penuh. Hal itu sebagaimana dikatakan Nabi Saw:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian diiringi dengan berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka seakan-akan ia telah berpuasa satu tahun penuh.” [HR. Muslim]

Hadis ini merupakan dalil bagi mayoritas ulama tentang anjuran atau kesunnahan puasa Syawal. Namun pertanyaannya, apakah puasa Syawal harus dilakukan secara berturut-turut selama enam hari di awal bulan Syawal, ataukah boleh dilakukan secara terpisah antara satu hari ke hari-hari lainnya, baik di awal, maupun di akhir bulan Syawal?  

Menurut Al-Shan’ani dan beberapa ulama lainnya tata cara dan waktu puasa Syawal 6 hari boleh dilakukan secara berturut-turut ataupun secara terpisah selama masih pada bulan Syawal. Alasannya, karena tidak adanya dalil yang menegaskan tentang tata cara pelaksanaanya secara rinci.

nucare-qurban

Dengan kata lain, hadis di atas hanya berbicara mengenai anjuran puasa Syawal secara umum.

Baca Juga: Kapan Waktu Terbaik Mengqadha Puasa Ramadhan yang Ditinggalkan

Sementara itu, Imam Al-Nawawi menegaskan bahwa menurut para ulama, alangkah baiknya puasa Syawal langsung dilakukan di awal bulan, yakni satu hari setelah Idul Fitri. Akan tetapi, tidak mengapa jika hal itu dilakukan secara terpisah di akhir bulan Syawal.

Dengan demikian, bagi orang yang hendak melaksanakannya, baik secara berturut-turut di awal bulan, ataupun secara terpisah di pertengahan atau di akhir bulan Syawal, akan mendapatkan pahala yang sama.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai anjuran puasa Syawal.

Baca Juga: Tabel Kewajiban Qadha Puasa dan Bayar Fidyah Bagi Orang yang Meninggalkan Puasa Ramadhan
Baca Juga: Posisi Bintang Tsurayya di Langit dan Pengaruhnya Terhadap Corona
- Advertisment -

REKOMENDASI

Ada Pahala Besar di Balik Anjuran Berpuasa di 10 Hari Pertama Bulan Dzul Hijjah

Harakah.id - Ada amalan lain yang disunnahkan bagi umat Islam pada bulan Dzul Hijjah, yaitu berpuasa. Di Bulan ini, kita sangat...

Lima Nilai Keutamaan Bulan Dzul Hijjah yang Harus Kamu Ketahui!

Harakah.id - Pada dasarnya, semua hari maupun bulan itu sama. Hanya kualitas perbuatan pribadi masing-masing saja yang membedakannya. Akan tetapi, Islam...

Cara Rasulullah Mendoakan Orang Sakit dan Kesunnahannya yang Tidak Gugur Meski Pandemi

Harakah.id – Menjenguk dan mendoakan orang yang sakit adalah sunnah. Namun di masa pandemi, ketika berkontak fisik dilarang, apakah kesunnahannya berangsur...

Tradisi Bertawassul Sudah Ada Sejak Zaman Ulama Salaf, Ini Buktinya…

Harakah.id - Pada zaman ini sebagian umat Islam dibingungkan tentang boleh tidaknya tawassul. Padahal tawassul sudah menjadi amalan rutin kebanyakan kaum muslimin. Entah dari...

TERPOPULER

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Hari ini kita banyak mendengar kata ijtihad. Bahkan dalam banyak kasus, ijtihad dengan mudah dilakukan oleh banyak orang, yang...

Jarang Disampaikan, Ternyata Inilah Keutamaan Beristri Satu dalam Islam

Harakah.id - Sunnah hukumnya bagi laki-laki untuk mencukupkan satu istri saja, sekalipun pada dasarnya ia diperbolehkan untuk menambahnya lagi.

Satu Kata dalam Al-Quran Yang Cara Bacanya Aneh

Harakah.id - Di antara kata Alquran terdapat kata yang cara bacanya tidak lazim. Berikut adalah contohnya. Membaca Alquran harus...

Jangan Tertipu, Ini 10 Ciri-Ciri Al-Mahdi yang Datang di Akhir Zaman

Harakah.id ­- Keterangan datangnya dan ciri-ciri Al-Mahdi bersumber dari hadis-hadis Nabi Saw. Di antara tanda-tanda akhir zaman adalah...