Beranda Keislaman Akhlak Cara Mohon Pertolongan Allah Swt yang Benar Menurut Syekh Abdul Qadir Jailani

Cara Mohon Pertolongan Allah Swt yang Benar Menurut Syekh Abdul Qadir Jailani

Harakah.id – Syekh Abdul Qadir Jailani memberi nasihat tentang cara mohon pertolongan Allah Swt. Mohonlah pertolongan Allah lebih dulu sebelum minta bantuan orang lain.

Syekh Abdul Qadir Jailani terkenal sebagai ahli nasihat. Di antara nasihatnya yang paling penting adalah seperti berikut ini.

Pertama, tiga hal mutlak bagi seorang mukmin, dalam segala keadaan, yaitu:

  • Harus menjaga perintah-perintah Allah
  • Harus menghindar dari segala yang haram
  • Harus ridha dengan takdir Allah Yang Maha Kuasa.

Kedua, ikutilah Sunnah Rasul dengan penuh keimanan, patuhlah kepada Allah dan Rasul-Nya. Jangan melanggar, junjung tinggilah tauhid adan jangan menyekutukan-Nya, sucikanlah Dia senantiasa dan jangan menisbahkan sesuatu keburukanpun kepada-Nya, pertahankan kebenaran-Nya dan jangan ragu sedikitpun, bersabarlah selalu dan jangan menunjukkan ketidaksabaran, beristiqomahlah, berharaplah, bekerjasamalah dalam keta’atan dan jangan berpecah belah, saling mencintailah dan jangan saling mendendam.

Jauhilah kejahatan dan jangan ternoda olehnya, percantiklah dirimu dengan ketaatan terhadap Tuhanmu, jangan menjauh dari pintu-pintu Tuhanmu, jangan berpaling dari-Nya, segeralah bertaubat dan kembali kepada-Nya, jangan merasa jemu dalam memohon ampunan kepada Khalikmu, baik siang maupun malam.

Baca Juga: 5 Perbuatan yang Menghapus Dosa-Dosa Masa Lalu

Jika kamu berlaku seperti itu, niscaya rahmat Allah kepadamu, maka kamu bahagia, terjauh dari api neraka dan hidup bahagia di surga, bertemu Allah, termuliakan bersama para Nabi, para Shiddiq, para Syahid dan para Shaleh di surga yang tinggi.

Ketiga, ini hal penting yang sering diabaikan oleh manusia. Yakni cara mohon pertolongan Allah swt ketika dalam masalah atau kesulitan. Apabila seorang hamba Allah mengalami kesusahan hidup, langsung minta tolonglah kepada Allah.

Syekh Abdul Qadir Jailani mengatakan, pada umumnya, saat menghadapi masalah, pertama-tama orang akan mencoba mengatasinya dengan upayanya sendiri. Bila gagal, ia mencari pertolongan kepada sesamanya, bila ia tetap gagal, barulah ia akan kembali pada khaliqnya, berdo’a kepada-Nya dengan kerendahan hati dan pujian.

Sebelum sampai pada titik berdoa menghadap dan memohon kepada Allah, ketika ia mampu mengatasi masalahnya sendiri maka seorang hamba takkan berpaling kepada sesamanya. Demikian pula, bila ia berhasil karena pertolongan dari sesamanya, ia takkan berpaling dari Allah Swt.

Kemudian, bila tak juga memperoleh pertolongan dari Allah, maka dipasrahkannya dirinya kepada Allah, dan terus demikian, berdo’a, merendahkan diri, memuji dan memohon dengan harap-harap cemas.

Namun Allah yang Maha Besar dan Maha Kuasa membiarkan ia letih dalam do’a, dan tak mengabulkannya, hingga ia sedemikian terkecewakan terhadap segala sarana duniawi. Pada titik inilah seorang hamba kehilangan segalanya. Ia benar-benar tak berdaya namun tak ada yang bisa dan mampu menolongnya, tentu saja kecuali pertolongan Allah Swt.

Baca Juga: Jika Pertolongan Allah Belum Datang, Bagaimana Menyikapinya?

Maka kehendak-Nya mewujud melaluinya, dan hamba Allah ini berlalu dari segala sarana duniawi, segala aktifitas dan upasa duniawi dan bertumpu pada ruhaninya.

Pada peringkat ini, dengan kehendak Allah, tiada terlihat olehnya, selain kehendak Allah yang maha besar lagi maha kuasa, dan sampailah ia pada haqqul yaqin, bahwa pada hakikatnya tiada yang melakukan segala sesuatu kecuali Allah. Tak ada penggerak dan tak ada pula penghenti selain Dia.  Tidak ada orang yang mampu memberikan pertolongan, termasuk dirinya sendiri, tanpa izin dan kehendak Allah Swt. Segala kejadian, bergantung pada kehendak Allah yang Maha Kuasa.

Baca Juga: Islam sebagai Kekuatan yang Membawa Rahmat Kedamaian untuk Dunia

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...