Beranda Keislaman Ibadah Dalam Kondisi Apa Saja Rakaat Salat Bisa Diringkas?

Dalam Kondisi Apa Saja Rakaat Salat Bisa Diringkas?

Harakah.idDalam keadaan darurat, Salat mendapatkan rukhsah (keringanan) untuk dikerjakan tidak seperti biasanya. Salat boleh digabung, boleh juga diringkas. Lalu dalam kondisi apa saja jumlah rakaat salat boleh diringkas?

Seseorang yang sedang melakukan perjalan jauh diberi keringanan oleh Allah SWT untuk bisa meringkas jumlah rakaat shalat yang awalnya berjumlah 4 rakaat menjadi 2 rakaat, yaitu shalat zuhur, ashar, dan isya.

Allah Swt. berfirman: 

وَإِذَا ضَرَبْتُمْ فِي الْأَرْضِ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَقْصُرُوا مِنَ الصَّلَاةِ

Ketika kalian bepergian di bumi, maka bagi kalian tidak ada dosa untuk meringkas shalat.” Qs an-Nisa ayat 101.

Dengan dasar ayat tersebut, maka seseorang diperbolehkan mengqasar atau meringkas salat apabila dihadapkan kepada situasi-situasi dan kondisi-kondisi berikut ini:

Kondisi Jawaz – Seseorang boleh melakukan qashar bila perjalanan sudah mencapai 84 mil/16 Farsakh atau 2 Marhalah setara 80,640 km (80 kilometer lebih 640 m), tetapi belum mencapai 3 Marhalah setara 120, 960 km (120 kilometer lebih 960 meter). Qashar boleh dilakukan oleh mereka yang selalu bepergian di darat maupun laut, baik mempunyai tempat tinggal ataupun tidak.

Kondisi Afdallebih utama untuk mengqhasar dan meringkas shalat bila jarak tempuh lebih dari 3 marhalah.

Kondisi Wajib – Apabila waktu shalat akan habis jika seseorang tidak menqasar shalat, maka menqashar wajib dilakukan. Jarak yang ditempuh agar bisa meringkas shalat adalah 2 marhalah atau setara 119,9 Km (mayoritas ulama, atau ada juga yang mengatakan kurang lebih 88, 704 Km).

Yang penting dicatat, seorang musafir diperkenankan melaksanakan shalat qashar setelah ia melewati batas desa (pada desa yang ada batasnya) atau melewati bangunan atau perumahan penduduk. Begitu juga, batas akhir dia boleh menggunakan keringanan qashar shalat adalah ketika dia pulang dan sampai pada batas-batas di atas atau sampai pada tempat tujuan yang telah ia niatkan untuk dijadikan tempat bermukim. Shalat yang diqashar adalah shalat ada’ (shalat yang dikerjakan pada waktunya/bukan qadha’) atau shalat qadha’ yang terjadi dalam perjalanan. Sedangkan shalat qadha’ dari rumah tidak boleh diqashar.

Adapun niat shalat qashar adalah?

أُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ مَقْصُوْرَةً ِللهِ تَعَالَى

Artinya, “Saya niat shalat fardhu zhuhur dengan qashar karena Allah ta’ala.

Itulah beberapa konsekuensi hukum sesuai dengan keragaman kondisi terkait aturan diperbolehkannya meringkas jumlah rakaat dalam salat.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...