Beranda Keislaman Hadis Digitalisasi Hadis, Upaya Mendekatkan Umat Dengan Nabinya

Digitalisasi Hadis, Upaya Mendekatkan Umat Dengan Nabinya

Harakah.id – Saat ini, pendataan hadis masih terus bergerak ke tahap berikutnya, yaitu proses digitalisasi, dengan memfasilitasi perkembangan hadis melalui kemajuan teknologi dan komputasi yang telah berjalan.

Pada masa-masa awal, hadis itu hanya terekam dalam pengalaman para sahabat saja, sebagai saksi yang menyaksikan langsung peredaran risalah, mereka merekam ucapan Rasulullah Saw yang mereka dengar atau perbuatan Rasulullah Saw yang mereka lihat, semua itu berkumpul menjadi sebuah pengalaman yang mereka sampaikan dan ajarkan kepada generasi selanjutnya.

Perkembangan selanjutnya, hadis-hadis dikumpulkan dan dihafal, diingat beserta dengan jalur sanad perolehannya. Dokumentasi hadis terus berlanjut pada kegiatan penulisan. Media penyatuan tinta dengan kertas ini menjadi teknik yang bertahan sekian lama. Metode penulisan hadis terus berkembang, mulai dari sistematika penyusunan berdasarkan identitas perawi kemudian berubah menjadi sistematika berdasarkan tema dan bab-bab yang lebih efisien.

Pada masa berikutnya, ketika kebanyakan dokumentasi yang dibutuhkan telah semakin lengkap, para ulama masih terus bekerja dalam rangka merapikan sistematika hadis, meneliti kualitas-kualitas hadis, mengumpulkan dan mendata identitas orang-orang yang terlibat dalam periwayatan hadis dari berbagai generasi, membuat indeks-indeks pelacakan hadis dan sebagainya.

Saat ini, pendataan hadis masih terus bergerak ke tahap berikutnya, yaitu proses digitalisasi, dengan memfasilitasi perkembangan hadis melalui kemajuan teknologi dan komputasi yang telah berjalan. Langkah awal pada tahap ini adalah mengalihkan semua dokumentasi hadis tercetak ke dalam format digital, khususnya kitab-kitab hadis induk seperti kutub al-Tis’ah dan seterusnya. Sajian hadis dalam bentuk digital menjadi sangat mudah untuk disimpan, dikirim maupun disalin. Dengan proses ini, sajian hadis dapat dimuat ke dalam perangkat dan memungkinkan akses yang lebih mudah dan terjangkau setiap orang terhadap kitab-kitab hadis.

Digitalisasi hadis juga memungkinkan proses pencarian hadis yang cepat, mudah dan akurat, pencarian dapat dilakukan dengan penomoran, kata kunci maupun tema-tema hadis. Langkah ini dapat menyelesaikan berbagai problem ketidaktersediaan atau ketidakterjangkauan terhadap berbagai kitab hadis dan dapat mereduksi langkah pencarian hadis yang sangat menyulitkan menjadi jauh lebih mudah.

Digitalisasi hadis juga dapat bergerak lebih jauh sampai pada penilaian dan pemberian status hadis, sajian hadis digital dapat sekaligus memuat berbagai penilaian para ulama dan peneliti terhadap status hadis, selain itu juga dapat menyertakan syawahid dan tawabi’ untuk setiap hadis serta berbagai periwayatan lain dengan redaksi berbeda namun masih berbicara tentang tema yang berdekatan.

Utilitas proses digitalisasi ini dapat berjalan secara lebih signifikan dengan menyertakan data-data terhadap sanad dan perawi. Setiap nama yang tercantum dalam sajian hadis dapat ditautkan menuju akses terhadap identitas, sejarah, lengkap dengan vonis jarh dan ta’dil mereka. Dari berbagai rujukan yang ada di bidang ini.

Kalau hendak berimajinasi lebih jauh, proses digitalisasi dapat sekalian diarahakan kepada segenap produk-produk syarahan hadis, setiap petikan hadis dapat diarahkan menuju tautan penjelasan dari berbagai kitab-kitab syarah yang ada. Bahkan untuk hadis-hadis ahkam, dapat disertai dengan keterangan hadis tersebut dijadikan sebagai dalil oleh ulama dan kelompok tertentu untuk suatu pendapat tertentu. Proses digitalisasi juga dapat menyertakan data-data asababul wurud atau latar belakang kemunculan dan kejadian peristiwa hadis.

Pada akhirnya proses ini menjanjikan sebuah manfaat yang luar biasa, namun di sisi lain ia tentu juga mengharuskan sebuah usaha dan kerja keras yang tidak kecil dari berbagai pihak yang terlibat dalam kajian hadis. Upaya ini juga mengharuskan keterlibatan para ahli lintas keilmuan dan keahlian terkait, membutuhkan tahapan panjang mulai perancangan dan persiapan fasilitas dan prasarananya, pengumpulan data yang sangat banyak, penerjemahan yang akan sangat melelahkan, verifikasi panjang dan dana yang tidak sedikit. Namun proses ini tetap harus menjadi perhatian dalam masa depan perkembangan hadis di era 4.0 ini.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...