Beranda Keislaman Doa Doa Untuk Kebaikan di Dunia dan Akhirat

Doa Untuk Kebaikan di Dunia dan Akhirat

Dilihat dari sudut pandang takdir, orang bijak menggolongkan manusia kedalam 3 golongan, pertama sa’iidun fiddunya wa sa’iidun fil aakhirah (bahagia di dunia dan di akhirat), kedua syaqiyyun fiddunya wa syaqiyyun fil aakhirah (sengsara di dunia dan di akhirat), ketiga saiidun fiddunya wa syaqiyyun fil aakhirah (bahagia di dunia dan sengsara di akhirat), keempat syaqiyyun fiddunya wa saiidun filaakhirah (sengsara di dunia dan bahagia di akhirat).

Dari pembagian ini, setiap orang tentu menginginkan kebahagiaan hidup di dunia, juga kebahagiaan hidup di akhirat kelak. Ini adalah pilihan ideal kebanyakan orang. Namun ada juga yang hanya mengharapkan kebahagiaan tersebut ia dapatkan di dunia saja atau bahkan di akhirat saja. Kemudian, tidak berlebihan kiranya jika meyebutkan bahwa setiap orang enggan untuk hidup sengsara di keduanya, baik di dunia maupun di akhirat. Meskipun hal demikian tentu nyata adanya.

Menyikapi hal ini, setiap orang berlomba-lomba untuk mendapatkan kebahagiaan tersebut. Di antaranya ada yang giat bekerja untuk mendapatkan harta, giat bersaing untuk mendapatkan tahta, giat beribadah untuk mendapatkan pahala bahkan ada yang melakukannya dengan mengambil harta yang bukan haknya hanya untuk kebahagiaan dunia semata yang sementara. Untuk yang terakhir ini, dipandang dari kacamata manapun tidak bisa dibenarkan.

Tentu tidak salah jika dalam rangka menggapai kebahagiaan tersebut dibarengi dengan takwa kepada Allah. Sejatinya bukan sekedar kebahagiaan semata yang dibutuhkan oleh manusia (khususnya umat muslim) melainkan kebaikan dalam kebahagiaan tersebut. Karena yang kita anggap sebagai kebahagiaan belum tentu merupakan kebaikan di sisi Allah swt. Rasulullah saw mengajarkan umatnya agar senantiasa berdoa untuk kebaikan di dunia maupun di akhirat. Doa tersebut diabadikan dalam riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah, yaitu sebagai berikut:

اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي الَّتِي فِيهَا مَعَادِي وَاجْعَلْ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلْ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ

“Allaahumma ashlih lii diinii alladzii huwa ‘ishmatu amrii, wa ashlih lii dun-yaaya allatii fiihaa ma’aasyii, wa ashlih lii aakhirotii allatii fiihaa ma’aadii, waj’alil hayaata ziyaadatan lii fii kulli khoirin, waj’alil mauta raahatan lii min kulli syarrin”

Artinya: Ya Allah ya Tuhanku, perbaikilah bagiku agamaku sebagai benteng urusanku; perbaikilah bagiku duniaku yang menjadi tempat kehidupanku, perbaikilah bagiku akhiratku yang menjadi tempat kembaliku. Ya Allah, jadikanlah kehidupan ini mempunyai nilai tambah bagiku dalam segala kebaikan dan jadikanlah kematianku sebagai kebebasanku dari segala kejahatan.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...