Beranda Keislaman Ibadah Empat Alasan yang Harus Kamu Tahu, Kenapa Harus Gundul Ketika Tahallul

Empat Alasan yang Harus Kamu Tahu, Kenapa Harus Gundul Ketika Tahallul

Harakah.idDi penghujung pelaksanaan ibadah haji dan umroh, seseorang dianjurkan untuk melakukan tahallul. Dalam tahallul, sunnahnya ya gundul. Kenapa?

Rangkaian terakhir ibadah Haji/Umroh adalah memotong rambut ketika Tahallul. Tahallul sendiri adalah masa/ keadaan seorang muhrim (orang yang sedang berhaji/ umroh) yang telah menyelesaikan rangkaian aktifitas ibadah Haji. Pada saat itu, seorang muhrim diharuskan memotong rambutnya, baik keseluruhan atau sebagian.

Terdapat keutamaan atau hikmah di balik keharusan memotong rambut saat Tahallul, di antaranya:

Baca Juga: Keutamaan Ibadah Haji dan Umroh bagi Perempuan, Inilah Tuntunan Lengkapnya
  • Sebagai bentuk ketaatan atas perintah agama serta mengikuti Nabi ketika dulu melaksanakan ibadah Haji sebagaimana di dalam Hadis:
  •  

عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: رَحِمَ اللَّهُ الْمُحَلِّقِينَ. قَالُوا وَالْمُقَصِّرِينَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: رَحِمَ اللَّهُ الْمُحَلِّقِينَ. قَالُوا وَالْمُقَصِّرِينَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: رَحِمَ اللَّهُ الْمُحَلِّقِينَ. قَالُوا وَالْمُقَصِّرِينَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ وَالْمُقَصِّرِينَ (رواه البخاري ومسلم)

Diriwayatkan dari Ibn Umar bahwa Rasulullah bersabda: Allah merahmati muhrim yang menggundul habis. Para sahabat bertanya: bagaimana dengan muhrim yang sekedar memendekkan wahai Rasulullah? Rasulullah menjawab: Allah merahmati muhrim yang menggundul habis. Para sahabat bertanya: bagaimana dengan muhrim yang sekedar memendekkan wahai Rasulullah? Rasulullah menjawab: Allah merahmati muhrim yang menggundul habis. Para sahabat bertanya: bagaimana dengan muhrim yang sekedar memendekkan wahai Rasulullah? Rasulullah menjawab: Allah merahmati muhrim yang sekedar memendekkan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: Apa, Bagaimana, Kapan, dan Dimana Pelaksanaan Haji, Panduan Ringkas Memahami Ibadah Haji
  • Sebagai bentuk syi’ar agama atas purnanya melaksanakan ibadah Haji/ Umroh. Tentunya bukan berniat riya’ (ingin dipuji orang) atau ‘ujub (bangga diri).
  • Sebagai simbol akan gugurnya dosa. Ketika seseorang ingin melaksanakn Haji/ Umroh sebagai upaya menyempurnakan dan melaksanakan ajaran agama, yang saat itu dirinya penuh dengan dosa. Kemudian setelah melaksanakan ibadah tersebut, sebagai simbol telah gugurnya dosa-dosa setelah melaksanakan ibadah itu makanya diperintahkan untuk mencukur rambut. Karena memang secara prinsip, seseorang setelah mengerjakan suatu ibadah maka dosanya akan gugur dan mendapatkan pahala. Apalagi ibadah Haji selaku ibadah yang memiliki banyak keutamaan, maka balasannya pun juga akan besar.

Pastinya, keutamaan-keutamaan di atas hanya akan bisa dicapai setelah mengerjakan ibadah Haji/ Umroh dengan baik dan benar, termasuk bekal (uang) yang digunakan merupakan hasil dari usaha yang halal.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...