Beranda Muslimah Empat Perempuan yang Akan Menjadi Penghulu Para Bidadari di Surga

Empat Perempuan yang Akan Menjadi Penghulu Para Bidadari di Surga

Harakah.idDalam sebuah hadis, Rasulullah menyebutkan empat perempuan pemimpin bidadari di surga. Siapa saja mereka?

Lumrah kita ketahui bahwa ada 10 sahabat laki-laki Nabi Muhammad yang dipastikan masuk surga. Khalifah Abu Bakar as-Shiddiq, Umar bin al-Khattab, Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib adalah beberapa di antaranya. Namun, adakah perempuan yang disebut langsung oleh Nabi Muhammad sebagai penghuni surga? Tak banyak di antara kita yang tahu soal ini. Berikut beberapa perempuan yang disebut oleh Nabi Muhammad sebagai sebaik-baiknya perempuan penghuni surga.

Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Sahabat Abdullah bin Abbas menyatakan bahwa Nabi pernah bersabda,

عن عكرمة عن بن عباس قال قال رسول الله ﷺ أفضل نساء أهل الجنة خديجة بنت خويلد وفاطمة بنت محمد ﷺ  ومريم بنت عمران وآسية بنت مزاحم امرأة فرعون

Sebaik-baiknya perempuan penghuni surga adalah Khadijah binti Khuwaylid, Fatimah binti Muhammad, Maryam binti Imran dan Asiyah binti Mazahim istri Fir’aun.

Khadijah binti Khuwaylid adalah istri pertama Nabi Muhammad yang beliau nikahi ketika beliau berusia 25 tahun. Khadijah adalah orang yang selalu ada di sisi Nabi ketika penerimaan wahyu yang pertama dan masa-masa sulit ketika periode awal mendakwahkan Islam. Khadijah mendermakan seluruh harta kekayaannya untuk mendukung dakwah Nabi Muhammad. Tidak ada orang yang lebih memiliki kontribusi kesuksesan dakwah Nabi di masa-masa awal kecuali Khadijah.

Fatimah binti Muhammad adalah puteri hasil pernikahan Nabi Muhammad dengan Khadijah binti Khuwaylid.  Suaminya, Ali bin Thalib adalah salah satu di antara pemuda yang masuk Islam dan menerima risalah kenabian Muhammad. Dari Fatimah, lahir Hasan dan Husein, dua cucu kesayangan Nabi Muhammad SAW. Kesetiaannya mendukung dakwah sang ayah telah membawanya pada derajat yang tinggi di sisi Allah SWT.

Maryam binti Imran adalah perempuan yang namanya disebut dan dikisahkan di dalam al-Qur’an. Perempuan tanpa cela yang melahirkan Nabi Isa AS tanpa suami. Keyakinannya pada Allah SWT masyhur dikisahkan dalam al-Qur’an; setiap kali Zakariyya masuk ke dalam kamar Maryam, di sana selalu tersedia makanan. Dia bertanya, “dari mana makanan ini?” Maryam menjawab, “makanan itu dari Allah SWT, Dzat yang maha memberi siapa saja tanpa disangka-sangka.”

Asiyah binti Mazahim, istri dari sosok Fir’aun yang masyhur dengan aksi pembangkangannya kepada Allah SWT. Di tengah segala kejahatan dan kemaksiatan besar yang dilakukan suaminya, Asiyah tetap memeluk keimanan dan kepatuhan kepada Allah SWT. Namun sebagai seorang istri, dia tetap menjalankan kewajibannya untuk suaminya. Kesabaran, ketangguhan dan kepatuhannya membawa Asiyah dihadiahi derajat yang tinggi dan jaminan surga oleh Allah SWT.

Itulah empat perempuan penghuni surga yang mendapatkan derajat tinggi berkat perjuangan, konsistensi dan ketabahannya dalam menjalankan kodratnya sebagai perempuan serta menjaga kemurnian imannya kepada Allah SWT.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...