Beranda Headline Fragmen Sejarah Perang Uhud: Biografi Singkat

Fragmen Sejarah Perang Uhud: Biografi Singkat [1]

Perang Uhud, terjadi pada bulan Syawal tahun 3 H atau pada 22 Maret tahun 625 M. Uhud adalah nama gunung yang berada 5 km dari Madinah. Gunung bertekstur batu ini memiliki tinggi sekitar 1077 meter di atas permukaan air laut. Perang Uhud adalah salah satu perang yang diikuti oleh Rasulullah SAW pasca hijrah ke Madinah.

Perang Uhud adalah perang yang terjadi setelah Perang Badar yang sangat fenomenal. Kekalahan telak Kaum Quraisy Mekkah menyisakan kekecewaan dan rasa malu yang lambat laun tumbuh membentuk dendam. Khusus untuk Perang Uhud, Kaum Quraisy menyiapkan sekitar 3000 pasukan yang terdiri dari 700 pasukan infateri khusus dan 100 kavaleri elit, belasan istri korban Badar dan kaum budak. Ke 3000 pasukan ini disiapkan dengan satu tujuan; mengalahkan Nabi Muhammad SAW dan membalaskan dendam mereka atas kematian suami, bapak dan kerabat tercintanya di ring Badar. Untuk menyukseskan misi tersebut, Abu Sufyan dan Khalid bin Walid didaulat menjadi komandan perang.

Awalnya, Nabi Muhammad SAW menjawab ancaman Quraisy tersebut dengan menyiapkan sekitar 1000 pasukan sebelum akhirnya Ibn Salul membelot dan menarik 300 pasukannya kembali ke Madinah. Sisa pasukan yang ada kemudian terbagi ke dalam beberapa divisi; 700 pasukan infanteri, 4 pasukan kavaleri dan 50 pasukan pemanah. Jumlah yang tak menyentuh setengah dari jumlah pasukan Kaum Quraisy ini diharapkan mampu mengalahkan pasukan Quraisy di Uhud. Ke 752 pasukan tersebut dikomandoi oleh Nabi Muhammad SAW sendiri sebagai jenderal tertinggi dengan dibantu Ali bin Abi Thalib dan Hamzah bin Abdul Muthalib.

Menurut data yang ada, pasca pecahnya perang, sekitar 22-37 pasukan Quraisy tewas dan 70-75 pasukan Muslim jatuh gugur di medan perang. Perang Uhud adalah fase penting dalam sejarah Islam dan dakwah Nabi. Perang Uhud bukan hanya sebagai dianggap sebagai sebuah pergolakan perang an sich, tapi juga sebagai pelajaran penting yang menyentuh segala aspek dan menyumbangkan perubahan dalam keberislaman Nabi dan para sahabat di kemudian hari.

Bersambung…

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...