Beranda Keislaman Akhlak Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.idGempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal mencapai 162 orang, ratusan luka-luka dan ribuan orang mengungsi.

Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, 21/11/2022. Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11/2022, tercatat korban meninggal mencapai 162 orang, ratusan luka-luka dan ribuan orang mengungsi.

Perisitwa ini mengejutkan semua pihak karena gempa ini tak terprediksi sebelumnya. Ini menjadi pembelajaran bagi banyak pihak. Bagi kita umat Islam, perlu kiranya kita menyiapkan diri untuk menghadapi situasi semacam ini. Berikut adalah tulisan Fadh Arifan.

Menurutnya, beginilah sikap atau amal yang harus dilaksanakan ketika saudara seiman tertimpa musibah gempa.

1. Mengingat Allah SWT

Mengingat Allah dengan cara berdzikir dan beristighfar. “Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit” (QS ash-Shoffat : 143-144).

Ada petuah yang masyhur di kalangan ulama Al-Azhar-Mesir. “Allah swt akan membuka pintu-pintu yang tidak bisa dibuka dengan berfikir, tapi dengan istighfar”.

2. Memberi Bantuan Kemanusiaan

Barang siapa yang membantu menghilangkan kesusahan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan menghilangkan kesusahan darinya besok di hari kiamat” (HR. Muslim).

Tidak perlu banyak bicara. Segera galang donasi, kirim relawan dan obat-obatan ke wilayah yang terkena musibah gempa. Kalau bisa, tidak perlu bawa-bawa bendera partai politik dan ormas.

3. Meninggalkan Kemaksiatan

“(Dan) apa saja musibah yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahanmu).” (asy-Syura: 30).

Barangkali suatu musibah tsunami, tanah longsor, banjir dan gempa diakibatkan sekelompok orang melakukan kerusakan dan kemaksiatan. Bisa kemaksiatan yang difasilitasi pengusaha (contoh : pabrik miras oplosan) hingga kemaksiatan terselubung (contoh : korupsi yang dilegalkan oleh aturan).

Hal-hal seperti ini perlu amar makruf nahi munkar. Kyai, ustadz, habaib perlu bekerjasama dengan aparatur negara guna melibas kemaksiatan. Muslim yang waras akalnya dan mengerti agama tidak akan mengkambinghitamkan si fulan. Korban gempa tidak butuh kambinghitam, mereka butuh simpati, doa dan bantuan medis.

4. Mengembangkan Teknologi Tahan Gempa

Di negeri ini, pasti ada Muslim yang menguasai ilmu arsitektur tahan gempa. Tidak ada salahnya mulai turun tangan ke wilayah yang tertimpa musibah. Silahkan panggil ilmuwan dari jepang. Negeri ini masyhur dengan bangunan-bangunan tahan gempa. Bangun kembali kediaman korban dengan struktur bangunan tahan gempa. Sekaligus beri mereka edukasi, bagaimana supaya sigap saat terjadi gempa.

*Fadh Ahmad Arifan. Penulis adalah pengajar fikih di Ponpes al-Munawwaroh, Kedungkandang, kota Malang.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...