Beranda Keislaman Doa Hendak Bercermin? Ini Doanya Menurut Rasulullah Saw.

Hendak Bercermin? Ini Doanya Menurut Rasulullah Saw.

Harakah.id – Dikutip dari Ibnu Hibban dalam kitabnya bahwasanya ketika Rasulullah saw. bercermin, beliau berdoa

Keagungan ciptaan Allah tidak hanya terlihat dari besar dan indahnya gunung, luas dan menawannya laut saja, melainkan juga dari seluruh ciptaan-Nya. Keindahan yang merupakan kenikmatan tersebut tak akan mampu dihitung dalam bentuk apapun, apalagi sekedar dalam bentuk angka. “Apabila kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya”. [QS: al-Nahl: 18].

Dia menciptakan banyak keindahan, bahkan dalam diri kita sendiri. Penciptaan ini merupakan anugerah besar bagi kita yang dititipinya. Tidak heran jika setiap dari kita memuji paras kita sendiri ketika melihatnya atau mendengar dari orang yang memujinya. Bahkan banyak manusia yang terperangkap ke dalam “jebakan” kesombongan karena keelokan parasnya tersebut.

Salah satu cara untuk melihat tampilan diri kita adalah dengan bercermin. Bercermin kerap kali dilakukan hampir oleh setiap orang yang merasa peduli dengan dirinya dan keelokan parasnya. Biasanya kaum hawa yang dalam menjalankan aktivitas kesehariannya tidak pernah luput dari cermin. Begitu juga dengan sebagian kaum adam.

Sebagian dari mereka, di manapun menemukan kesempatan untuk bercermin, maka mereka akan bercermin. Biasanya, bercermin dilakukan setelah setelah bangun tidur, di kamar mandi, pada saat dandan dan sebagainya. Bahkan bagi mereka yang sangat memperhatikan dirinya, di tempat kerjapun masih menyempatkan diri untuk bercermin. Tidak ada satu momenpun terlewati untuk melihat gambaran diri ketika bertemu dengan cermin. Namun yang menarik adalah bercermin di kaca jendela mobil milik orang lain. Untuk yang terakhir ini, apabila mendapat izin dari pemilik atau pasti diizinkannya, maka bercermin tidak masalah. Namun apabila tidak mendapatkan izin atau pasti tidak akan diizinkannya, maka hal tersebut tidak boleh dilakukan.

Senantiasa bersyukur adalah salah satu karakter orang mukmin. Sangat baik jika setiap kita bercermin kita bersyukur dan berdoa kepada Allah SWT. Seperti yang  diabadikan oleh Syekh Muhammad Shiddiq Hasan Khana dalam kitabnya Nuzul al-Abrar bi al-‘Ilm al-Ma’tsur bab Ma Yaqul Idza Nadzara fi al-Mir’ah, dikutip dari Ibnu Hibban dalam kitabnya bahwasanya ketika Rasulullah saw. bercermin, beliau berdoa:

الحمد لله اللهم كما حسنت خلقي فحسن خلقي

“Alhamdulillah, Allahumma kama hassanta khalqi fahassin khuluqi”

Artinya: Segala puji bagi Allah, ya Allah seperti halnya Engkau telah memperindah kejadianku (keindahan paras dan wujud ciptaan-Mu), maka perindahlah akhlakku”

Dalam riwayat Abu Hurairah dan Aisyah, redaksi doa di atas ditambahkan dengan:

….. وحرم وجهي على النار

“wa harrim wajhi ‘alan nar”

Artinya: “Haramkanlah wajahku terhadap api neraka”

Menurut Syekh Muhammad Shiddiq Hasan, riwayat-riwayat di atas adalah dalil yang menunjukan kesunnahan berdoa ketika bercermin. Karena yang demikian merupakan keutamaan yang sempurna dan menghasilkan banyak pahala. Semoga Allah swt senantiasa memberikan keindahan kepada kita dan kita mampu menjaganya.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...