Beranda Keislaman Muamalah Hukum Fidyah Bagi Orang Tua Renta Lagi Miskin Sekali, Mungkin Ada Tetangga...

Hukum Fidyah Bagi Orang Tua Renta Lagi Miskin Sekali, Mungkin Ada Tetangga Kalian Seperti Ini

Harakah.idTerdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang orang tua renta yang tak mampu membayar fidyah.

Puasa Ramadhan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat. Imam Qadhi Abu Syuja’ dalam kitab Ghayatul Ikhtishar menyebutkan orang yang berkwajiban melaksanakan puasa meliputi mereka yang beragama Islam, telah baligh, berakal sehat dan mampu berpuasa.

Lalu, bagaimana dengan orang tua yang sudah renta sehingga tidak mampu menjalankan ibadah puasa? Seperti disebutkan di atas, syarat wajib puasa adalah mampu berpuasa. Jika syarat ini tidak dipenuhi maka ia tidak berkewajiban puasa.

Imam Al-Khathib Al-Syirbini (w. 977 H.) menjelaskan pengecualian ini sebagaimana keterangan berikut:

وَالشَّرْطُ الرَّابِعُ الَّذِي تَرَكَهُ الْمُصَنِّفُ إطَاقَةُ الصَّوْمِ، فَلَا يَجِبُ عَلَى مَنْ لَمْ يُطِقْهُ حِسًّا أَوْ شَرْعًا لِكِبَرٍ أَوْ مَرَضٍ لَا يُرْجَى بُرْؤُهُ أَوْ حَيْضٍ أَوْ نَحْوِهِ

Syarat keempat yang diabaikan mushannif adalah mampu berpuasa. Maka orang yang tidak mampu berpuasa, tidak berkewajiban melaksanakannya. Baik tidak mampu secara nyata-fisik atau hanya secara hukumnya saja, seperti karena usia renta, sakit yang tak ada harapan sembuh, haid atau sejenisnya. (Hasyiyatul Bujairami Alal Khathib, jilid 2, hlm 274)

Berdasarkan keterangan ini jelas bahwa orang tua renta yang tak mampu berpuasa, tidak diwajibkan berpuasa. Tetapi ada ketentuan lain yang berlaku untuk dirinya. Imam Al-Qadhi Abu Syuja’ menjelaskan hal ini dalam kitab Ghayatul Ikhtishar.

والشيخ: إن عجز عن الصوم يفطر ويطعم عن كل يوم مدا

Orang tua renta bila ia tidak mampu berpuasa, maka boleh tidak berpuasa, dan ia harus memberi makan satu mud untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan.

Kewajiban memberi makan ini disebut fidyah. Imam Al-Syirbini menegaskan bahwa kewajiban membayar fidyah ini tidak dibedakan antara orang kaya dan orang miskin. Untuk orang miskin, ketika dia berkewajiban membayar fidyah, maka kewajiban itu boleh dilaksanakan ketika dia telah mampu. Jika tidak, maka tidak perlu memaksakan diri. Menurut kitab Al-Majmu’, orang tua renta yang miskin tidak berkewajiban membayar fidyah.

Imam Al-Syirbini menulis,

تَنْبِيهٌ: قَضِيَّةُ إطْلَاقِ الْمُصَنِّفِ أَنَّهُ لَا فَرْقَ فِي وُجُوبِ الْفِدْيَةِ بَيْنَ الْغَنِيِّ وَالْفَقِيرِ، وَفَائِدَتُهُ اسْتِقْرَارُهَا فِي ذِمَّةِ الْفَقِيرِ وَهُوَ الْأَصَحُّ عَلَى مَا يَقْتَضِيهِ كَلَامُ الرَّوْضَةِ وَأَصْلِهَا. وَجَرَى عَلَيْهِ ابْنُ الْمُقْرِي. وَقَوْلُ الْمَجْمُوعِ: يَنْبَغِي أَنْ يَكُونَ الْأَصَحُّ هُنَا عَكْسَهُ لِأَنَّهُ عَاجِزٌ حَالَةَ التَّكْلِيفِ بِالْفِدْيَةِ مَرْدُودٌ بِأَنَّ حَقَّ اللَّهِ تَعَالَى الْمَالِيَّ إذَا عَجَزَ عَنْهُ الْعَبْدُ وَقْتَ الْوُجُوبِ ثَبَتَ فِي ذِمَّتِهِ،

Catatan: ungkapan imam Abu Syuja yang bersifat umum menunjukkan bahwa tidak ada pembedaan antara orang kaya dan miskin (dalam kewajiban membayar fidyad). Konsekuensinya, kewajiban fidyah tetap berada dalam tanggung jawab si miskin. Ini adalah pendapat terkuat sesuai keterangan kitab Al-Raudhah dan Ashlu Al-Raudhah. Pendapat ini dipakai oleh Ibnu Al-Muqri.

Pendapat dalam kitab Al-Majmu’ yang mengatakan, ‘Selayaknya pendapat yang lebih kuat dalam masalah ini adalah sebaliknya (orang miskin tak wajib bayar fidyah). Karena dia tidak mampu saat terkena kewajiban fidyah. Pendapat ini ditolak karena kewajiban yang bersifat pembayaran denda, ketika seseorang tidak mampu membayarkan pada waktu wajib, maka kewajiban itu tetap berada dalam tanggungannya. (Jilid 2, hlm. 397).

Dari sini dapat dipahami bahwa terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang orang tua renta yang tak mampu membayar fidyah. Sebagian ulama berpendapat dia sudah tidak berkewajiban. Tetapi sebagian ulama lainnya berpendapat dia tetap berkewajiban, tetapi tidak harus dilaksanakan pada waktu itu juga. Pembayaran fidyah dapat dilakukan saat dia sudah mampu.

Demikian penjelasan singkat tentang hukum fidyah bagi orang tua renta yang miskin. Semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...