Hukum Jenazah Covid Tidak Menghadap Kiblat, Apakah Wajib Dibongkar Petinya?

0
912

Harakah.id Jenazah Covid dimakamkan dalam peti. Selain itu, posisi jenazah dalam keadaan terlentang. Padahal, dalam Islam, jenazah harus dihadapkan ke arah kiblat. Apakah perlu dibongkar?

Ada beberapa pertanyaan yang muncul terkait hukum posisi jenazah korban Covid saat dimakamkan.  Yaitu ketika jenazah di taruh dalam peti dengan tidak menghadap kiblat, karena saat di dalam peti jenazah diletakkan dengan cara terlentang (mlumah/menghadap atas).

Pada dasarnya, mayoritas ulama Syafiiyah menyatakan bahwa menghadapkan kiblat bagi jenazah adalah wajib hukumnya, dan ketika diketahui bahwa jenazah telah berubah posisi atau tidak menghadap kiblat (selama kondisi jenazah belum berubah), maka kuburanya digali kembali untuk membenarkan posisi jenazah agar menghadap kiblat.

Akan tetapi hukum tersebut ternyata tidak lepas dari khilaf atau perbedaan diantara para ulama. Contohnya dalam kitab Rodhotut Tholibin karya Imam An Nawawi di sebutkan bahwa, dalam madhab Syafi’iyah sendiri ada ulama yang tidak mewajibkan jenazah untuk dihadapkan kiblat.

Disebutkan bahwa Imam Qodli Abu Thoyyib seorang ulama besar dalam madhab Syafi’I menyatakan bahwa hukum menghadapkan jenazah kearah kiblat hanya sebatas sunah, tidak wajib. Dan bila ada jenazah yang terlanjur tidak di hadapkan kiblat, menurut beliau kuburanya tidak wajib digali kembali untuk dihadapkan kiblat. sebagaimana referensi berikut:

فرع إذا وضع في اللحد اضجع على جنبه الأيمن مستقبل القبلة بحيث  لا ينكب ولا يستلقي بأن يدنى من جدار اللحد ويسند ظهره بلبنة ونحوها ووضعه مستقبل القبلة واجب كذا قطع به الجمهور  قالوا فلو دفن مستدبرا أو مستلقيا نبش ووجه إلى القبلة ما لم يتغير فإن تغير لم ينبش  وقال القاضي أبو الطيب في كتابه المجرد التوجيه إلى القبلة سنة فلو ترك استحب أن ينبش ويوجه ولا يجب

(Cabang) ketika mayit diletakkan di liang lahat, maka ia ditidurkan miring di atas sisi tubuh kanan, menghadap kiblat. Sekira tidak akan terbalik atau terlentang. Gambarannya dengan didekatkan dengan dinding liang lahat. Punggung mayit disandarkan pada bata atau sejenisnya. Menghadapkan kiblat mayit adalah wajib. Demikian mayoritas ulama memutuskan. Mereka berkata, jika seorang mayit dikuburkan membelakangi kiblat, atau terlentang, maka makamnya dibongkar, dan dihadapkan ke kiblat selama mayit belum berubah (busuk). Jika sudah membusuk, maka tidak perlu digali lagi. Al-Qadhi Abu Thayib berkata dalam kitabnya, al-Mujarrad, menghadapkan ke kiblat hukumnya Sunnah. Seandainya ditinggalkan, Sunnah digali dan dihadapkan ke kiblat dan ia tidak wajib. (Raudhah Al-Thalibin, jilid 2, hlm. 134)

Lalu sikap kita bagaimana? Hemat kami, memandang bahwa wabah ini masih berlangsung dan korban juga terus bartambah. Maka kita harus bisa memilah dan memilih dengan bijak.

Untuk jenazah yang sudah terlanjur di makamkan dengan posisi terlentang di dalam peti, hendaknya kita hukumi mengikuti pendapat Imam Abu Thoyyib, yang menyatakan bahwa menghadap kiblat tidak wajib dan juga tidak wajib menggali kembali makamnya untuk di hadapkan kiblat. Apalagi secara medis, sangat berbahaya apabila terjadi kontak dengan jenazah yang telah positive terpapar Covid.

Di samping itu, rasanya sangat berat apabila jenazah yang terlanjur dimakamkan dengan tidak menghadap kiblat itu harus digali kembali dan di hadapkan satu persatu ke arah kiblat. Jenazah Covid Tidak Menghadap Kiblat ini tidak perlu digali lagi.

Mengingat jumlah, tenaga, dan  juga  hal hal tersebut, hendaknya untuk yang sudah terlanjur, kita memakai pendapat Abu Thoyyib di atas.

Namun untuk kedepan dan itu belum terlambat, hendaknya ada sosialisasi dan edukasi yang serius kepada para petugas medis, terutama yang menangani pemulasaraan jenazah, sebisa mungkin para petugas pemulasaraan jenazah harus tetep menjalankan aturan aturan syari’at. Contohnya dalam masalah bagaimana cara meletakkan jenazah di dalam peti.

Saat meletakkan jenazah di dalam peti, jenazah harus dengan posisi miring dengan lambung kanan di bawah, agar meskipun di dalam peti, jenazah tetap bisa menghadap kiblat saat di makamnya. Demikian hukum Jenazah Covid Tidak Menghadap Kiblat.

Kenapa harus ada sosialisasi dan edukasi kepada para petugas medis terutatama yang menangani pemulasaraan jenazah? Karna merekalah yang bertindak dilapangan, dan merekalah ujung tombak dalam masa pandepi saat ini.

Terakhir, semoga kita semua dan keluarga kita serta lingkungan kita senantiasa di beri kesehatan dan keselamatan dari wabah ini. Amin. Semoga bermanfaat. (Ahmad Mujib Zain)