Beranda Keislaman Ibadah Hukum Membaca Doa Saat Membasuh Anggota Badan Saat Berwudhu

Hukum Membaca Doa Saat Membasuh Anggota Badan Saat Berwudhu

Harakah.idDoa saat membasuh anggota badan saat berwudhu adalah salah satu sunah wudhu yang dianjurkan untuk dilakukan. Dan berikut landasan hukumnya…

Bagaimana hukum doa membasuh anggota badan saat berwudhu?

Dengan demikian, wudhu adalah ibadah yang telah disyariatkan di dalam agama Islam. Oleh karena itu, aturan dan etikanya pun telah disirat dan disuratkan oleh Allah swt, “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki…” (al-Maidah:6).

Di samping itu, terdapat hadis yang menjadi ta’kid (penguat) terhadapnya, “Bahwasanya aku diperintah untuk berwudlu apabila hendak melakukan shalat.”  (HR. Abu Daud, no. 3268). Dengan demikian, terdapat beberapa etika yang harus dipenuhi oleh ketika ia hendak berwudhu. Dalam kitab Mughni al-Muhtaj juz 1 hal 107 disebutkan bahwa di antara etika setelah wudhu adalah berdoa menghadap qiblat seraya mengangkat kedua tangan dan berdoa:

اَشْهَدُاَنْ لَااِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَاالتَّوَّابِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِىْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Artinya: Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba sekaligus utusan-Nya. Ya Allah jadikan aku bagian dari golongan ahli taubat. Jadikan pula aku dari bagian golongan orang yang suci, serta jadikan aku bagian dari golongan hambamu yang saleh.

Seluruh ulama sepakat bahwa berdoa setelah wudhu merupakan ibadah yang sunnah. Tidak ada satupun ulama yang membantah kesunnahan tersebut.  Berbeda halnya dengan doa yang dibacakan pada saat membasuh atau mengusap anggota wudhu. Terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ulama terkait kesunnahan berdoa pada setiap anggota wudhu.

Syekh Khatib al-Syirbini menyebutkan bahwa doa-doa yang dibaca ketika membasuh atau mengusap anggota wudhu tidak berdasar. Pasalnya, doa doa tersebut tidak terdapat dalam hadis Nabi saw. Seperti doa membasuh kedua tangan اللهم احفظ يدي من معاصك كلها, doa berkumur اللهم أعني على ذكرك وشكرك dan doa lainnya yang mashur di kalangan masyarakat.

Imam Rafi’i mengatakan bahwa doa membasuh anggota badan saat berwudhu tersebut merupakan amalan ulama salaf al-shalih terdahulu. Beda halnya dengan sebagian ulama lain yang mengatakan bahwa hadis tersebut terdapat di dalam beberapa kitab, seperti Tarikh ibn Hibban dan lainnya. Kemudian, guru Syekh Khatib sendiri berfatwa dengan hadis dalam Tarikh ibn Hibban tersebut dan mengatakan  bahwa berdoa pada saat membasuh/mengusap anggota wudhu adalah sunnah.

Di sisi lain, Imam Ghazali dalam kitab Bidayah al-Hidayah, bab Adab al-Wudu’, mengatakan bahwa membaca doa pada saat membasuh atau mengusap anggota wudhu adalah sunnah. Barang siapa yang bedoa dengan doa-doa yang mashur di atas, maka leburlah dosa-dosa yang telah dilakukan oleh anggota wudhu tersebut. Dan barang siapa yang senantiasa bertasbih kepada Allah dan mensucikan dzat-Nya, maka ia akan mendapat pahala di sisi Allah SWT sampai hari kiamat.

Perlu diketahui bersama bahwa hadis dha’if tetap dapat diamalkan apabila derajat kedha’ifannya tidak sampai pada derajat syadid al-dha’if (sangat dha’if) atau hadis yang memiliki muatan fadhail al-a’mal.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Kepemimpinan Militer Laksamana Keumalahayati, “Inong Balee” di Benteng Teluk Pasai

Harakah.id - Keumalahayati menempuh pendidikan non-formalnya seperti mengaji di bale (surau) di kampungnya dengan mempelajari hukum-hukum Islam, sebagai agama yang diyakininya. Beliau...

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

Ini Risalah Lengkap Syaikhul Azhar Mengkritik Keras Keputusan Taliban Melarang Pendidikan Perempuan

Harakah.id - Salah satu yang mengeluarkan kritik adalah Syaikhul Azhar, Syaikh Ahmad Tayeb. Berikut adalah pernyataan lengkap beliau. Berbagai...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...