Hukum Memejamkan Mata Ketika Shalat, Boleh Tapi

0
210
Hukum Memejamkan Mata

Harakah.id – Ada sebagian orang yang memejamkan mata ketika shalat agar memperoleh kekhusyukan. Bolehkah demikian? Apa hukum memejamkan mata ketika shalat?

Salah satu anjuran dalam shalat ialah dilakukan dalam keadaan khusyuk. Adapun caranya ialah dengan menundukkan pandangan ke arah tempat sujud, merenungi setiap bacaan shalat dan lain sebagainya.

Namun, ada sebagian orang yang memejamkan mata ketika shalat agar memperoleh kekhusyukan. Bolehkah shalat dengan mata terpejam? Apa hukum memejamkan mata ketika shalat?  

Baca Juga: Shalat karena Allah, Bukan karena Meminta Rezeki

Dalam kitab I’anatu Thalibin, Syaikh Abu Bakar Syatha al-Dimyati mengelompokkan hukum memejamkan mata ketika shalat.

Pertama, tidak dimakruhkan alias boleh memejamkan mata saat shalat karena tidak ada dalil yang melarangnya. Berdasarkan pernyataan Syatha al-Dimyati ini, dapat kita pahami bahwa memejamkan mata diperbolehkan terutama agar memperoleh kekhusyuan.    

Kedua, diwajibkan memejamkan mata jika di hadapannya ada orang yang telanjang. Ini dapat dimaklumi karena hal itu dapat mengganggu pandangan dan merusak kekhusyukan shalat.

Baca Juga: Alasan Sebagian Ulama Mengapa Tak Mau Baca Surat Al-Masad dalam Shalat

Ketiga, disunnahkan memejamkan mata jika shalat di hadapan dinding yang terdapat gambar dan ukiran sekiranya dapat mengganggu pikiran. Di masa sekarang, mungkin bisa juga kita kiaskan ketika di barisan depan, ada orang yang shalat mengenakkan kaos bergambar macam-macam atau tulisan dan sebagainya yang dapat mengganggu kekhusyukan.

Demikianlah pandapangan fikih tentang hukum memejamkan mata ketika shalat. Semoga kita senantiasa bisa khusu’ dan menikmati setiap detik-detik dalam mendirikan shalat dan menjalankan ibadah-ibadah lainnya.

Baca Juga: Membaca Al-Fatihah dengan Hati dalam Shalat, Apakah Sah?
Baca Juga: Maqashid Syariah Sebagai Ruh Kerja Ijtihad, Konsep Dasar Maqashid Syariah dan Sejarah Perkembangannya
Baca Juga: Respons Para Kiai Dalam Tragedi Gestapu, Santuni Janda Dan Pesantrenkan Anak Yatim Tokoh-Tokoh PKI