Beranda Keislaman Muamalah Hukum Menikahi Sepupu Sendiri Menurut Islam, Kalau Boleh Emang Berani?

Hukum Menikahi Sepupu Sendiri Menurut Islam, Kalau Boleh Emang Berani?

Apakah boleh mencintai saudara sendiri? Apakah boleh menikahi sepupu atau anak paman sendiri?

Lebaran identik dengan kegiatan bersilaturahim. Baik dengan saudara maupun sahabat. Dari momen silaturahim ini terkadang tumbuh benih-benih cinta. Bahkan terhadap orang yang masih ada hubungan saudara. Sepupu misalnya.

Jika ternyata orang yang dicintai adalah masih saudara, hal ini akan memunculkan pertanyaan dalam benak anak muda. Apakah boleh mencintai saudara sendiri? Apakah boleh menikahi sepupu atau anak paman sendiri?

Islam mengajarkan konsep mahram. Yaitu sejumlah orang yang tak boleh dikawini karena adanya hubungan kekerabatan tertentu. Konsep semacam ini bersumber dari ajaran Al-Quran yang termuat dalam ayat berikut:

}حُرِّمَتْ عَلَيْكُمْ أُمَّهَاتُكُمْ وَبَنَاتُكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ وَعَمَّاتُكُمْ وَخَالَاتُكُمْ وَبَنَاتُ الْأَخِ وَبَنَاتُ الْأُخْتِ وَأُمَّهَاتُكُمُ اللَّاتِي أَرْضَعْنَكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ مِنَ الرَّضَاعَةِ وَأُمَّهَاتُ نِسَائِكُمْ وَرَبَائِبُكُمُ اللَّاتِي فِي حُجُورِكُمْ مِنْ نِسَائِكُمُ اللَّاتِي دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَإِنْ لَمْ تَكُونُوا دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ وَحَلَائِلُ أَبْنَائِكُمُ الَّذِينَ مِنْ أَصْلَابِكُمْ وَأَنْ تَجْمَعُوا بَيْنَ الْأُخْتَيْنِ إِلَّا مَا قَدْ سَلَفَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا} [النساء: [23

Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan;

ibu-ibu isterimu (mertua); anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), Maka tidak berdosa kamu mengawininya;

(dan diharamkan bagimu) isteri-isteri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al-Nisa: 23)

Dari sejumlah perempuan yang disebut di atas, tidak satu pun yang menyebut saudara sepupu sebagai mahram. Perempuan yang haram dinikahi. Jadi, sebenarnya sudah ada isyarat bahwa boleh saja menikahi anak paman atau bibi. Para ulama menjelaskan bahwa memang menikahi sepupu hukumnya boleh. Dalam Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyyah disebutkan,

أَمَّا بَنَاتُ الأْعْمَامِ وَالأْخْوَال، وَبَنَاتُ الْعَمَّاتِ وَالْخَالاَتِ، وَفُرُوعُهُنَّ، فَيَجُوزُ التَّزَوُّجُ بِهِنَّ

Adapun anak perempuan paman dari ayah dan paman dari ibu, atau anak perempuan bibi dari ayah dan bibi dari ibu, dan anak-anak perempuannya, maka boleh menikah dengan mereka (Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyyah, 36/212).

Salah satu dalilnya disebutkan dalam QS Al-Ahzab: 50 berikut:

Hai Nabi, Sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri- isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu,

dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu (QS Al-Ahzab: 50).

Ayat di atas memang turun untuk Nabi, tetapi terdapat kaidah apa yang diturunkan untuk Nabi dan tidak ada pengkhususan bagi beliau, maka umat Islam dapat menerapkannya. Dalam ayat di atas dikatakan anak perempuan paman dan anak perempuan bibi adalah boleh dinikahi oleh Nabi. Berdasarkan kaidah di atas, umat Islam juga boleh menikahi saudara sepupunya.

Demikian penjelasan singkat tentang hukum menikahi saudara sepupu sendiri.




[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Mengagetkan! Habib Rizieq Menolak Diajak Demo, Ingin Fokus Ibadah

Harakah.id - Kalau bentuknya demo, kalian saja yang demo. Gak usah ngundang-ngundang saya. Setuju? Habib Rizieq Menolak Diajak Demo....

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...