Hukum Musik dalam Islam Haram atau Halal? Begini Perdebatan Ulama

0
622
Hukum Musik dalam Islam Haram atau Halal

Harakah.id – Hadis-hadis yang menunjukkan larangan atau haramnya musik harus dipahami berdasarkan illat-nya. Bukan bunyi tekstualnya.

Musik menjadi salah satu masalah yang diperdebatkan para ahli hukum Islam. Sebagian ulama mengharamkan dan sebagian lainnya menghalalkan. Perbedaan pendapat ini sudah terjadi sejak zaman tabiin, bahkan sahabat. Pembahasan mengenai musik terkait dengan hukum memainkan, mendengarkan, dan menyaksikan pertunjukan musik. 

Imam Al-Ghazali sudah membahas dengan sangat lengkap persoalan musik dalam kitabnya, Ihya’ Ulumuddin. Mengutip dari Al-Qadhi Abu Thayyib dan Abu Thalib Al-Makki, Al-Ghazali memetakan para ulama salaf al-shalih yang memiliki pandangan berbeda. Berikut adalah daftar ulama generasi salaf al-shalih yang mengharamkan dan menghalalkan musik.

No.MengharamkanMembolehkan
1.Abu Hanifah (w. 150 H.)Abdullah bin Ja’far bin Abi Thalib (w. 80 H.)
2.Malik bin Anas (w. 169 H.)Abdullah bin Al-Zubair (w. 73 H.)
3.Sufyan Al-Tsauri (w. 161 H.)Mughirah bin Syu’bah (w. 50 H.)
4.Al-Syafi’i (w. 204 H.)Mu’awiyah bin Abi Sufyan (w. 64 H.)
5.Dll.Dll.

Para ulama sepakat bahwa pendapat yang menyatakan keharaman musik adalah karena suatu alasan (illat). Yaitu adanya unsur yang dapat menarik seseorang mengkonsumsi minuman keras, berperilaku tidak terpuji, dan kemaksiatan lainnya. Dengan demikian, pengharaman musik lebih sebagai langkah pencegahan (sadd al-dzari’ah).

Menurut Al-Ghazali, tidak ada nash yang secara tegas mengharamkan musik. Dalil-dalil yang digunakan para ulama yang berpendapat haramnya musik memiliki kelemahan. Baik dari segi kekuatan sumber maupun istidlal-nya. Pada akhirnya, Al-Ghazali lebih condong kepada pendapat yang mengatakan bahwa musik adalah halal, jika unsur-unsur yang menyebabkan keharaman dihilangkan. Hadis-hadis yang seakan menunjukkan larangan mendengarkan musik harus dipahami berdasarkan illat-nya. Bukan bunyi tekstualnya.

Baca Juga: Musikalisasi Sastra Al-Qur’an: Tentang Mengapa Ayat Tuhan Harus Dibaca dan Dilantunkan?
Baca Juga: Kitab Alat Musik Karya Ulama Madura
Baca Juga: Campursari Untuk Kemanusiaan, Teladan Lord Didi dalam Dunia Filantropi