Beranda Keislaman Doa Hukum Pakai Jimat dalam Islam Yang Perlu Kalian Pahami

Hukum Pakai Jimat dalam Islam Yang Perlu Kalian Pahami

Harakah.id – Ada dua jenis azimat atau jimat. Jimat yang boleh digunakan dan jimat yang tidak boleh digunakan.

Azimat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) diartikan sebagai barang (tulisan) yang dianggap mempunyai kesaktian dan dapat melindungi pemiliknya, digunakan sebagai penangkal penyakit dan sebagainya.

Azimat merupakan kata serapan dari bahasa Arab. Dalam bahasa Arab sendiri, azimat diambil dari ‘azama, ya’zim, ‘azman, ‘azim, ‘azimah yang berarti kesungguhan (al-jidd).

‘Azimat mempunyai bentuk jamak ‘azaim. Dalam penggunaannya, azimat memiliki banyak pengertian.

Terkait pengggunaan yang dekat dengan pengertian dalam bahasa Indonesia, Imam Ibnu Manzhur dalam kitab Lisan Al-Arab, menyebutkan kata ‘Azaim Al-Quran.

Artinya sejumlah ayat Al Quran yang dibaca untuk orang yang terkena penyakit dengan harapan segera sembuh. Azimat juga berarti bacaan untuk menangkal jin atau roh jahat (allati yu’zamu biha ‘an al-jin wa al-arwah).

Sampai di sini, dapat dimengerti bahwa pengertian bahasa Indonesia memiliki tambahan pengertian “dianggap mempunyai kesaktian” yang dalam bahasa aslinya belum ada pengertian semacam itu.

Terlepas dari itu, kesamaan pengertian di antara kedua bahasa adalah azimat diartikan sebagai bacaan atau tulisan untuk menangkal penyakit atau jin.

Sampai di sini, beberapa yang harus diulas adalah mengenai tulisan atau bacaan. Terdapat berbagai macam jenis bacaan atau tulisan yang digunakan dalam azimat.

Darul Ifta’ Mesir dalam fatwa yang dipublikasikan dengan judul “Hukm Ta’liq Al-Tama’im” atau hukum memakai jimat, menggolongkan ada dua model bacaan atau tulisan.

Bacaan yang berasal dari Al-Quran dan bacaan dari selain Al Quran. Bacaan Al-Quran yang digunakan sebagai jimat menurut mayoritas ulama hukumnya boleh. Ada sejumlah dalil, baik Al Quran, hadis maupun praktik para sahabat yang mulia.

Bacaan selain Al-Quran mempunyai macam kategori. Pertama, bacaan atau tulisan yang bisa dimengerti maknanya, seperti zikir, wirid, dan ucapan yang berisi kebaikan. Bacaan semacam ini jika dibuat jimat hukumnya boleh.

Kedua, bacaan atau tulisan yang tidak bisa dimengerti maknanya, seperti talasim atau ungkapan dalam bahasa Arab tetapi tidak memiliki makna yang bisa dimengerti, atau bahasa selain Arab yang tidak bisa dimengerti maknanya.

Menggunakan jimat model seperti ini tidak diperbolehkan untuk menghindari ketergelinciran dalam perkara yang dilarang syariat.

Sampai di sini, kita dapat mengerti bahwa ada dua jenis azimat atau jimat. Jimat yang boleh digunakan dan jimat yang tidak boleh digunakan.

Semua itu dengan catatan, orang yang menggunakannya percaya hanya Allah yang dapat menolak mudarat, baik melalui perantara azimat tersebut maupun tidak.



[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...