Beranda Khazanah Inilah 10 Gelar Doktor Kehormatan Gus Dur, Semua Dari Luar Negeri

Inilah 10 Gelar Doktor Kehormatan Gus Dur, Semua Dari Luar Negeri

Harakah.id Inilah 10 gelar doktor kehormatan Gus Dur. Semua dari kampus luar negeri. Mulai dari Thailand, India, Korea Selatan, Israel, Belanda hingga Prancis.

KH. Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur adalah satu-satunya ulama yang sempat menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Ulama dalam konteks ini, tidak hanya berarti orang yang ahli dalam masalah agama, tetapi juga dalam pengertian yang lebih luas.

Gus Dur adalah sosok yang gandrung terhadap ilmu pengetahuan. Sejak muda, Gus Dur telah mengembara ke sejumlah pesantren di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Setelah menyelesaikan pendidikan tingkat atas, Gus Dur berangkat ke Al-Azhar, Kairo, Mesir. Tidak selesai di Mesir, Gus Dur memburu ilmu pengetahuan ke Baghdad, Irak.

Gus Dur ingin melanjutkan pendidikan lebih tinggi di Universitas Leiden, Belanda. Namun ijazah dari Universitas Baghdad tidak mendukung. Ia berangkat ke Jerman, Prancis dan Swiss untuk mencari kesempatan belajar. Gagal di Eropa, Gus Dur pulang ke Indonesia. Ia berusaha mendapatkan beasiswa melalui program kerja sama Indonesia-Kanada. Ia pun gagal melalui jalan ini.

Kegagalan-kegagalan mengikuti pendidikan jalur formal, tidak membuat Gus Dur patah arang. Ia sebenarnya telah menguasai bacaan yang luas. Sekalipun tidak mendapatkannya melalui jalur formal. Gus Dur adalah pembaca yang baik. Selanjutnya, Gus Dur aktif sebagai penulis, jurnalis dan komentator masalah sosial dan budaya. Ia juga bergabung dengan Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial  (LP3ES).

Ia aktif di Nahdlatul Ulama (NU) bahkan mencapai puncak kepemimpinan pada tahun 80-an. Selain aktifitas politik melalui partai politik.

Pada Pemilu 1999, Gus Dur berhasil menjadi Presiden RI ke-4. Sekalipun Gus Dur tidak menjabat lama, tetapi warisan kebijakannya sangat fenomenal. Di sisi lain, sekalipun Gus Dur mengalami banyak kegagalan menjalani pendidikan formal, tetapi kemampuan akademiknya tidak diragukan. Peranan sosial-politiknya mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Tidak kurang dari 10 perguruan tinggi di luar negeri memberikan gelar doktor kehormatan kepada Gus Dur atas sumbangsihnya dalam memperhatikan kelompok minoritas, demokrasi dan kemanusiaan.

Inilah 10 gelar doktor kehormatan Gus Dur. Semua dari kampus luar negeri. Mulai dari Thailand, India, Korea Selatan, Israel, Belanda hingga Prancis.

  1. Tahun 2000 Doktor Kehormatan bidang Filsafat Hukum dari Universitas Thammasat, Bangkok, Thailand
  2. Tahun 2000 Doktor Kehormatan dari Asian Institute of Technology, Bangkok, Thailand
  3. Tahun 2000 Doktor Kehormatan bidang Ilmu Hukum dan Politik, Ilmu Ekonomi dan Manajemen, dan Ilmu Humaniora dari Pantheon Universitas Sorbonne, Paris, Prancis
  4. Tahun 2000 Doktor Kehormatan dari Universitas Chulalongkorn, Bangkok, Thailand
  5. Tahun 2000 Doktor Kehormatan dari Universitas Twente, Belanda
  6. Tahun 2000 Doktor Kehormatan dari Universitas Jawaharlal Nehru, India
  7. Tahun 2002 Doktor Kehormatan dari Universitas Soka Gakkai, Tokyo, Jepang
  8. Tahun 2003 Doktor Kehormatan bidang Kemanusiaan dari Universitas Netanya, Israel
  9. Tahun 2003 Doktor Kehormatan bidang Hukum dari Universitas Konkuk, Seoul, Korea Selatan
  10. Tahun 2003 Doktor Kehormatan dari Universitas Sun Moon, Seoul, Korea Selatan

Seluruh gelar doktor kehormatan tersebut didapatkan antara tahun 2000 sampai 2003. Ini menunjukkan reputasi Gus Dur di tingkat dunia. Masyarakat internasional sangat mengapresiasi Gus Dur sebagai pribadi yang punya perhatian kepada beragam isu sosial. Demikian 10 gelar doktor kehormatan Gus Dur. Semoga menginspirasi kita semua.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...