Beranda Tokoh Inilah Tiga Ulama Besar dari Turki, Jangan Hanya Tahu Aya Sofia

Inilah Tiga Ulama Besar dari Turki, Jangan Hanya Tahu Aya Sofia

Harakah.id Sebenarnya, Turki tidak hanya terkenal Hagia Shopianya. Turki telah menjadi salah satu kawasan yang melahirkan banyak ulama besar.

Situs Hagia Sophia diresmikan kembali menjadi masjid, setelah hampir satu abad dijadikan sebagai museum. Ada banyak perhatian umat Islam yang tertuju ke negara Turki akibat keputusan ini. 

Sebenarnya, Turki tidak hanya terkenal Hagia Shopianya. Turki telah menjadi salah satu kawasan yang melahirkan banyak ulama besar. Pada tulisan ini kita akan membahas tiga nama besar ulama yang berasal dari Turki. Berikut penjelasannya:

  1. Syaikh Mustafa Shabri

Syaikh Mustafa Shabri lahir pada tahun 1869 M dan wafat pada tahun 1954 M. beliau dilahirkan di Anantolia. Syaikh Mushtafa Shabri adalah seorang ulama besar dan banyak menuangkan pemikirannya dalam melawan gerakan sekulerisme, ateisme dan anti agama. Beliau juga banyak menulis kitab baik dalam bahasa Arab mauun bahasa Turki. Dinatar karya tulis beliau yang paling terkenal adalah kitab Mauqiful ‘Aql, ‘Ilm wal ‘Alim. Kitab ini berisi uraian yang sangat baik tentang pemikiran Islam dari sisi ‘Aqliyat. Syaikh Zahid Al-Kautsari dan Syaikh Abdul Fattah Abu Ghuddah mengatakan bahwa kitab tersebut adalah tulisan terbaik dalam abad tersebut dan tidak ada tandingannya. Syaikh Mustafa Shabri menghabiskan bagian akhir usia beliau di Mesir.

  1. Syaikh Khudri Bayk

Nama asli beliau adalah Khudri Ibn Ahmad Al-Hanafi. Lahir pada tahun 1407 dan wafat pada tahun 1459. Beliau adalah seorang ulama besar dalam fikih dan ushul fikih mazhab Hanafi pada masanya. Beliau juga orang pertama yang ditunjuk sebagai Qadhi setelah penaklukan Konstantinopel. Kealiman beliau diakui oleh sultan Muhammad Al-Fatih, hingga Al-fatih memberikan madrasah ilmu kakek beliau kepada Syaikh Khudri Bek. Diantara karya tulis Syaikh Khudrybek yang terkenal adalah kitab Ushulul Fiqhi, Tarikh Dawulah Umawiyah, Tarikh Dawulah Al-‘Abbasiyah dan Mausu’ah Al-A’mal Al-Kamilah.

  1. Syaikh Ibnu Kamal Pasya

Nama lengkap beliau adalah Ahmad Ibn Sulaiman Ibn Kamal Pasya, tahun kelahiran beliau tidak diketahui dengan jelas, namun belaiu wafat pada tahun 1534. Beliau pernah menjabat sebagai qadhi pada masa kepemimpinan Sulaiman Al-Qanuni. Beliau memiliki banyak karya tulis yang tetao dipelajari hingga sekarang, diantaranya adalah Thabaqatul Fuqaha’, Thabaqatul Mujtahidin, dalam ilmu fiqih mazhab Hanafi beliau menulis kitab Idhahul Islah sedangkan dalam kajian usul fikih beliau menulis kitab berjudul Taghyirut Tanqih.

Demikian penjelasan singkat tiga profil ulama besar dari Turki. Mereka dikenal karena sumbangsihnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan Islam. 

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...