fbpx
Beranda Headline Inilah Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah

Inilah Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah

Harakah.id – Waktu yang utama zakat fitrah sebelum shalat Id. Namun, baik juga membayarkannya selama Ramadhan agar amil lebih leluasa menyalurkannya.

- Advertisement -

Bulan Ramadhan bukan hanya diisi dengan ibadah puasa, ada pula ibadah lain yang harus ditunaikan pada bulan ini, yakni zakat fitrah. Para ulama telah bersepakat bahwa hukum membayar zakat fitrah adalah wajib. Adapun pelaksanaan zakat fitrah dimulai ketika masuk bulan Ramadhan hingga selesai shalat Idul Fitri. Jadi, kita diperbolehkan membayar zakat fitrah ketika Ramadan telah tiba. Apalagi saat sekarang sedang terjadi pandemi Covid-19, makan akan lebih baik jika zakat fitrah dibayarkan diawal Ramadhan untuk disalurkan kepada fakir miskin yang terdampak lockdown akibat penyebaran Covid-19

Baca Juga: 6 Manfaat Zakat, Nomor 3 Menjaga Harga Diri Pemberi dan Penerimanya

Secara terperinci, waktu pelaksanaan zakat fitrah terbagi lima, sebagaimana yang dikatakan Syekh Nawawi al-Bantani dalam kitab Tausyih ala Ibni Abu Qasim,

وَلِزَكَاةِ الفِطْرَةِ خَمْسَةُ أَوْقَاتٍ، وَقْتٌ جَوَازٌ وَهُوَ مِنْ ابْتِدَاءِ رَمَضَانَ، وَلايَجُوْزُ إخْرَاجُهَا قَبْلَهُ، وَوَقْتٌ وُجُوْبٌ وَهُوَ بِإِدْرَاكِ جُزْءٍ مِنْ رَمَضَانَ وَجُزْءٍ مِنْ شَوَّال، وَوَقْتٌ نَدَبٌ وَهُوَ مِنْ قَبْلِ صَلاةِ العِيْدِ وَوَقْتٌ كَرَاهَةٌ وَهُوَ بَعْدَهَا وَوَقْتٌ حُرْمَةٌ وَهُوَ مَابعْدَ يَوْمِ العِيْدِ وَتَكُوْنُ قَضَاءً

“Waktu pelaksanaan zakat Fitrah terbagi lima. Pertama waktu boleh, yaitu terhitung sejak awal Ramadhan. Sebelum awal Ramadhan, tidak boleh mengeluarkan zakat Fitrah. Kedua waktu wajib, ketika seseorang mengalami meskipun sesaat Ramadhan dan sebagian bulan Syawwal. Ketiga waktu dianjurkan, sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri. Keempat waktu makruh, membayar zakat Fitrah setelah shalat Idul Fitri. Kelima waktu haram, pembayaran zakat setelah hari raya Idul Fitri, dan zakat Fitrahnya terbilang qadha.

Di antara lima waktu tersebut, ada waktu yang paling utama untuk melaksanakan zakat fitrah, yakni sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri. Kesunnahan ini disandarkan kepada hadis Nabi Saw

عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، قَالَ: «فَرَضَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الفِطْرِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ، أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ عَلَى العَبْدِ وَالحُرِّ، وَالذَّكَرِ وَالأُنْثَى، وَالصَّغِيرِ وَالكَبِيرِ مِنَ المُسْلِمِينَ، وَأَمَرَ بِهَا أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلاَة

Dari Ibnu Umar, ia berkata “Rasulullah Saw. mewajibkan zakat fitri dengan satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum kepada kaum Muslimin, baik budak maupun orang mardeka, laki-laki maupun perempuan, anak kecil maupun orang dewasa, dan beliau memerintahkan untuk melaksanakannya sebelum orang-orang keluar untuk shalat (Ied). (HR Bukhari)

Baca Juga: Kewajiban Orang yang Sudah Tua dan Tidak Mampu Menjalankan Puasa Ramadhan

Tujuan menunaikan zakat fitrah adalah untuk memenuhi kebutuhan orang-orang miskin serta menghindarkan mereka dari meminta-minta. Jika zakat tersebut diberikan di awal Ramadhan, maka akan memenuhi kebutuhannya di bulan Ramadhan. Namun jika diberikan sebelum shalat Id, maka itu untuk memenuhi kebutuhannya di hari raya, dan itulah yang lebih utama.

Namun di masa kini, biasanya orang-orang membayar zakat kepada amil. Amil zakat tentu saja membutuhkan waktu untuk menyebarkan dan membagikannya. Untuk lebih berhati-hati, maka sebaiknya melaksanakan zakat di waktu yang lebih leluasa agar amil zakat tidak terbebani untuk menyebarkannya.

REKOMENDASI

Respons Para Kiai Dalam Tragedi Gestapu, Santuni Janda Dan Pesantrenkan Anak Yatim Tokoh-Tokoh PKI

Harakah.id - Respons para kiai dalam tragedi Gestapu sangat jelas. Para Kiai menyatakan bahwa PKI tetap harus dibatasi pergerakannya. Hanya saja,...

Ini Jawaban Apakah Jodoh Itu Takdir Atau Pilihan?

Harakah.id – Jodoh itu takdir atau pilihan? Setiap orang tentu bisa berikhtiar memilih dan menentukan untuk menikah dengan siapa. Tapi dia...

Maqashid Syariah Sebagai Ruh Kerja Ijtihad, Konsep Dasar Maqashid Syariah dan Sejarah Perkembangannya

Harakah.id – Maqashid Syariah sebagai ruh kerja ijtihad memang tidak bisa disangkal. Maqashid Syariah adalah maksud dan tujuan pensyariatan itu sendiri....

Marxisme Tidak Melulu Soal Komunisme dan Atheisme, Begini Cara Menjadi Sosialis yang Islami Ala...

Harakah.id – Tuduhan bahwa Marxisme dan Sosialisme selalu melahirkan Komunisme dan Atheisme sebenarnya kurang tepat. Buktinya Soekarno, seorang pembaca marxis dan...

TERPOPULER

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Alasan Sebagian Ulama Mengapa Tak Mau Baca Surat Al-Masad dalam Shalat

Harakah.id - Ada sebagian ulama yang tak mau baca surat Al-Masad dalam shalat. Alasan mereka tak mau baca surat Al-Masad adalah...

Ada Orang yang Berkurban Tapi Belum Akikah, Bolehkah dalam Islam?

Harakah.id – Berkurban sangat dianjurkan ditunaikan oleh setiap Muslim. Tak berbeda, akikah juga diwajibkan kepada setiap anak yang lahir. Lalu bagaimana...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Hari ini kita banyak mendengar kata ijtihad. Bahkan dalam banyak kasus, ijtihad dengan mudah dilakukan oleh banyak orang, yang...