Jangan Makan Sebelum Berangkat Shalat Idul Adha, Satu Sunnah Nabi yang Harus Kamu Tahu!

0
Jangan Makan Sebelum Berangkat Shalat Idul Adha, Satu Sunnah Nabi yang Harus Kamu Tahu!

Harakah.id – Islam menganjurkan ummatnya untuk tidak makan terlebih dahulu sebelum pelaksanaan Salat Idul Adha. Apa alasannya?

Setidaknya ada dua sisi mengenai tidak dianjurkannya makan sebelum pelaksanaan shalat Idul Adha selesai. Sisi pertama adalah dalam perspektif syari’at, yang dalam hal ini terdapat Hadis Nabi yang berbunyi:

عَنْ بُرَيْدَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ، وَكَانَ لَا يَأْكُلُ يَوْمَ النَّحْرِ حَتَّى يَرْجِعَ

Diriwayatkan dari Buraidah bahwa Rasulullah tidak keluar untuk (shalat) Idul Fitri sampai selesai makan (terlebih dahulu), dan beliau tidak makan ketika hari raya kurban sampai (selesai shalat) sehingga baru pulang (untuk makan).” (HR. Ibn Majah).

Nabi Muhammad Saw selaku panutan umat Islam telah memberikan contoh dalam bersikap ketika hari raya tiba, baik Idul Fitri maupun Idul Adha. Oleh karena itu, perspektif ini sudah cukup kiranya untuk menjawab mengapa sebelum shalat Idul Adha tidak dianjurkan makan terlebih dahulu.

Baca Juga: Tak Ada Uang Untuk Berkurban Sapi dan Kambing, Bolehkah Menggantinya Dengan Ayam? Ini Penjelasannya…

Jika belum cukup, ada sisi lain yang bisa melengkapi perspektif pertama di atas, yaitu perspektif sosial. Inti kegiatan dari hari raya Idul Adha adalah penyembelihan hewan kurban, yang waktunya dilaksanakan setelah shalat Idul Adha. Maka dari itu, agar bisa menikmati hidangan hewan kurban tersebut, umat Islam tidak dianjurkan makan terlebih dahulu sampai shalat Id selesai dikerjakan.

Jadi, selain karena kanjeng Nabi tidak makan sebelum shalat Idul Adha, juga ada tujuan yang hendak dicapai: menikmati hidangan hewan kurban, entah bersama-sama maupun sendirian. Karena yang pasti, jika tidak makan sebelum shalat Idul Adha, setelah pelaksanaan shalat akan terasa lapar. Oleh karena itu, anjuran makan pada hari raya Idul Adha justru terletak pada setelah pelaksanaan shalat agar bisa sama-sama menikmati masakan hasil hewan kurban.