fbpx
Beranda Sejarah Jimat Kalimasada dan Dakwah Budaya Sunan Kalijaga

Jimat Kalimasada dan Dakwah Budaya Sunan Kalijaga

Harakah.idDi tangan Sunan Kalijaga, agama dan budaya tidak mengalami benturan. Justru, keduanya adalah perpaduan unik yang melahirkan banyak hal menarik.

Sunan Kalijaga lahir pada tahun 1450 M. dengan nama kecil Raden Said. Sunan Kalijaga adalah putra keturunan ningrat, ayahandanya Arya Wilatikta seorang Adipati Tuban keturunan tokoh pemberontak Majapahit, Ronggolawe. Dikisahkan bahwa Adipati Wilatikta kala itu telah menganut ajaran Islam. Sunan Kalijaga Maulana Muhammad Syahid adalah seorang da’i yang suka berkelana dan pandai memberikan pesan-pesan agama lewat permainan wayang. Kelihaian Sunan Kalijaga dalam menggabungkan ajaran islam dengan seni dan budaya membuat dia dikenal banyak orang dan tertarik untuk mendalami Islam. Bahkan sampai saat ini nama Sunan Kalijaga adalah nama wali yang bisa dikatakan paling banyak disebut masyarakat.

Diperkirakan Sunan Kalijaga hidup sampai mencapai usia 100 tahun dan menututi masa akhir kekuasaan Majapahit, Kesultanan Demak, Kesultanan Cirebon, Banten, dan awal masa Kerajaan Mataram di bawah pimpinan Panembahan Senopati. Beliau turut serta dalam merancang bangunan Masjid Agung Cirebon dan Masjid Agung Demak. Tiang “tatal” salah satu tiang utama masjid adalah kreasi tangan Sunan Kalijaga.

Sedikit unik dan berbeda dengan wali-wali lainnya, Sunan Kalijaga suka berkelana dan bergaul dengan banyak orang bahkan para pencuri, penjudi, dan pemabok. Beliau lebih memilih menyebarkan ajaran Islam dengan cara berinteraksi langsung dengan siapa saja di kehidupan masyarakat dari pada memberi pengajian di masjid atau pesantren. Dari situ beliau memiliki julukan Brandala Lokajaya. Sunan Kalijaga berpendapat bahwa masyarakat akan menjauh jika diserang keyakinan atau budayanya.

Menurut beliau masyarakat harus didekati secara bertahap, mengikuti sambil mempengaruhi. Sunan Kalijaga berkeyakinan jika Islam sudah dipahami, maka dengan sendirinya kebiasaan buruk akan hilang. Maka ajaran Sunan Kalijaga terkesan sinkretis. Seni ukir, wayang, gamelan, dan seni suara suluk adalah media Sunan Kalijaga dalam mendakwahkan Islam. Di antara karya beliau adalah Baju Takwa, perayaan sekatenan, grebeg maulud, dan Layang Kalimasada. Begitu juga tata letak kota yang berdekatan dengan alun-alun dan masjid sekaligus dikelilingi dua pohon beringin adalah ide Sunan Kalijaga

Metode dakwah yang menarik itu membuat banyak orang terpikat untuk belajar islam termasuk juga para bangsawan di antaranya Adipati Pandanaran, Kartasura, Kebumen, Banyumas, dan Yogyakarta.

REKOMENDASI

Mertuaku Adalah Bapak Tiriku, Tentang Hukum Pernikahan Besan dan Sebab Mahram Musaharah

Harakah.id - Penyebab lain dari munculnya hubungan mahram adalah akad pernikahan antara suami dan istri. Pernikahan ini membuat masing-masing kedua mempelai...

Syarat Jadi Wali Itu Harus Berilmu, Rekaman Dialog Quraish Shihab Ft. Gus Baha’

Harakah.id - Dalam sebuah talkshow yang dipandu Najwa Shihab, Gus Baha dan Quraish Shibab terlibat dalam dialog yang seru. Salah satu...

Takbiran Setiap Selesai Shalat Fardhu Sampai Penghujung Hari Tasyrik, Bagaimana Hukumnya?

Harakah.id - Mulai sejak Hari Arafah, Kaum Muslimin punya kebiasaan takbiran setiap selesai Shalat Fardhu. Takbiran ini dilakukan sampai selesai Hari...

Download Khutbah Ringkas Idul Adha 2020

Mampu Sholat, Tapi Belum Tentu Mampu Berqurban Allâhu akbar Allahu akbar Allahu akbar la ilaha illallâhu wallâhu akbar, Allâhu akbar wa lillahil hamd... Allahu akbar kabîra wal hamdu lillahi katsîra wa subhanallahi...

TERPOPULER

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Ada Orang yang Berkurban Tapi Belum Akikah, Bolehkah dalam Islam?

Harakah.id – Berkurban sangat dianjurkan ditunaikan oleh setiap Muslim. Tak berbeda, akikah juga diwajibkan kepada setiap anak yang lahir. Lalu bagaimana...

Jarang Disampaikan, Ternyata Inilah Keutamaan Beristri Satu dalam Islam

Harakah.id - Sunnah hukumnya bagi laki-laki untuk mencukupkan satu istri saja, sekalipun pada dasarnya ia diperbolehkan untuk menambahnya lagi.

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Hari ini kita banyak mendengar kata ijtihad. Bahkan dalam banyak kasus, ijtihad dengan mudah dilakukan oleh banyak orang, yang...