Beranda Keislaman Doa Kalau Hidup Anda Terasa Sempit Dan Sesak, Coba Amalkan dan Baca Shalawat...

Kalau Hidup Anda Terasa Sempit Dan Sesak, Coba Amalkan dan Baca Shalawat Fatih Pelapang Hidup Ini!

Harakah.idShalawat Fatih ini cocok dibaca ketika anda merasa hidup sesak dan sempit. Di satu situasi, kita seringkali merasa hidup kita sempit, sesak dan terhimpit. Jika begitu, ada satu shalawat yang bisa diamalkan agar hidup terasa lebih luas dan lapang.

Shalawat, menurut mayoritas ulama, termasuk Shalawat Fatih adalah wasilah yang paling baik untuk doa-doa yang hendak kita panjatkan. Berdoa dengan menggunakan shalawat, selain akan mendapatkan berkah dari memuji Nabi Muhammad SAW, juga akan mempercepat terkabulnya keinginan yang kita miliki.

Shalawat yang banyak dikatakan memiliki beragam faidah ini dikenal dengan nama Shalawat Fatih, artinya shalawat pembuka, pelapang dan yang meluaskan. Teks shalawatnya seperti ini:

اَللّـٰــهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلـٰى سَيِّدِنَـا مُحَمَّدٍ الْــفَاتِحِ لِمَا أُغْــلِقَ وَالْخَاتِـمِ لِمَا سَبَق  نَاصِرِ الْحَـقِّ بِالْحَـقِّ وَالْهَادِى إِلٰى صِرَاطِكَ الْمُسْتَــقِـيْمِ. وَصَلَّى اللّـهُ عَلَى سَيدِنَا مُحَمدٍ وَعَلَى ألِهِ وَأَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ

Allahumma shalli wa sallim wa barik ‘ala sayyidina Muhammadinil-faatihi lima ughliqa wal-khatimi lima sabaq, nashiril haqqi bil haqqi wal-hadi ila shirathikal mustaqim. Wa shallallahu ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala alihi wa ashabihi haqqa qadrihi wa miqdarihil ‘adzim…

Baca Juga: Kisah Hasan Al-Bashri Menyaksikan Keampuhan Shalawat Meringankan Siksa Kubur

Artinya :

“Ya Allah, limpahkan sholawat, salam dan berkah kepada Sayidina Muhammad, pembuka hal-hal yang terkunci, penutup perkara-perkara yang sudah berlalu, penolong kebenaran dengan kebenaran, dan penunjuk jalan kepada Jalan-Mu yang lurus. Semoga Allah senantiasa melimpahkan sholawat kepadanya, juga kepada keluarga dan para sahabatnya, sesuai dengan derajat dan kedudukannya yang tinggi”.

Shalawat Fatih, sebagaimana nama dan makna yang terkandung di dalamnya, banyak dijadikan doa untuk melapangkan hidup yang sebelumnya terasa sempit. Kita tentu pernah merasakan bagaimana hidup menjadi sangat membosankan, sumpek dan pada akhirnya melahirkan depresi. Shalawat Fatih adalah doa ikhtiar yang sangat cocok untuk dibaca demi terbukanya hati dan pikiran yang sempit.

Baca Juga: Shalawat Sakti Penyembuh Penyakit Dzahir Maupun Batin

Selain itu, Shalawat Fatih juga berfungsi sebagai doa manjur untuk membuka agak lebar pintu rejeki seseorang, membuka fikiran agar lekas paham dalam mencerna pelajaran dan membuka hati akan terus menerus menerima kebaikan. Tentu saja, dengan ijin Allah SWT dan syafaat berkah dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW, semuanya akan terbuka lapang dan hidup kita menjadi terasa lebih luas.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

5 Ayat Al-Quran yang Menjadi Dalil Muslimah Punya Hak Untuk Bekerja

Harakah.id - Tulisan ini akan membahas lima ayat Al-Quran yang memberikan nilai-nilai filosofis, tentang kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan dalam hal...

Kepemimpinan Militer Laksamana Keumalahayati, “Inong Balee” di Benteng Teluk Pasai

Harakah.id - Keumalahayati menempuh pendidikan non-formalnya seperti mengaji di bale (surau) di kampungnya dengan mempelajari hukum-hukum Islam, sebagai agama yang diyakininya. Beliau...

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...