Beranda Khazanah Kamu Termasuk Orang yang Susah Menghafal? Ini Tips Memperkuat Hafalan yang Harus...

Kamu Termasuk Orang yang Susah Menghafal? Ini Tips Memperkuat Hafalan yang Harus Kamu Coba!

Harakah.idTips memperkuat hafalan ini bisa kamu coba, khususnya bagi kamu yang selama ini merasa memiliki daya ingat dan hafalan yang lemah.

Banyak para pelajar yang mengeluhkan akan sulitnya menghafal, terutama para santri yang sedang menjalani proses menghafal al-Quran. Kesulitan menghafal tentunya kembali lagi kepada masing-masing individu, karena tidak semua orang memiliki tingkat kecerdasan menghafal yang sama. Maka karena itu, dibutuhkan strategi dan tips memperkuat hafalan.

Tips memperkuat hafalan yang pertama adalah pintar-pintarlah mencari waktu dan kondisi yang tepat ketika hendak menghafal. Ada beberapa waktu yang cocok dan direkomendasikan untuk menghafal. Sebagaimana dikutip dari Mukaddimah kitab Majmû’ Syarh Muhadzzab, Imam al-Khatib al-Baghdadi menyebutkan lima waktu yang baik untuk menghafal, yaitu:

  1. Waktu sahur
  2. Pagi hari
  3. Siang hari
  4. Malam hari
  5. Waktu lapar

Terlihat sekilas waktu-waktu yang direkomendasikan oleh Imam al-Khatib al-Bahgdadi memang semua waktu dalam 24 jam. Semuanya kembali kepada luangnya waktu kita.

Waktu sahur dan pagi hari menjadi waktu yang tepat untuk menghafal karena saat itu pikiran dan otak kita masih fresh dan belum banyak beban pikiran, sehingga hafalan mudah masuk ke otak kita.

Siang hari, sekitar jam 02:00 WIB hingga menjelang waktu ashar juga menjadi waktu yang baik untuk menghafal, asalkan tempat dan kondisi ketika menghafal hening dan tidak gaduh sehingga dapat membuat otak kita fokus menyimpan hafalan, begitupun dengan waktu malam.

Adapun ketika lapar, waktu tersebut menjadi waktu yang sangat baik untuk menghafal. Ketika perut kenyang, maka tubuh akan meresponnya dengan rasa kantuk dan ingin bersantai-santai, oleh karena itu waktu lapar sangat cocok untuk menyerap hafalan ke dalam otak. Berapa banyak kita perhatikan banyak santri yang menjalani puasa sunnah setiap harinya untuk mempermudah hafalan al-Qur`an mereka.

Disebutkan dalam kitab Syarh Nahâihul ‘Ibâd ‘ala al-Munabbihât ‘ala al-Isti’dâd Liyaum il-Ma’âd karya Syaikh Nawawi al-Bantani:

عَنْ عَلِيٍّ كَرَّمَ اللهُ وَجْهَهُ أَنَّهُ قَالَ ثَلَاثٌ يَزِدْنَ فِي الْحِفْظِ وَيُذْهِبْنَ الْبَلْغَمَ: السِّوَاكُ وَالصَّوْمُ وَقِرَاءَةُ الْقُرْآنِ

Dari Ali KarramalLahu wajhah, bahwasannya beliau berkata: Ada tiga perkara yang dapat menambah kekuatan hafalan dan menghilangkan dahak, yaitu;

  1. Bersiwak,
  2. Berpuasa dan
  3. Membaca al-Qur`an.

Demikianlah penjelasan mengenai waktu dan tips memperkuat hafalan. Semoga dapat bermanfaat bagi orang-orang yang sedang menjalani proses menghafal, entah menghafal kitab, Al-Quran maupun lainnya.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Kepemimpinan Militer Laksamana Keumalahayati, “Inong Balee” di Benteng Teluk Pasai

Harakah.id - Keumalahayati menempuh pendidikan non-formalnya seperti mengaji di bale (surau) di kampungnya dengan mempelajari hukum-hukum Islam, sebagai agama yang diyakininya. Beliau...

Ketika Perempuan Menggugat dan Tuhan Mendengarnya, Kisah Khaulah Binti Tsa’labah

Harakah.id - Kisah perempuan yang menyuarakan keadilan sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad saw yang diabadikan kisahnya dalam al-Qur’an, yaitu dalam Qs....

2 Ummahatul Mukminin yang Terkenal Sebagai Muslimah Bekerja

Harakah.id - Muslimah yang memilih bekerja di era modern ini dapat meneladani kehidupan mereka. Mereka punya keahlian profesional, mereka beriman dan berakhlak...

Ini Risalah Lengkap Syaikhul Azhar Mengkritik Keras Keputusan Taliban Melarang Pendidikan Perempuan

Harakah.id - Salah satu yang mengeluarkan kritik adalah Syaikhul Azhar, Syaikh Ahmad Tayeb. Berikut adalah pernyataan lengkap beliau. Berbagai...

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Mengenal Istilah Ijtihad dan Mujtahid Serta Syarat-Syaratnya

Harakah.id - Ijtihad dan Mujtahid adalah dua terminologi yang harus dipahami sebelum mencoba melakukannya. Hari ini kita banyak mendengar kata...