Beranda Keislaman Ibadah Kapan Waktu Mengerjakan Shalat Witir? Begini Tuntunannya dalam Mazhab Syafi'i

Kapan Waktu Mengerjakan Shalat Witir? Begini Tuntunannya dalam Mazhab Syafi’i

Harakah.idShalat witir merupakan salah ibadah sunnah yang dianjurkan. Ia memiliki banyak keutamaan dalam Islam. Kapan kita dianjurkan melaksanakan ibadah shalat witir?

Shalat witir merupakan salah ibadah sunnah yang dianjurkan. Ia memiliki banyak keutamaan dalam Islam. Kapan kita dianjurkan melaksanakan ibadah shalat witir?

Ada beberapa pendapat dalam internal Mazhab Syafi’i terkait masalah waktu mengerjakan shalat Witir. Namun pendapat yang paling tepat menurut Imam Nawawi adalah awal dimulainya waktu pengerjaan shalat witir adalah setelah seseorang selesai melakukan shalat Isya. Dengan demikian shalat witir belum boleh dilakukan jika seseorang belum mengerjakan shalat Isya. Adapun akhir waktu pengerjaannya adalah sampai terbit fajar.

Imam Nawawi menjelaskan:

فِي وَقْتِ الْوِتْرِ أَمَّا أَوَّلُهُ فَفِيهِ ثَلَاثَةُ أَوْجُهٍ الصَّحِيحُ الْمَشْهُورُ الَّذِي قَطَعَ بِهِ الْمُصَنِّفُ وَالْجُمْهُورُ أَنَّهُ يَدْخُلُ بِفَرَاغِهِ مِنْ فَرِيضَةِ الْعِشَاءِ سَوَاءٌ صَلَّى بينه وبين العشاء نافلة ام لا سواء أَوْتَرَ بِرَكْعَةٍ أَمْ بِأَكْثَرَ فَإِنْ أَوْتَرَ قَبْلَ فِعْلِ الْعِشَاءِ لَمْ يَصِحَّ وِتْرُهُ

Ada tiga pendapat berbeda terkait dengan waktu pelaksanaan shalat witir. Pendapat yang shahih dan masyhur menurut kebanyakan ulama adalah ia dimulai sejak selesai mengerjakan shalat Isya, sama saja jika ia mengerjakan shalat sunat lain di antara shalat Isya dan witir atau tidak. Adapun jika mengerjakan witir sebelum melakukan shalat Isya, maka hukumnya tidak sah.

Imam Nawawi melanjutkan,

أَمَّا آخِرُ وَقْتِ الْوِتْرِ فَالصَّحِيحُ الَّذِي قَطَعَ بِهِ الْمُصَنِّفُ وَالْجُمْهُورُ أَنَّهُ يَمْتَدُّ إلَى طُلُوعِ الْفَجْرِ وَيَخْرُجُ وَقْتُهُ بِطُلُوعِ الْفَجْرِ

Adapun akhir waktu shalat Witir menurut pendapat yang shahih dan dipegang oleh jumhur ulama adalah sampai terbit fajar, artinya begitu terbit fajar, maka waktu witir telah habis.

Hal ini dipahami diantaranya berdasarkan riwayat berikut ini, bahwa Aisyah pernah berkata:

كُلَّ اللَّيْلِ أَوْتَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَانْتَهَى وِتْرُهُ إِلَى السَّحَرِ

Sepanjang malam Rasulullah SAW melaksanakan shalat Witir dan berhenti pada waktu sahur. (HR Bukhari dan Muslim).

Namun perlu diperhatikan bahwa shalat witir hendaknya dijadikan sebagai shalat sunat paling akhir di waktu malam. Dengan dimikian shalat witir tidak boleh mendahului shalat sunat malam yang lain seperti shalat Tarawih atau shalat Tahajud. Hal ini mengacu pada sebuah riwayat dari Ibn Umar bahwa Nabi SAW pernah bersabda:

اجْعَلُوا آخِرَ صَلَاتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا

Jadikanlah akhir shalat malam dengan ganjil (witir). (HR Bukhari).

Demikian penjelasan tentang kapan waktu shalat witir idealnya dilaksanakan. Semoga dapat menambah wawasan kita tentang ajaran Islam.

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...