Beranda Khazanah Keadilan Itu Harus Mewujudkan Keseimbangan Sesuai Aturan Syariat

Keadilan Itu Harus Mewujudkan Keseimbangan Sesuai Aturan Syariat

Harakah.id – Keadilan itu adalah mewujudkan keseimbangan dalam semua urusan dan menjalankannya sesuai aturan syariat. Dua macam keadilan, adil terhadap diri sendiri dan adil terhadap orang lain.

Syekh Hafizh Hasan Al Mas’udi dalam kitab Taisir Al Khallaq Fi Ilmil Akhlaq halaman 43, mengatakan, keadilan itu adalah mewujudkan keseimbangan dalam semua urusan dan menjalankannya sesuai aturan-aturan syariat. Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa ada dua macam keadilan:

  1. Keadilan terhadap diri sendiri. Yaitu berjalan di jalur istiqamah sesuai tuntunan agama.
  2. Keadilan terhadap orang lain. Dalam hal ini dibagi lagi menjadi 3 macam:

Pertama, keadilan pemerintah terhadap rakyatnya, lewat kebiijakan yang memberi kemudahan dan memberikan setiap orang yang memepunyai hak atas haknya dan juga adilnya rakyat pada pemerintah

Baca Juga: Keadilan Hanya Bisa Diwujudkan Melalui Sistem Organis, Bukan Individu Tok!

Kedua, keadilan murid pada guru, anak pada orang tuanya, yaitu dengan taat secara ikhlas (tulus).

Ketiga, keadilan pada orang yang sederajat secara sosial, dengan tidak sombong dan tidak menyakiti mereka.

Allah Ta’ala telah berfirman,

إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku ‘adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat , dan Allah melarang dari berbuat keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” [An-Nahl: 90]

Baca Juga: Islam Sejalan Dengan Marxisme, Begini Cara Soekarno Mempertemukannya

Dari beberapa keterangan terkait konsep keadilan di atas, terdapat benang merah yang dapat disambungkan dengan konteks kajian ekstremisme. Hal ini seperti dikatakan oleh Tsabit bahwa eksrtemisme dalam agama memiliki sifat yang “ekseklusif dan tertutup”. Kedua sifat tersebut menjadikan kaum ekstremis enggan membahas apa yang sebenarnya harus dilakukan terhadap orang lain secara seimbang dalam batas aturan agama.

Baca Juga: Prinsip Empat Pilar Aswaja Untuk Medsos Kita yang Lebih Teduh Nan Bersahaja
Baca Juga: Selamatkan Pelaku Penusukan dari Amukan Massa, Pesan Syeikh Ali Jaber “Tiru Nabi!”
Baca Juga: Maqashid Syariah Sebagai Ruh Kerja Ijtihad, Konsep Dasar Maqashid Syariah dan Sejarah Perkembangannya

[TheChamp-Sharing]

[TheChamp-FB-Comments]

REKOMENDASI

Gempa Bumi di Cianjur, Ini Panduan Menyikapinya Menurut Islam

Harakah.id - Gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin, (21/11/2022). Sampai tulisan ini diturunkan, Selasa 22/11, tercatat korban meninggal...

Inilah Gambaran Kecantikan Bidadari Surga dalam Literatur Klasik

Harakah.id - Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa orang-orang beriman akan masuk surga. Di dalam surga, mereka akan mendapatkan balasan yang banyak atas kebaikan...

Hadis yang Menjelaskan Puasa dan Al-Qur’an Dapat Memberi Pemberi Syafaat

Harakah.id - Beruntungnya bagi kita para muslim, terdapat suatu amalan dan kitab suci yang dapat memberikan syafaat untuk kita di hari akhir...

5 Tips Menjaga Hafalan Al-Quran Menurut Sunnah Rasulullah SAW

Harakah.id - Aku akan menjelaskan ke kalian tentang hadits yang aku yakin hadits ini akan sangat bermanfaat untuk teman-teman penghafal Qur’an.

TERPOPULER

Tradisi Tahlilan 3, 7, 40, 100 Hari Kematian dalam Islam

Harakah.id - Sudah menjadi sebuah tradisi di kalangan masyarakat Muslim, ketika ada sanak saudara atau keluarga yang meninggal dunia, selalu diadakan...

Mengapa Ada Anak Kiai Tapi Tidak Berjilbab, Inilah Penjelasan Gus Baha’

Harakah.id - Para istri, puteri hingga santriwati pondok pesantren di Indonesia umumnya mengenakan penutup kepala dan baju tertutup, tetapi dengan membiarkan...

Empat Kelompok Kristen Radikal di Indonesia, Dari Konflik Lokal Hingga Terkait Jaringan Transnasional

Harakah.id - Ada beragam jenis radikalisme. Radikalisme agama salah satunya. Setiap agama memiliki kelompok radikal, meskipun pada umumnya minoritas dalam kelompok...

Kenapa Orang Indonesia Hobi Baca Surat Yasin? Ternyata Karena Ini Toh…

Harakah.id - Surat Yasin adalah salah satu surat yang paling disukai orang Indonesia. Dalam setiap kesempatan, Surat Yasin hampir menjadi bacaan...